09.00-17.00 WIB
081334130336
081334130336
081334130336
D18C1A4D
Menu

5 Cara efektif mendorong perkembangan gerak tangan si kecil

KategoriPrilaku
Di lihat229 kali
Harga Rp (Hubungi CS)
Beli Sekarang

Tips mendorong perkembangan gerak tangan anak balita

Kemampuan koordinasi antara otak, mata, dan gerakan tangan adalah salah satu skil yang harus dikuasai si kecil untuk menyelesaikan berbagai aktivitas sehari-hari seperti makan, menulis,menggambar, membuka pindu dan lain sebagainya. Kemampuan tersebut akan secara gradual mengalami peningkatan seiring dengan penambahan usia si kecil.

Tahapan perkembangan gerak tangan si kecil

Usia 15-18 bulan. Pada saat usia si kecil mencapai 15-18 bulan, mereka biasanya sudah memiliki kemampuan seperti memegang sendok dan mengarahkannya ke mulut, mendekatkan gelas kemulut tanpa terlalu banyak tumpah, dapat membuat menara dari tiga buah balok, dan mulai menulis cakar ayam. Ayah bunda dapat berkonsultasi dengan dokter jika di usia tersebut si kecil masih belum bisa memegang dan menggunakan sendok makan,

Usia 2 tahun. Saat usia si buah hati mencapai 2 tahun, biasanya dia sudah bisa memutar gagang pintu, memasukan kaki ke kaos kali ayah bunda, membalik halaman buku, dan membuka tutup toples. Sebagaimana disampaikan pada artikel sebelumnya bahwa kecepatan seorang anak dengan yang lainya dalam hal penguasaan skill dapat bervariasi, jadi kemampuan-kemampuan di atas tidak harus semuanya bisa dilakukan si buah hati.

Usia 3 tahun. Di usia si kecil menginjak 3 tahun, biasanya dia sudah bisa membuka atau melepas baju dengan bantuan ayah bunda, dapat membuat menara dari sembilan buah balok, makan dengan menggunakan garpu dan sendok, mengambil benda kecil, memegang pena dengan benar, menggambar tanda silang setelah dicontohkan, dan mampu menuangkan air dari teko ke gelas dengan menggunakan dua tangan tanpa banyak tumpah.

Tips mendorong perkembangan gerak tangan anak balita

1. Tunjukan dan ajarkan pada si kecil aktifitas-aktifitas sederhana seperti membuka tutup stoples, membalik halaman buku, menyusun balok, merobek kertas dan sebagainya. Ajari hal-hal baru sesuai dengan perkembangan usianya. Jika si anak belum merespon, ayah bunda jangan khawatir, beberapa anak nampak tidak memperhatikan saat diajari namun sebenarnya dia menangkap apa yang disampaikan.

2. setelah usianya mencapai dua tahun, ajari dia cara melakukan sesuatu untuk dirinya sendiri seperti memakai sendok, memakai topi, melepas kaus kaki, dan lain sebagainya.

3. Berikan mainan balok yang dapat disusun. Pastikan bunda memilih mainan berbahan dasar ‘non-toxic’ atau tidak beracun. Selain mainan balok, bunda juga dapat memberikan si kecil mainan lain yang bersifat melatih gerak tangan mereka.

4. Jenis mainan yang memiliki benda untuk diputar, dipuntir, dilingkari dan dijungkirbalikan juga bagus diberikan untuk memacu aktifitas gerak tangan mereka.

5. Lakukan aktifitas menggambar, mewarnai, dan melukis menggunakan pensil warna atau krayon bersama si kecil, atau lakukan permainan puzle atau mainan bongkar pasang bersama-sama untuk mendorong kematangan koordinasi antara otak, mata dan gerak tangannya.

Perhatikan keamanan sekitar

Pada saat usia si kecil menginjak dua tahun atau lebih, mereka memiliki tingkat keingintahuan yang cukup tinggi. Tanpa diajari secara langsung, mereka akan meniru tindakan ayah bunda. Berhati-hati jika si kecil meniru aktivitas ayah bunda menggunakan benda berbahaya seperti pisau atau obeng. Hati-hati juga dengan kompor, terminal listrik, dan termos berisi air panas. Pastikan ayah bunda menyimpan benda-benda berbahaya jauh dari jangkawan si buah hati.

Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
New
Sarung Bantal Ibu Hamil

10%

Rp 135.000 150.000
New
Bantal Guling Ibu Hamil (maternity pillow)

6%

Rp 375.000 400.000
New
Bedong Bayi Instant Animal

23%

Rp 58.000 75.000

Produk Terbaru