09.00-17.00 WIB
081334130336
081334130336
081334130336
D18C1A4D
Menu

5 Tips mencegah & meredakan sembelit pada ibu hamil

KategoriKehamilan
Di lihat1148 kali
Harga Rp (Hubungi CS)
Beli Sekarang

tips meredakan konstipasi pada ibu hamil

Gejala konstipasi atau sembelit cenderung lebih sering terjadi pada ibu hamil. Menurut statistik 50 persen dari ibu hamil mengeluhkan tanda-tanda gangguan pencernaan ini. Para ahli mengungkap, bahwa peningkatan kadar hormon progesterone didalam tubuh ibu hamil menjadi pemicu meningkatnya resiko terkena sembelit. Hormon progesteron berdampak melemaskan seluruh otot halus , termasuk otot yang terdapat pada saluran pencernaan.

Baca juga: Tips tepat menyimpan ASI

Dampak langsungnya, makanan yang masuk kedalam usus bergerak lebih lambat. Kondisi sembelit juga dapat diperburuk saat si janin dalam uterus semakin membesar dan menekan bagian rektum (saluran akhir dari sistem pencernaan) bunda. Konsumsi suplemen zat besi dosis tinggi juga dipercaya memperparah kondisi sembelit pada ibu hamil.

Mencegah konstipasi pada ibu hamil

Meski dikategorikan sebagai kondisi yang tidak berbahaya, konstipasi sering kali membuat ibu hamil merasa tidak nyaman. Berikut adalah beberapa tips yang dapat dilakukan untuk menurunkan resiko dan meredakan sembelit selama masa kehamilan:

1. Minum cukup air. Terlebih bagi ibu hamil, mendapatkan asupan cairan yang cukup sangatlah penting. Para ahli merekomendasikan ibu hamil minum setidaknya 6-8 gelas air dalam sehari.

2. Makan makanan berserat tinggi. Jenis makanan berserat tinggi seperti sereal gandum untuh, beras merah, kacang-kacangan, buah-buahan, serta sayuran telah lama diketahui mampu mencegah dan meringankan gejala sembelit. Bunda dapat memasukan ragam makanan diatas sebagai cemilan sehat atau bahan makan berat.

Baca juga: Usia saat anak bayi mulai bisa jalan

3. Olahraga teratur. Gerakan olah raga tidak hanya bagus untuk melatih kekuatan fisik ibu hamil, namun ternyata juga dapat meredakan serangan sembelit. Beberapa olahraga yang direkomendasikan bagi ibu hamil diantaranya adalah berenang, jalan kaki, bersepeda, dan yoga.

4. Jangan menunda BAB. Setelah makan biasanya sistem pencernaan bunda akan aktif, oleh karenanya luang kan waktu untuk ke toilet setelah makan. Saat bunda merasa ingin ke toilet, jangan menahan atau menundanya karena dapat memperbesar resiko terkena sembelit.

5. Konsultasi dengan ahli. Saat bunda melakukan kunjungan rutin ke dokter, sampaikan gejala sembelit yang bunda alami. Jika dokter sebelumnya meresepkan suplemen kehamilan yang mengandung kadar zat besi tinggi, mungkin ia akan menggantikan supplemen bunda dengan kadar zat besi yang lebih rendah.

Apakah konstipasi berbahaya?

Konstpasi akibat perubahan hormonal pada tubuh ibu hamil dikategorikan sebagai kondisi yang tidak berbahaya, namun bunda perlu waspada terutama saat gejala sembelit disertai dengan gejala lain seperti sakit dibagian perut, disertai dengan diare, dan munculnya lendir atau bercak darah pada kotoran. Jika gejala tersebut ditemukan, segera temui dokter untuk berkonsultasi.

Baca juga: Tips mengolah buah-buahan untuk si kecil

Sering mengejan selama BAB karena kotoran (feses) yang kering dan keras dapat memicu atau memperburuk wasir, yaitu pembengkakan pembuluh darah didaerah anus. Wasir dapat membuat ibu hamil merasa tidak nyaman. Jika bunda mengalami sakit hebat atau nampak ada pendarahan pada bagian anus, segera temui dokter untuk mendapatkan tindakan medis.

Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
New
Sarung Bantal Ibu Hamil

10%

Rp 135.000 150.000
New
Bantal Guling Ibu Hamil (maternity pillow)

6%

Rp 375.000 400.000
New
Bedong Bayi Instant Animal

23%

Rp 58.000 75.000

Produk Terbaru