09.00-17.00 WIB
081334130336
081334130336
081334130336
D18C1A4D
Menu

5 Tips singkat melindungi si kecil dari sumber penyakit

KategoriBayi
Di lihat1063 kali
Harga Rp (Hubungi CS)
Beli Sekarang

tips melindungi si buah ahti dari serangan bakteri berbahaya

Kebiasaan bayi yang suka memasukkan benda-benda (dari teething ring hingga benda kotor seperti rumput di halaman) ke dalam mulut membuat bakteri dan si kecil seolah menjadi sahabat karib. Memang, dalam kasus tertentu infeksi bakteri juga memiliki manfaat, yaitu dapat memperkuat sistem imun bayi. Akan tetapi, tidak dapat dipungkiri bahwa beberapa jenis bakteri sangat merugikan bahkan berbahaya bagi tubuh si kecil.

Karenanya, bunda pasti ingin sebisa mungkin menjauhkan  anak dari serangan bakteri pengganggu. Nah, beberapa info di bawah ini mungkin bisa membantu bunda untuk menjaga si kecil tetap sehat dan jauh-jauh dari infeksi bakteri berbahaya.

Baca juga: Tips mencegah serangan asma pada balita

Cara menjaga kesehatan si kecil

1. Tidak perlu khawatir bila si kecil memasukkan potongan makanan atau mainan yang tergeletak di lantai atau karpet. Selama kita menjaga lantai dan karpet tetap bersih bakteri tidak akan berkembang di sana. Sebaliknya, hati-hati dengan benda-benda yang jatuh ke tempat basah atau tengelam di dalam air karena jamur, lumut, dan bakteri yang merugikan dapat dengan mudah berkembang di lingkungan yang lembab.

2. Jangan khawatir dengan botol susu, dot, atau empeng yang tidak disterilisasi dengan metode khusus. Sebenarnya, kita tidak perlu mensterilkan alat-alat di atas dengan alat khusus yang mahal atau merebusnya bersama air mendidih di atas kompor. Bakteri dalam peralatan tersebut bisa disingkirkan dengan mencucinya dalam air panas yang diberi sabun (gunakan sikat khusus botol bila perlu).

Baca juga: Tips memilih pasta gigi untuk anak

3. Jangan berikan si kecil ASI yang diperas, susu formula, atau makanan bayi yang tersisa saat mereka minum atau makan. Air liur si kecil yang mungkin menempel pada dot atau sendok makan bisa jadi mengandung bakteri yang dapat mencemari makanan dan minuman tersebut. Isilah botol susu dengan seporsi ASI atau susu formula yang pasti dihabiskan si kecil dalam 1 waktu minum. Sendokkan sebagian makanan bayi dalam kemasan ke wadah lain sebanyak yang bisa dihabiskannya dan simpan sisanya di dalam lemari es. Bila si kecil tidak menghabiskan makanan atau susu yang bunda berikan, langsung saja buang sisanya dan jangan disimpan untuk waktu selanjutnya.

4. Jangan khawatir bila si kecil bermain dengan hewan piaraan yang tinggal di dalam rumah. Penelitian membuktikan bahwa anak yang bergaul dengan hewan peliharaan di rumah lebih sedikit memiliki kemungkinan mengidap alergi hewan di kemudian hari. Akan tetapi, jauhkan si kecil dari sisa makanan, mainan, dan kotoran hewan-hewan tersebut karena bisa menjadi sarang bakteri.

Baca juga: 7 Tips memaksimalkan kekebalan tubuh si buah ahti

5. Benda-benda yang mungkin ditemukan anak dari penjelajahannya di luar rumah, misalnya pasir pantai atau rumput di halaman tidaklah berbahaya. Akan tetapi, bunda harus selektif memilih benda-benda yang aman untuk disimpannya. Tunjukkan mimik yang khas sambil mengatakan “Hii.., jijik.. ” sambil mengalihkan perhatiannya ke hal lain yang lebih menarik. Selain itu, hati-hatilah dengan benda-benda di luar rumah yang jatuh ke tanah dimana di sana mungkin terdapat kotoran hewan, puntung rokok, air liur manusia, dan kotoran lain. Jangan pernah memungut kembali kue atau makanan lain yang telah jatuh ke tanah. Lebih baik pisahkan makanan menjadi 2 bagian sebelum diberikan pada si kecil, sehingga 1 bagian dapat diberikan kepada si kecil bila ia menjatuhkan makanan yang ada di tangannya.

Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
New
Sarung Bantal Ibu Hamil

10%

Rp 135.000 150.000
New
Bantal Guling Ibu Hamil (maternity pillow)

6%

Rp 375.000 400.000
New
Bedong Bayi Instant Animal

23%

Rp 58.000 75.000

Produk Terbaru