09.00-17.00 WIB
081334130336
081334130336
081334130336
D18C1A4D
Menu

5 Fakta penting seputar penyakit campak atau morbili

KategoriKesehatan
Di lihat6916 kali
Harga Rp (Hubungi CS)
Beli Sekarang

berikut adalah fakta-fakta seputar penyakit campak pada anak yang harus diketahui ayah bunda

Campak adalah suatu penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus morbili. Penyakit yang ditandai panas tinggi, batuk, pilek, serta tumbuhnya bercak-bercak merah pada kulit ini sebenarnya sangat jarang menginfeksi balita yang berusia di bawah 5 tahun. Hal ini disebabkan karena anak berusia di bawah 5 tahun masih mewarisi imunitas dari ibunya. Akan tetapi, penyakit campak masih mungkin menginfeksi balita bila ibu dari balita tersebut belum pernah terkena campak. Berikut adalah 5 fakta penting mengenai penyakit campak yang perlu kita ketahui.

Baca juga: Cara efektif mensterilkan botol susu bayi

Fakta-fakta tentang campak pada si kecil

1. Campak adalah penyakit yang sangat menular.

Ia dapat menular melalui cipratan saliva ketika pencerita campak sedang bersin atau batuk, melalui gelas atau mainan anak yang digunakan bersama, dan bahkan melalui sentuhan. Bila bunda menemukan adanya gejala campak pada si kecil, jangan membawanya ke tempat praktek dokter yang penuh pasien. Lebih baik hubungi dahulu dokter yang bersangkutan supaya ia bisa memastikan tempat prakteknya sedang kosong ketika si kecil sedang diperiksa.

Membawa anak yang mengalami campak ke tempat praktek dokter yang penuh pasien beresiko menularkan virus tersebut kepada pasien lain. Jangan lupa juga untuk memakaikan masker kepada si kecil ketika membawanya ke dokter. Bila si kecil didiagnosa terinfeksi campak, ia harus tetap di dalam rumah hingga 4 hari setelah bercak-vercak merah di kulitnya mulai muncul untuk menghindari penularan penyakit campak.

Baca juga: Tips membawa si kecil makan di restoran

2. Ciri khas campak adalah bercak-bercak merah pada kulit.

Bercak-bercak tersebut biasanya mulai muncul di bagian wajah, kemudian menjalan ke bagian tubuh lainnya. Munculnya mercak-bercak merah tersebut biasanya disertai demam, pileh, batuk, dan iritasi mata. Dokter akan memastikan apakah si kecil terinfeksi campak dengan melakukan pemeriksaan darah atau pemeriksaan urin.

3. Campak bisa berbahaya.

Setelah memperoleh penanganan medis, gejala campak biasanya hilang dalam 2 atau 3 minggu. Akan tetapi, infeksi campak bisa mengakibatkan gangguan kesehatan lain, seperti infeksi telinga, diare, atau pneumonia. Pada kasus yang jarang terjadi, infeksi campak dapat mengakibatkan timbulnya gangguan encephalitis atau pembengkakan pada otak. Gangguan ini bisa menyebabkan kejang, bahkan kematian.

Baca juga: Tips mengatasi ledakan emosi si kecil

4. Campak tetap bisa menyerang meski si kecil telah diimunisasi.

Tidak ada vaksin yang 100% efektif karena fungsinya juga bergantung pada sistem imun kita. Pada tubuh beberapa orang, sistem imun mereka tidak bisa merespon fungsi vaksin dengan baik. Karena itu, meskipun mereka telah divaksinasi 2 kali, masih ada kemungkinan mereka akan terinfeksi campak.

5. Tidak ada obat untuk campak.

Obat penurun panas mungkin bisa menurunkan demam yang disebabkan oleh infeksi virus morbili. Akan tetapi, karena ia merupakan penyakit yang disebabkan virus, antibiotik dan obat-obatan lain tidak dapat menyembuhkannya. Bila terinfeksi penyakit yang disebabkan virus, tubuh harus melawannya sendiri. Karena itu, cara paling efektif untuk melindungi diri dari infeksi campak adalah dengan membentuk imunitas dengan imunisasi.

Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
New
Sarung Bantal Ibu Hamil

10%

Rp 135.000 150.000
New
Bantal Guling Ibu Hamil (maternity pillow)

6%

Rp 375.000 400.000
New
Bedong Bayi Instant Animal

23%

Rp 58.000 75.000

Produk Terbaru