09.00-17.00 WIB
081334130336
081334130336
081334130336
D18C1A4D
Menu

3 masalah pola tidur bayi dan cara jitu mengatasinya

KategoriBayi
Di lihat1683 kali
Harga Rp (Hubungi CS)
Beli Sekarang

berikut adalah 3 masalah pola tidur yang umum dialami bayi dan cara jitu mengatasinya

Bagi ayah dan bunda, harus bangun di tengah malam untuk menenangkan bayi yang terbangun pasti adalah hal yang biasa. Akan tetapi, mungkin tetap saja bukan hal yang mudah bila harus berkali-kali dalam semalam menidurkan si kecil yang memiliki masalah pada pola tidurnya.

Beberapa bayi sangat sulit tidur tanpa bantuan ayah dan bunda, misalnya hanya bisa tidur setelah disusui, setelah diputarkan musik, atau setelah ditimang-timang. Berikut adalah beberapa masalah pola tidur yang terjadi pada bayi dan strategi yang bisa diterapkan untuk memperbaiki pola tidur si kecil (untuk bayi berusia 6 bulan ke atas).

Baca juga: Tips menurunkan berat badan pasca persalinan

1. Bayi biasa tidur setelah disusui

Bayi memiliki kecenderungan untuk mengantuk setelah kenyang disusui. Karena itu, beberapa bayi terbiasa tertidur setelah disusui. Bahkan, beberapa bayi hanya bisa tidur setelah minum ASI atau susu formula. Bila si kecil terbiasa tidur di dada bunda setelah minum susu atau tertidur dengan botol masih menempel padanya, kemungkinan ia mengalami gangguan pola tidur. Tentunya sangat merepotkan bila hal ini terjadi karena bunda jadi harus terjaga untuk menyusui atau meyiapkan susu formula setiap kali si kecil bangun di tengah malam.

Bila masalah pola tidur ini terjadi pada si kecil, tips berikut bisa membantu:

  • Bila tiba waktu terakhir untuk menyusui atau minum susu formula sebelum tidur, lakukanlah di luar kamar tidur. Hal ini bisa melemahkan asosiasi antara tidur dan minum susu.
  • Perkirakan waktu menyusui atau minum susu formula sehingga selesai sekitar 20 menit sebelum tidur.
  • Pelan-pelan, hapuskan kebiasaan menyusu atau minum susu formula di tengah malam. Hal ini perlu dilakukan untuk menguatkan kebiasaan tidur yang baik di malam hari.

Baca juga: 4 Strategi menghindari kerusakan mata si kecil

2. Bayi tidak bisa tidur tanpa empeng

Bila bayi terbiasa tidur dengan menghisap pacifier/empeng, hal ini juga bisa menjadi kebiasaan yang mengganggu. Bayi dengan kebiasaan ini biasanya sering terbangun di malam hari setiap kali pacifier jatuh dari mulutnya. Akibatnya, ayah dan bundalah yang harus terbangun malam-malam untuk mencari empeng yang terjatuh dan memasangkannya kempabli ke mulut si kecil. Untuk mengatasinya, kita bisa mengajarkan bayi yang masih kecil untuk meninggalkan pacifier. Atau, anak-anak yang sudah memasuki usia balita bisa diajarkan untuk mencari dan memasang sendiri empengnya.

3. Bayi terbiasa tidur dengan iringan musik atau ditimang timang

Bila ayah dan bunda terbiasa menidurkan si kecil di awal malam dengan cara tertentu, misalnya memutarkan musik atau menimang hingga si kecil tertidur, hal ini akan mempengaruhi pola tidur si kecil. Biasanya, si kecil hanya akan bisa tertidur setelah bangun di tengah malam dengan cara yang sama. Akibatnya, ia menjadi tergantung pada bantuan orang tua untuk memutarkan musik atau menimangnya hingga ia tertidur.

Baca juga: Mengatasi asma pada anak balita

Untuk itu, cobalah menidurkan si kecil tanpa bantuan musik untuk memperbaiki kebiasaan tidurnya. Dan bila ia terbiasa tidur setelah ditimang-timang, ayah dan bunda bisa mencoba membaringkannya di tempat tidur pada saat si kecil sudah mengantuk, bukan saat sudah benar-benar terlelap. Hal ini akan membantu bayi tertidur tanpa bantuan sehingga ayah dan bunda bisa memperoleh istirahat malam yang lebih berkualitas.

Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
New
Sarung Bantal Ibu Hamil

10%

Rp 135.000 150.000
New
Bantal Guling Ibu Hamil (maternity pillow)

6%

Rp 375.000 400.000
New
Bedong Bayi Instant Animal

23%

Rp 58.000 75.000

Produk Terbaru