09.00-17.00 WIB
081334130336
081334130336
081334130336
D18C1A4D
Menu

5 Jenis makanan & minuman terlarang untuk bayi

KategoriBayi
Di lihat1091 kali
Harga Rp (Hubungi CS)
Beli Sekarang

apasajakah makanan yang tidak boleh diberikan pada bayi?

Pengenalan makanan semi padat bagi bayi sebaiknya dilakukan secara bertahap. Berikan satu jenis makanan dalam interval 3 hingga 4 hari untuk melihat kalau-kalau tubuh bayi mengalami alergi atau intoleransi terhadap jenis makanan tersebut. Para ahli juga menyarankan untuk tidak menunda pemberian jenis makanan yang bagi beberapa orang dapat menimbulkan alergi, seperti kacang, telur, dan ikan.

Baca juga: Tips agar bayi lelap sepanjang malam

Jika ayah bunda akan mengenalkan jenis makanan tersebut, berikan dalam porsi kecil terlebih dahulu. Disamping beragam jenis makanan yang boleh diberikan, tetap ada beberapa makanan yang sebaiknya tidak diberikan kepada bayi dibawah 12 bulan, sampai ia lebih siap untuk mengunyah, menelan, dan mencerna makanannya. Berikut adalah beberapa jenis makanan tersebut:

1. Madu. Meskipun jarang, namun madu dapat mengandung bakteri Clostridium botulinum yang dapat menyebabkan botulisme. Botulisme adalah satu bentuk keracunan makanan yang bisa berbahaya bahkan berakibat fatal bagi bayi. Hal ini terjadi karena sistem pencernaan bayi belum berkembang sempurna sehingga masih rentan terhadap infeksi bakteri. Gejala botulisme biasanya adalah susah makan, kelesuan, sukar bernafas, dan konstipasi. Gejala ini biasanya muncul 36 jam setelah bayi mengkonsumsi madu yang terinfeksi bakteri tersebut. Bakteri tersebut biasanya berasal dari proses pengolahan madu yang kurang steril.

2. Susu sapi. ASI (dan susu formula) mengandung campuran asam lemak yang mencukupi kebutuhan nutrisi si kecil. Selain itu ia juga mengandung vitamin dan enzim-enzim yang baik untuk perkembangan bayi di bulan-bulan pertamanya, sedangkan susu sapi tidak memiliki kandungan nutrisi yang sama dengan ASI. Ia mengandung lebih sedikit zat besi, lebih banyak garam, dan protein yang terdapat di dalamnya lebih sulit untuk dicerna oleh bayi. Karenanya, susu sapi tidak bisa menggantikan fungsi ASI (dan susu formula) khususnya bulan-bulan awal setelah kelahiran si kecil. Tunggu hingga bayi berumur 12 bulan sebelum ayah bunda memberikan susu sapi sebagai pelengkap ASI atau susu formula.

Baca juga: Tips memilih pakaian bayi

3. Jus dan soft drink. Minuman manis, termasuk jus buah dalam kemasan dan soft drink hanya memiliki sedikit atau bahkan tidak memiliki kandungan nutrisi yang dibutuhkan si kecil, disamping kadar gulanya yang tinggi dapat menyebabkan kerusakan gigi serta membuat bayi merasa kenyang, sehingga dapat menyebabkan mereka tidak mau minum ASI, makanan utama yang memiliki banyak kebaikan baginya.

4. Telur mentah. Saat ayah bunda memberikan jenis makanan berbahan dasar telur, pastikan semua hidangan telah dimasak hingga benar-benar matang. Pasalnya, telur mentah mungkin mengandung bakteri Salmonella yang bisa menyebabkan keracunan makanan. Hindari makanan yang mengandung telur mentah seperti mayones buatan sendiri. Jangan lupa pula untuk mengawasi bayi yang sudah lebih besar supaya tidak menjilat sendok yang mengandung telur mentah saat bunda memasak di dapur.

Baca juga: Panduan membedong bayi yang benar

5. Makanan yang bisa menyebabkan tersedak. Beberapa jenis makanan keras seperti potongan buah atau wortel yang cukup besar berpotensi menyebabkan bayi tersedak. Termasuk juga anggur utuh, zaitun utuh, kacang polong, kacang tanah, popcorn, kismis, dan sultana termasuk jenis-jenis makanan yang sebaiknya tidak diberikan secara langsung pada si kecil dibawah 1 tahun. Merikan makanan-makanan ini hanya bila bayi sudah cukup besar dan sudah bisa mengunyah dengan baik (sekitar 3 tahun).

Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
New
Sarung Bantal Ibu Hamil

10%

Rp 135.000 150.000
New
Bantal Guling Ibu Hamil (maternity pillow)

6%

Rp 375.000 400.000
New
Bedong Bayi Instant Animal

23%

Rp 58.000 75.000

Produk Terbaru