09.00-17.00 WIB
081334130336
081334130336
081334130336
D18C1A4D
Menu

5 Tips mencegah gumoh pada bayi ayah bunda

KategoriBayi
Di lihat7747 kali
Harga Rp (Hubungi CS)
Beli Sekarang

inilah cara mengatasi gumoh atau muntah pada anak bayi

Pada saat bayi berusia 0 hingga 3 bulan, tak jarang ia mengalami gumoh atau yang dalam istilah kedokteran disebut Gastroesophageal Reflux (GER). Kondisi ini ditandai dengan keluarnya gumpalan putih atau ASI dari mulut si kecil sesaat setelah mimi susu. Tidak perlu khawatir, gangguan ini normal terjadi dan akan hilang sendiri setelah si kecil tumbuh besar dan sistem pencernaannya semakin sempurna. Meskipun obatnya yang paling mujarab memang adalah waktu, ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mencegah terjadinya gumoh, berikut adalah 5 diantaranya,

Baca juga: Bunda harus bersabar dengan kebiasaan si kecil berikut ini

Cara mencegah gumoh pada bayi

1. Hati-hati dengan jumlah makanan / ASI yang masuk ke perut. Gumoh biasa terjadi bila si kecil minum air susu ibu terlalu banyak atau terlalu cepat. Untuk menghindari kemungkinan makanan mengalir kembali keluar melalui mulut, cobalah untuk memberi si kecil susu dalam porsi yang lebih kecil, namun lebih sering.

2. Terjadinya gumoh juga berkaitan dengan adanya kelebihan gas dalam perut. Ketika gas tersebut mencari jalan keluar, ia akan membawa sebagian makanan dalam perut bayi keluar melalui mulut. Untuk mengurangi resiko terjadinya gumoh karena kelebihan gas, biasakan untuk membantu bayi bersendawa beberapa kali di tengah waktu mimi dan ketika selesai mimi. Bunda bisa membantu si kecil bersendawa ketika berpindah ke payudara lainnya ketika menyusui, atau ketika susu di botol tinggal setengah bila si kecil mengkonsumsi susu formula. Caranya, posisikan bayi dengan punggung tegak selama 20 hingga 30 menit setelah selesai makan sambil menepuk-nepuk punggungnya.

Baca juga: Mengatasi si kecil yang susah makan

3. Gumoh bisa dipicu oleh tekanan di perut bayi setelah ia minum susu. Karena itu, sebaiknya jangan membaringkan si kecil dalam posisi tertelungkup setelah minum susu. Para ahli belum yakin apakah penggunaan tempat duduk bayi atau infant seat setelah minum susu bisa memicu gumoh atau makanan justru akan tetap di dalam perut karena terpengaruh gaya gravitasi (pada infant seat bayi diletakkan dalam posisi punggung tegak).

4. Saat si kecil mengkonsumsi susu formula, ini juga bisa berkaitan dengan terjadinya gumoh. Sekitar 5% bayi memiliki kesulitan mencerna protein yang terkandung dalam susu sapi dan susu berbahan dasar kedelai (Milk Soy Protein Intolerance / MSPI). Gumoh terkadang disertai gejala lain seperti berkurangnya nafsu makan, perubahan pada feses bayi, dan gas berlebih. Bila ini terjadi, konsultasikan dengan dokter mengenai penggantian susu formula yang sedang digunakan. Bila si kecil memang memiliki intoleransi, cobalah berikan susu formula berlabel hypoallergenic selama 1 hingga 2 minggu dan amati hasilnya.

Baca juga: 5 Tips mengatasi si kecil yang masih suka ngompol

5. Secara umum, sereal bayi tidak direkomendasikan sebelum si kecil berusia 4 hingga 6 bulan. Akan tetapi, ada pengecualian bila ia diberikan untuk mengurangi reflux / gumoh. Memberikan susu yang dikentalkan dengan sereal beras bisa mengurangi gumoh. Bila dokter memberi lampu hijau, berikan campuran  60 hingga 120 ml susu formula dengan 1 sendok makan sereal bayi berbahan beras. Alternatif lain, gunakan susu formula khusus yang telah ditambahkan beras di dalamnya yang memang diperuntukkan bagi si kecil yang sering gumoh.

Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
New
Sarung Bantal Ibu Hamil

10%

Rp 135.000 150.000
New
Bantal Guling Ibu Hamil (maternity pillow)

6%

Rp 375.000 400.000
New
Bedong Bayi Instant Animal

23%

Rp 58.000 75.000

Produk Terbaru