09.00-17.00 WIB
081334130336
081334130336
081334130336
D18C1A4D
Menu

4 Tanda saat bunda memberikan porsi makan berlebih pada si kecil

KategoriParenting
Di lihat1231 kali
Harga Rp (Hubungi CS)
Beli Sekarang

Tanda-tanda bunda memberikan makan berlebih pada si kecil

Yang terpenting saat bunda memberikan makan si kecil adalah cukup porsi, cukup kalori, dan seimbang nutrisinya. Jumlah porsi lebih banyak tidak berarti lebih baik bagi pertumbuhan si kecil. Jika si buah hati sudah mulai menolak saat bunda suapi, boleh jadi mereka sudah cukup merasa kenyang. Berikan beragam jenis makanan agar kebutuhan gizi hariannya tercukupi. Ayah bunda dapat menggunakan angka kecukupan gizi balita sebagai panduan dasar.

Memberikan porsi berlebih pada si kecil, baik saat makan berat atau makan cemilan, dapat memicu kegemukan dan pada tingkat yang lebih akut dapat mengakibatkan obesitas. Menurut pakar gizi di Instalasi Gizi R.S. Dr. Cipto Mangunkusumo Jakarta, Y. Endang Budiwiarti, SKM.MPH, obesitas pada anak dapat dihubungkan dengan berbagai kondisi medis termasuk hiperinsulin, hipertensi, dan penyakit jantung koroner di usia lanjut.

(Baca juga: 5 Jenis makanan untuk kekebalan tubuh si kecil)

Tanda-tanda bunda memberikan makan berlebih pada si kecil

Berikut dibawah adalah beberapa tanda yang ditunjukan si kecil, saat mereka bunda memberikan porsi makan berlebih.

1. Tidak menghabiskan makanan yang ada di piring. Penting bagi bunda untuk memberikan makanan sesuai dengan porsi mereka.Harap di ingat porsi anak balita berbeda dengan porsi orang dewasa. Untuk menentukan ukuran porsi makan si kecil, seorang dokter anak pakar obesitas dari Kansas Amerika, Sarah Hampl, MD., menyatakan bahwa porsi nasi yang pas buat si kecil adalah sebesar kepalan tangan mereka, begitu pula dengan porsi buah dan sayur. Khusus untuk daging, Sarah merekomendasikan porsi sebesar telapak tangan si kecil per sekali makan.

Jika bunda memberikan porsi jumbo melebihi kapasitas lambung mereka, mereka akan kekenyangan dan menolak makan mesti makananya masih bersisa di piring.

(Baca juga: 6 Jenis buah berhasiat agar balita tetap sehat)

2. Tidak merasa lapar saat jam makan berikutnya. Jika si anak kekenyangan saat makan pagi, biasanya dia menolak makan saat datangnya jam makan siang atau snack pagi menjelang siang. Cek kembali porsi makan pagi mereka jangan-jangan porsinya terlalu besar.

3. Perut nampak kembung sehabis makan. Salah satu tanda mereka kekenyangan adalah bagian perut yang cukup kembung, termasuk membuat pakaian yang tadinya pas jadi nampak lebih ketat. Banyak orang tua tidak menyadari saat tiba-tiba pakaian si kecil menjadi tidak muat. Menurut seorang pakar diet, Bonie Taub-Dix, R.D., jika si kecil mengalami peningkatan berat badan tapi dengan tinggi badan yang tetap, besar kemungkinan mereka telah mengkonsumsi makanan lebih dari yang mereka butuhkan.

4. Muntah. Si kecil dapat muntah saat makan, bisa jadi karena bunda terlalu banyak memberikan makan pada mereka. Terkadang anak balita belum bisa mengerti apa itu kenyang ditambah saat bunda terlalu ‘bersemangat’ untuk terus menyuapi si kecil. Lambung anak balita masih belum sebesar lambung orang dewasa jadi tubuh si kecil dapat merespon kekenyangan dengan memuntahkan makanan yang sudah ada di lambung.

Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
New
Sarung Bantal Ibu Hamil

10%

Rp 135.000 150.000
New
Bantal Guling Ibu Hamil (maternity pillow)

6%

Rp 375.000 400.000
New
Bedong Bayi Instant Animal

23%

Rp 58.000 75.000

Produk Terbaru