09.00-17.00 WIB
081334130336
081334130336
081334130336
D18C1A4D
Menu

4 Penyebab utama diare pada bayi dan balita

KategoriBayi
Di lihat10233 kali
Harga Rp (Hubungi CS)
Beli Sekarang

apa yang menjadi penyebab diare pada anak bayi dan balita, serta apa gejala-gejala diare?

Diare biasanya ditandai dengan seringnya si kecil buang air dengan tinja yang encer atau berair. Selain membuat si kecil tidak nyaman, diare dapat menyebabkan dehidrasi, dan ruam bila si kecil yang masih pakai popok. Bila si buah hati mengalami diare, langkah pertama yang harus kita lakukan adalah mengetahui penyebab diare, karena gangguan kesehatan ini dapat disebabkan oleh banyak hal. Penyebab diare bisa diketahui dari gejala-gejala yang muncul, dengan mengetahui penyebab diare, bunda dapat menentukan pertolongan yang tepat bagi si kecil.

Baca juga: Kapan si kecil bisa menulis?

1. Bila diare pada tidak disertai gejala lain

Bila diare tidak disertai gejala lainya, ini  bisa disebabkan beberapa hal, yaitu:

a. Terlalu banyak minum jus buah. Tubuh si kecil belum bisa menyerap gula dalam jus buah terutama jenis jus yang dalam kemasan. Konsumsi berlebih dari minuman ini dapat memicu gangguan pencernaan berupa diare.

b. Tumbuh gigi. Meskipun belum ditemukan hubungan antara diare dan tumbuh gigi, banyak ibu yang menemukan bahwa tumbuh gigi sering diikuti gejala diare.

c. Perubahan pola makan si kecil, atau pola makan bunda pada bunda yang menyusui. Diare bisa terjadi bila si kecil atau bunda mengonsumsi lebih banyak sayuran atau buah-buahan, atau makanan yang menyebabkan si kecil alergi. Serat memang diperlukan oleh tubuh, namun sistem pencernaan si kecil yang belum sempurna belum dapat mencerna serat dengan baik, terutama bila dikonsumsi secara berlebihan.

d. Penggunaan beberapa jenis obat dari kelompok antibiotik oleh si kecil, atau oleh bunda saat bunda menyusui, sering dilaporkan memicu munculnya gangguan pencernaan diare pada si buah hati.

Baca juga: Tips mengatasi anak penakut

2. Bila diare terjadi disertai gejala gejala:

  • Dehidrasi (ditandai dengan bibir kering, berkurangnya urin, sedikitnya air mata, dan mata si kecil tampak cekung)
  • Demam
  • Muntah
  • Ruam popok
  • Rewel

Bila gejala di atas muncul, kemungkinan diare disebabkan oleh rotavirus. Untuk mencegah infeksi rotavirus kini sudah ada vaksin yang bisa diberikan kepada si kecil. Hubungi dokter anak segera bila si kecil menunjukkan tanda-tanda infeksi rotavirus.

3. Bila si kecil mengalami diare disertai gejala-gejala:

  • Demam
  • Muntah
  • Nyeri otot
  • Kram perut
  • Sakit kepala

Bila si kecil mengalami gejala-gejala di atas kemungkinan diare yang terjadi disebabkan oleh infeksi calicivirus (norovirus). Calicivirus biasa menginfeksi anak-anak yang mengkonsumsi makanan yang terkontaminasi oleh virus ini (bisa karena makanan tersebut disiapkan oleh orang yang  tidak mencuci tangan dengan baik setelah ke kamar mandi). Atau, bila anak-anak memasukkan tangannya yang terkontaminasi calicivirus ke dalam mulutnya.

Untuk mencegah infeksi virus ini, cara yang paling mudah adalah dengan menjaga kebersihan dan selalu ingat untuk mencuci tangan si kecil maupun bunda setelah ke kamar mandi, setelah bermain, atau beraktivitas di luar rumah. Segera hubungi dokter bila menemukan gejala-gejala di atas.

Baca juga: Ini dia penyebab si kecil susah makan!

4. Bila diare yang terjadi disertai gejala:

  • Muntah
  • Urtikaria / biduran
  • Ruam
  • Rasa gatal pada kulit
  • Pembengkakan kulit

Bila gejala di atas muncul, kemungkinan diare disebabkan oleh alergi atau intoleransi makanan, terutama setelah mengkonsumsi telur, susu, gandum, kacang tanah, atau kedelai. Hubungi dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
New
Sarung Bantal Ibu Hamil

10%

Rp 135.000 150.000
New
Bantal Guling Ibu Hamil (maternity pillow)

6%

Rp 375.000 400.000
New
Bedong Bayi Instant Animal

23%

Rp 58.000 75.000

Produk Terbaru