09.00-17.00 WIB
081334130336
081334130336
081334130336
D18C1A4D
Menu

3 Tips mengatasi ketakutan berlebih pada anak balita

KategoriParenting
Di lihat1750 kali
Harga Rp (Hubungi CS)
Beli Sekarang

cara mengatasi balita penakut

Saat si buah hati menginjak usia balita, mereka tumbuh dan berkembang dengan pesat. Berubahan signifikan terjadi baik pada fisik, emosional, dan kecerdasanya. Dari sekian banyak perubahan yang dapat ayah bunda amati, dan salah satu diantaranya adalah ketakutan atau kecemasan terhadap sesuatu. Saat mereka menginjak usia balita, mungkin bunda mendapati si kecil menjadi mudah cemas dan takut dengan sesuatu. Takut air, takut kecoa, takut kucing, takut kembang api, takut ditinggal bunda, atau takut dengan orang asing.

Baca juga: Resep jus buah dan sayur penambah berat badan

Kenapa si kecil penakut?

Menurut para ahli, kondisi si buah hati ini adalah hal yang normal terjadi, bahkan menurut pakar, ketakutan ini adalah bagian dari proses perkembangan emosional dan kecerdasan mereka. Jadi ayah bunda tidak perlu terlalu risau, seiring dengan bertambahnya usia dan kemampuan mereka dalam mengontrol emosinya, kecemasan tersebut akan hilang dengan sendirinya.

Yang harus dilakukan para ayah bunda adalah memberikan dukungan dan mencoba memahami keadaan dari kacamata si buah hati. Bagi si kecil, segala sesuatu yang ada diluar dirinya dapat menjadi sumber rasa takut atau cemas, adalah peran ayah bunda untuk membimbing mana yang harus ditakuti (untuk dihindari) dan mana yang tidak. Umpamanya perihal api, tanamkan sesuai dengan tingkat kefahaman mereka, bahwa api itu panas dan kalau terkena api si kecil akan merasakan panas.

Saat kemampuan berfikir mereka semakin meningkat, skil berimajinasi mereka pun akan semakin berkembang dan bisa saja memicu rasa takut, misalanya takut hantu, dan ini biasanya muncul karena trigger dari luar misalnya berupa tontonan acara televisi yang menakutkan atau karena sering ditakut-takuti.

Baca juga: Tips agar si buah hati aktif bergerak

Tips mengatasi ketakutan berlebih si kecil

1. Bantu mereka untuk menghadapi rasa takutnya. Saat si kecil selalu merasa takut ditinggal bunda, meski hanya kekamar mandi, alih-alih mengganggap mereka berlebihan, coba untuk memahami sudut pandangnya. Bantu ia untuk menghadapi rasa takut, misalnya dengan mengatakan, bunda tau adek takut, tapi kan bunda hanya ke kamar madi sebentar. Bunda juga bisa mencoba mengalihkan perhatian mereka dengan aktivitas lain seperti mewarnai, atau mendengarkan lagu sebelum meninggalkanya ke kamar mandi.

2. Bantu mereka untuk mengekspresikan perasaanya. Kemampuan verbal anak balita masih dalam proses perkembangan sehingga terkadang mereka kesulitan untuk menyampaikan perasaanya termasuk saat mereka takut sesuatu. Mengekspresikan secara verbal apa yang ia khawatirkan dapat membantu mengurangi kehawatiranya. Oleh karenanya bimbing ia untuk mengungkapkan apa yang dirasakanya. Saat ia nampak menciut karena didekati kucing tetangga, sambil bunda peluk, tanyakan, apakah takut takut?

Baca juga: 5 Makanan untuk daya tahan si buah hati

3. Biasakan dengan hal baru. Jika si kecil merasa takut saat merada dilingkungan baru dan bertemu orang-orang yang tidak ia kenal, misalnya saat mereka mulai masuk playgroup, dihari pertama bantu ia untuk mengatasi rasa takutnya dengan mengenalkan siapa ini, siapa itu.

Pada akhirnya kita harus memahami bahwa kondisi yang dialami si kecil adalah bagian dari proses tumbuh kembangnya jadi jangan berharap semua masalah tersebut hilang dalam satu malam.

Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
New
Sarung Bantal Ibu Hamil

10%

Rp 135.000 150.000
New
Bantal Guling Ibu Hamil (maternity pillow)

6%

Rp 375.000 400.000
New
Bedong Bayi Instant Animal

23%

Rp 58.000 75.000

Produk Terbaru