09.00-17.00 WIB
081334130336
081334130336
081334130336
D18C1A4D
Menu

5 Bahaya yang mengintai akibat konsumsi gula berlebih pada balita

KategoriNutrisi
Di lihat1105 kali
Harga Rp (Hubungi CS)
Beli Sekarang

Berapa banyak gula yang boleh di konsumsi si kecil?

Bukan hal yang aneh jika si kecil suka makanan manis entah itu kue, permen, cookies, jelli, jus, atau minuman bersoda. Rasa manis dan enak dilidah menjadi penarik bagi si kecil untuk selalu mengkonsumsi jenis makanan tersebut. Sebagaimana pada orang dewasa, konsumsi  gula si kecil juga harus di kontrol agar tidak melebihi angka kecukupan harian yang sesuai dengan usia pertumbuhan mereka.

Dalam jangka panjang, konsumsi gula melebihi batas angka normal dapat menyebabkan berbagai ganguan kesehatan yang beberapa diantaranya sangat berbahaya bahkan dapat menimbulkan kematian. Berikut di bawah adalah jenis penyakit atau kondisi medis yang dipicu oleh konsumsi gula berlebih termasuk pada anak balita.

Resiko kesehatan akibat konsumsi gula berlebih

1.  Gigi keropos. Konsumsi gula berlebih apalagi jika tidak disertai dengan menggosok gigi secara rutin, dapat memicu gigi keropos. Zat gula yang menempel di sela-sela gigi akan menjadi ‘makanan’ bagi bakteri dalam mulut dan akan meghasilkan zat asam. Zat asam inilah yang dapat merusak lapisan email gigi dan meyebabkan gigi keropos atau berlubang.

2.  Gizi tak berimbang. Dalam tubuh si kecil gula akan dirubah menjadi energi. Tapi tubuh mereka bukan hanya perlu energi, tubuh si kecil perlu protein, lemak, dan nutrisi lainya untuk bertumbuh. Anak yang terlalu banyak mengkonsumsi gula cenderung menolak untuk makan karena merasa sudah kenyang padahal cemilan manis gizinya kurang berimbang.

3. Memicu obesitas. Asupan gula berlebih berarti asupan energi berlebih. Dalam tubuh energi berlebih ini akan di timbun dalam bentuk lemak. Inilah yang menyebabkan kenaikan berat badan melebihi berat badan ideal pada anak balita yang terlalu banyak mengkonsumsi gula.

4. Meningkatkan resiko penyakit diabetes. Menurut pakar kesehatan, jika si kecil terpapar gula berlebih dalam waktu yang lama, hal tersebut dapat meningkatkan kadar insulin dalam darah serta berpotensi mengganggu kinerja pankreas. Kondisi ini beresiko memicu munculnya penyakit diabetes di usia remaja.

5. Meningkatkan resiko terkena kangker. Hasil beberapa nenelitian yang salah satunya dari University of Minnesota, ditemukan bahwa mereka yang minum dua kali atau lebih minuman ringan yang mengandung kadar gula tinggi, memiliki resiko 87 persen lebih besar untuk terkena kangker pankreas.

Berapa banyak gula yang boleh di konsumsi si kecil?

Menurut badan kesehatan dunia (WHO) kebutuhan gula harian si kecil tidak boleh lebih dari 10 persen total kebutuhan energi harian mereka. Mengacu pada data tersebut, dapat disimpulkan bahwa si kecil yang berusia 1-3 tahun dengan kebutuhan energi rata-rata 1000 kkal, maka kebutuhan gulanya mencapai 25 gram atau sekitar 5 sendok teh per hari.

Sedangkan si kecil yang berusia 3-6 tahun dengan angka kebutuhan energi rata-rata yang mencapai 1550 kkal perhari, maka asupan gula si kecil tidak boleh lebih dari 64 gram atau 12 sendok teh per hari. Perlu ayah bunda pahami bahwa angka kebutuhan gula diatas adalah angka masimal perhari. Jadi selalu cermati kandungan gula dalam setiap makanan yang dikonsumsi si buah hati.

Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
New
Sarung Bantal Ibu Hamil

10%

Rp 135.000 150.000
New
Bantal Guling Ibu Hamil (maternity pillow)

6%

Rp 375.000 400.000
New
Bedong Bayi Instant Animal

23%

Rp 58.000 75.000

Produk Terbaru