09.00-17.00 WIB
081334130336
081334130336
081334130336
D18C1A4D
Menu

6 Alasan kenapa ayah bunda harus membatasi jam nonton TV si kecil

KategoriParenting
Di lihat2371 kali
Harga Rp (Hubungi CS)
Beli Sekarang

Tips mengatur jam televisi si kecil

Saat si kecil nonton acara kegemaranya di depan televisi atau sibuk bermain game di depan komputer atau tablet, mereka nampak ‘anteng’ dan cenderung tidak rewel, namun dibalik semua kenyamanan saat ayah bunda terhindar dari rengekan si kecil, ada dampak negatif yang mengintai jika ayah bunda tidak mengonrol jam nonton televisi atau main game si buah hati.

Meski beberapa acara televisi dan game mengandung unsur pendidikan, para ahli tetap berpendapat bahwa waktu nonton mereka harus dikontrol dan dibatasi. Para ahli dari ikatan dokter anak di Amerika Serikat sangat menganjurkan si kecil dengan usia dibawah 2 tahun dan menyarankan anak diatas 2 tahun untuk membatasi jam nonton dan bermain game tidak lebih dari 1-2 jam per hari. terlalu banyak menghabiskan waktu didepan televisi dapat memicu sisi negatif.

(Baca juga: Inilah jawaban kenapa aktifitas fisik bagus bagi si kecil)

Dampak negatif  terlalu banyak nonton maupun  nge-game

1. Kegemukan. Semakin lama waktu yang dihabiskan si kecil di depan televisi, semakin besar peluang mereka mengalami kegemukan atau obesitas. Oleh karenanya, para ahli merekomendasikan para orang tua untuk tidak menempatkan televisi di kamar tidur si kecil. Selain menyebabkan kurang bergerak, menonton televisi dapat memicu nafsu ‘ngemil’ sehingga asupan kalori menjadi tidak terkontrol.

2. Terganggunya pola tidur. Hasil sebuah penelitian menunjukan adanya kaitan antara lama waktu yang dihabiskan si kecil untuk menonton tv dengan gangguan tidur atau setidaknya ketidak teraturan jam tidur yang mereka alami. Ketidak teraturan jam tidur dapat memicu kurangnya jam tidur dan pada akhirnya memicu timbulnya rasa lemas serta meningkatnya keinginan untuk ‘ngemil’.

(Baca juga: Resep jus buah dan sayur peningkat berat badan balita)

3. Gangguan prilaku. Si kecil yang menghabiskan lebih dari dua jam untuk nonton televisi atau bermain komputer cenderung memiliki gangguan emosional, sosial, dan konsentrasi. Sebuah studi menyatakan bahwa terlalu banyak menonton acara yang berbau kekerasan termasuk game saat mereka berusia 4 tahun berpotensi memicu karakter agresif dan mengintimidasi sesama saat mereka berusia 6 sampai 11 tahun.

4. Tubuh tidak vit. Para ahli mendorong agar si buah hati aktif bergerak dalam rangka melatih kekuatan, kelenturan dan daya tahan tubuh mereka. Terlalu banyak duduk menonton acara televisi dapat menghambat perkembangan fisik mereka.

5. Kekerasan. Terlalu banyak menonton acara dan game yang bertema kekerasan beresiko memicu tindakan kekerasan yang dilakukan si buah hati. Bahkan tontonan kartun seperti ‘Tom and Jerry’ juga harus diwaspadai. Saat si Tom memukul si Jerry dengan pentungan, mungkin sekilas seperti adegan lucu, tapi ayah bunda harus faham, si kecil adalah ‘peniru’ yang ulung, mereka bisa suka memukul hanya karena meniru si Tom tadi.

(Baca juga: 6 Langkah meredam sikap agresif si buah hati)

Mengatur jam nonton dan game si kecil

Jika si buah hati sudah terbiasa menonton televisi dalam waktu lama, tentu sedikit susah bagi bunda untuk merubah kebiasaan mereka, namun dengan kesabaran dan komitmen pasti ayah bunda bisa. Ciptakan kondisi rumah yang mendukung, misalnya dengan tidak menempatkan televisi di dalam kamar tidur mereka atau biasakan si kecil dalam kegiatan bermain dan belajar yang melibatkan mereka secara aktif. Dengan membuat perubahan-perubahan kecil pada rutinitas si buah hati, ayah bunda tentu dapat mengontrol jam nonton dan main game mereka.

Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
New
Sarung Bantal Ibu Hamil

10%

Rp 135.000 150.000
New
Bantal Guling Ibu Hamil (maternity pillow)

6%

Rp 375.000 400.000
New
Bedong Bayi Instant Animal

23%

Rp 58.000 75.000

Produk Terbaru