09.00-17.00 WIB
081334130336
081334130336
081334130336
D18C1A4D
Menu

3 Jenis penyakit aneh yang dapat menyerang si kecil

KategoriKesehatan
Di lihat1638 kali
Harga Rp (Hubungi CS)
Beli Sekarang

gejala fifth disease pada anak balita

Batuk pilek adalah hal yang lumrah terjadi pada bayi dan anak balita. Saat mereka terserang virus flu, umumnya ayah bunda tidak terlalu khawatir dan sudah faham apa yang harus dilakukan. Namun diluar sana ada kuman-kuman asing yang jumlahnya tak terhitung yang dapat menyerang si kecil dan menyebabkan penyakit dengan nama dan gejala yang mungkin tak pernah ayah bunda ketahui sebelumnya. Berikut adalah tiga penyakit yang mungkin menyerang si kecil.

Penyakit Kudis

Kondisi ini dikenal juga dengan istilah Scrabies, penyakit ini sama sekali tidak ada hubunganya dengan rabies yang disebarkan melalui gigitan binatang. Ini adalah penyakit kulit yang disebabkan serangan tungau yang menembus kulit dan meletakan telurnya didalam kulit si kecil. Tungau ini ukuranya sangat kecil sehingga tidak kasat mata.

Baca juga: 5 Kelainan non penyakit pada balita

Serangan jasad renik ini menyebabkan gatal-gatal dan ketidaknyamanan khususnya pada bayi dan anak-anak. Penyebab scrabies dapat menular terutama kepada orang yang tinggal dekat dengan si penderita. Scrabies dapat menyerang di seluruh bagian kulit tubuh si kecil termasuk di kulit kepada. Saat terjangkit, gejala khas dari penyakit ini adalah munculnya bercak kemerahan pada kulit yang membentuk pola garis dan disertai dengan bintil-bintil kecil.

Gatal yang ditimbulkan dapat memicu penggarukan dan luka garuk dapat berujung pada infeksi serius. Penyakit ini harus ditangani secara menyeluruh termasuk pada orang-orang disekitar penderita. Jenis obat dalam bentuk salep termasuk antihistamin untuk meredakan gejala gatal-gatal, umumnya diresepkan dokter untuk mengatasi kondisi ini.

Baca juga: 6 Tips meredam agresifitas berlebih sikecil

Fifth Disease

Dalam bahasa Indonesia artinya ‘penyakit ke-5’. Dalam dunia medis kondisi ini dikenal dengan istilah Eritema Infektiosum yang secara khas ditandai dengan munculnya ruam berwarna kemerahan pada pipi yang nampak seperti bekas tamparan. Dinamakan fifth disease atau penyakit ke-5 karena dahulu penyakit ini adalah jenis ke lima yang diketahui menyebabkan kulit kemerahan.

Sekarang para ahli tau bahwa fifth disease disebabkan oleh infeksi parvovirus B19, yang disebarkan penderita melalui batuk dan bersin. Umumnya si kecil yang terserang penyakit ini akan mengalami demam, hidung meler, dan sakit kepala mirip gejala flu biasa. Setelah beberapa hari gejala khas berupa kulit kemerahan dibagian wajah dan tubuh mulai nampak. Kulit kemerahan yang terbentuk dapat disertai dengan gatal dan sakit pada otot selama beberapa pekan.

Impertigo

Jenis penyakit kulit ini dikategorikan sangat mudah menular dan cukup sering menyerang anak balita. Impertigo disebabkan oleh serangan bakteri pada kulit. Gejala awal yang sering nampak pada penderita impertigo adalah bintik-bintik merah yang kemudian nampak berisi cairan. Saat melepuh atau pecah, lukanya akan bernanah dan berkeropeng.

Baca juga: Cara membuat cat lukis yang aman buat si kecil

Gejala berupa bintik merah berisi cairan ini umumnya pertama kali nampak dibagian muka sekitar bibir kemudian dapat menyebar keseluruh bagian tubuh.

Karena impertigo disebabkan oleh infeksi bakteri, dokter akan meresepkan obat antibiotik, baik dalam bentuk salep atau dimimum. Si kecil yang terkena impertigo harus dipisahkan dari yang lain karena penyakit ini dapat menular dengan mudah melalui kontak fisik termasuk saat berbagi baju, bantal, sisir, dan handuk.

Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
New
Sarung Bantal Ibu Hamil

10%

Rp 135.000 150.000
New
Bantal Guling Ibu Hamil (maternity pillow)

6%

Rp 375.000 400.000
New
Bedong Bayi Instant Animal

23%

Rp 58.000 75.000

Produk Terbaru