09.00-17.00 WIB
081334130336
081334130336
081334130336
D18C1A4D
Menu

5 Tips meningkatkan konsumsi serat saat hamil

KategoriKehamilan
Di lihat653 kali
Harga Rp (Hubungi CS)
Beli Sekarang

makanan yang mengandung serat sangat diperlukan oleh ibu hamil yang cenderung lebih rentan mengalami konstipasi akibat meningkatnya beberapa hormon kehamilan

Konstipasi adalah salah satu gangguan pada sistem pencernaan yang tidak diharapkan termasuk oleh para ibu hamil. Konstipasi dapat sangat mengganggu dan bisa mengakibatkan turunnya nafsu makan, bahkan pada beberapa kasus khusus dapat memicu ambeien. Konstipasi pada saat hamil disebabkan tingginya hormon kehamilan yang mempengaruhi kinerja usus disamping adanya tekanan pada organ pencernaan oleh tubuh janin yang terus membesar. Para ahli nutrisi merekomendasikan satu cara yang dinilai mudah dan efektif untuk mencegah konstipasi selama kehamilan yaitu dengan mengkonsumsi diet seimbang yang kaya serat.

Baca juga: Inilah 4 pemicu diare pada bayi dan balita

Serat dan konstipasi pada ibu hamil

Serat adalah bagian dari bahan makanan yang berasal dari tumbuhan yang tidak bisa diproses sendiri oleh sistem pencernaan manusia. Serat melewati usus kecil dan memasuki usus besar dimana di sana banyak terdapat bakteri “baik”. Bakteri usus tersebut akan membantu pencernaan serat melalui proses fermentasi. Proses ini bermanfaat bagi kesehatan usus dan dapat memperlancar percernaan karena bisa memicu kontraksi usus.

Tiga jenis serat yang penting bagi tubuh

Ada 3 jenis serat yang penting bagi tubuh. Berikut adalah penjelasan mengenai ketiganya dan cara yang efektif untuk memaksimalkan manfaatnya bagi tubuh kita.

1. Serat yang larut dalam air. Serat jenis ini menyerap air di usus sehingga makanan dalam usus mengembang dan memberi tekanan pada dinding usus. Hal ini merangsang kontraksi usus. Serat yang larut juga membantu menurunkan dampak buruk dari tingginya level gula darah dan membantu mengendalikan kolesterol dalam darah. Untuk memperoleh manfaat istimewa serat tersebut, konsumsilah berbagai makanan yang mengandung jenis serat ini, misalnya buah apel, barley, oat, kacang-kacangan dan inulin yang ditambahkan dalam makanan.

Baca juga: Jenis vitamin dan mineral untuk bayi

2. Serat tak larut. Serat tak larut membantu melancarkan pencernaan karena sifatnya yang mampu ‘menyapu’ makanan di dalam usus selagi ia bergerak melalui saluran pencernaan. Serat ini didapatkan dari makanan-makanan seperti gandum utuh, sayuran, dan kacang-kacangan.

3. Pati resisten. Pati resisten adalah pati dan produk-produknya yang berhasil melewati pencernaan di usus halus dan kemudian masuki ke usus besar. Pati resisten memiliki sifat prebiotik. Ia berfungsi memberi makan bakteri “baik” di usus sehingga berpengaruh positif bagi kesehatan usus dalam jangka panjang. Pati resisten dapat diperoleh dari kentang yang dimasak, pasta, beras, dan kacang-kacangan.

Baca juga: Mengatasi masalah tidur pada anak bayi

Tips meningkatkan asupan serat selama kehamilan

  1. Pilih roti berbahan dasar gandum utuh.
  2. Konsumsi lebih banyak gandum utuh dalam produk-produk pasta, beras merah, oat, atau barley. Konsumsi juga varietas gandum kuno seperti quinoa dan amaranth.
  3. Konsumsi lebih banyak kacang-kacangan, namun pilih yang tidak atau sedikit mengandung garam. Bila bunda mengkonsumsi kacang kalengan, bilaslah dengan bersih sebelum mengolahnya dan pilih produk kacang kalengan dengan kemasan yang terbuat dari plastik untuk mencegah kontaminasi zat kimia.
  4. Sebisa mungkin, makanlah buah-buahan dan sayuran bersama kulitnya, misalnya apel, kentang, kentang manis, dan pir, jangan lupa mencucinya sebelum dikonsumsi untuk menghindari potensi insektisida.
  5. Penuhi setengan porsi makan bunda dengna sayuran dan buah-buahan setiap kali makan.
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
New
Sarung Bantal Ibu Hamil

10%

Rp 135.000 150.000
New
Bantal Guling Ibu Hamil (maternity pillow)

6%

Rp 375.000 400.000
New
Bedong Bayi Instant Animal

23%

Rp 58.000 75.000

Produk Terbaru