09.00-17.00 WIB
081334130336
081334130336
081334130336
D18C1A4D
Menu

5 Hal seputar nutrisi yang berkaitan dengan pre-eclampsia

KategoriKehamilan
Di lihat695 kali
Harga Rp (Hubungi CS)
Beli Sekarang

adakah hubungan antara nutrisi yang dikonsumsi dengan resiko pre eclampsia pada ibu hamil?

Penyebab pasti dari pre-eclampsia belum diketahui hingga saat ini. Pre-eclampsia sering dihubungkan dengan plasenta yang tidak dapat berfungsi dengan baik dan tingginya tekanan darah ibu hamil. Akan tetapi, makanan yang kita konsumsi mempengaruhi kesehatan ibu hamil dan janin secara umum dan ternyata memiliki hubungan dengan besarnya resiko pre-eclampsia. Berikut adalah beberapa hal berkaitan dengan nutrisi yang dipercaya memiliki hubungan dengan pre-eclampsia.

Baca juga: Tips agar ASI tetap banyak

1. Vitamin D

Beberapa penelitian membuktikan hubungan antara asupan vitamin D dengan pre-eclampsia. Kurangnya vitamin D ternyata memiliki dampak negatif meningkatkan resiko pre-eclampsia. Sebagian besar vitamin D untuk tubuh dibentuk sendiri oleh kulit bila ia terpapar sinar matahari. Akan tetapi, ada juga beberapa makanan yang mampu menyediakan vitamin D, misalnya ikan berlemak (misalnya salmon, sarden, dan tuna),  jamur, dan telur.

Ibu hamil memang disarankan untuk mengkonsumsi suplemen vitamin D, namun bukan untuk mengurangi pre-eclampsia. Para ahli belum meyakini pengaruh vitamin D untuk mencegah pre-eclampsia.

2. Kalsium

Mengkonsumsi diet kaya kalsium selama kehamilan dapat mengurangi resiko tekanan darah tinggi. Kalsium juga sangat dibutuhkan oleh janin untuk membangun tulang dan gigi yang sehat. Oleh karena itu, wanita hamil yang menerapkan pola makan vegetarian dianjurkan mengkonsumsi suplemen kalsium

Baca juga: 7 Tips meredakan nyeri puting saat menyusui

3. Garam

Di masa lalu, para dokter menganjurkan para ibu hamil mengkonsumsi terlalu banyak garam untuk menghindari pre-eclampsia. Akan tetapi, belum ada penelitian yang mampu membuktikan kebenaran pendapat ini. Para ahli menganjurkan orang dewasa (termasuk ibu hamil) mengkonsumsi 6 gram garam atau setara dengan 1 sendok teh setiap harinya.

4. Bawang putih

Bawang putih sudah lama dipercaya dapat menghindarkan kita dari tekanan darah tinggi, yang merupakan salah satu yang berkaitan erat dengan pre-eclampsia. Memang, belum ada penelitian yang mampu membuktikan khasiat bawang putih untuk mencegah pre-eclampsia. Akan tetapi, dengan segala kebaikan di dalamnya, bawang putih adalah salah satu makanan yang baik dikonsumsi oleh wanita hamil.

5. Body Mass Index (BMI)

Body Mass Index (BMI) yang tinggi memperbesar resiko pre-eclampsia pada ibu hamil. Akan tetapi, bukan berarti kita harus membatasi asupan nutrisi yang masuk ke tubuh selama kehamilan bila BMI kita berada di atas normal. Membatasi asupan nutrisi selama kehamilan dapat berpengaruh negatif bagi pertumbuhan dan perkembangan janin, serta kesehatan ibu hamil.

Baca juga: Nutrisi istimewa untuk ibu menyusui

Lebih baik, kita mulai menerapkan diet dengan nutrisi seimbang. Bila perlu, mintalah saran dari dokter untuk memutuskan pola makan yang baik bagi tubuh kita dan dapat memenuhi kebutuhan janin yang sedang berkembang. Selain itu, jangan melewatkan sesi check up kehamilan rutin dengan dokter kandungan. Pada setiap sesi check up kehamilan rutin, kondisi kesehatan bunda dan janin akan dimonitor dengan baik untuk mencegah berbagai gangguan serius yang mungkin muncul.

Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
New
Sarung Bantal Ibu Hamil

10%

Rp 135.000 150.000
New
Bantal Guling Ibu Hamil (maternity pillow)

6%

Rp 375.000 400.000
New
Bedong Bayi Instant Animal

23%

Rp 58.000 75.000

Produk Terbaru