09.00-17.00 WIB
081334130336
081334130336
081334130336
D18C1A4D
Menu

6 Ketakutan paling umum selama masa kehamilan

KategoriKehamilan
Di lihat5758 kali
Harga Rp (Hubungi CS)
Beli Sekarang

berikut adalah ketakutan yang sering terjadi pada wanita hamil

Bunda yang sedang hamil mungkin sering merasa was-was karena berbagai hal, mulai dari kekhawatiran akan makanan yang dikonsumsi, hingga ketakutan akan terjadinya keguguran. Ketakutan yang dialami bunda adalah hal yang positif selama tidak berlebihan, jika bunda menghawatirkan kondisi kandungan segera temui dokter untuk berkonsultasi.

Berikut adalah 6 kekhawatiran yang paling umum dialami oleh wanita hamil beserta ulasannya dari sisi medis.

1. Takut akan berbaring di atas perut

Banyak ibu yang takut akan berganti posisi badan ketika sedang tertidur dan akhirnya berbaring tengkurap di atas perut tempat janin bersemayam. Mungkin memang terdengar menakutkan karena sepertinya sang ibu bisa saja menggencet si janin dan melukainya. Akan tetapi, ternyata bunda boleh merasa tenang. Tubuh kita diciptakan dengan ruang yang sangat memadai bagi bayi sehingga tidur tengkurap, terutama pada masa-masa awal kehamilan sangatlah aman. Pada saat perut mulai membesar, sangat sulit bagi bunda untuk tidur tengkurap dengan nyaman di saat tengah tertidur sehingga hal inpun tidak perlu dikhawatirkan.

Baca juga: Cara menyusui bayi yang benar

2. Khawatir memakan makanan yang salah

Bunda yang sedang hamil mungkin pernah khawatir akan makanan yang dikonsumsi. Kekhawatiran itu mungkin sangatlah besar sehingga bunda mengecek setiap label makanan untuk memastikan tidak ada zat berbahaya di dalamnya. Memang benar, ada makanan-makanan yang sangat dianjurkan dan yang tidak boleh dikonsumsi oleh ibu hamil. Akan tetapi, kecuali daging mentah, seafood, susu atau keju yang tidak dipasteurisasi, dan minuman beralkohol, makan dan minuman lain boleh dikonsumsi dalam batas tertentu. Misalnya kafein, meskipun dipercaya sebagai zat yang kurang baik bagi janin, ia boleh dikonsumsi selama kurang dari 200 mg setiap harinya. Jadi, jangan khawatir berlebihan tentang makanan selama hamil, namun jagalah supaya bunda mengkonsumsi makanan dengan gizi seimbang setiap hari.

3. Keguguran

Keguguran tentu adalah salah satu hal yang paling ditakuti oleh seorang wanita yang tengah hamil. Akan tetapi, jangan sampai ketakutan tersebut mempengaruhi emosi bunda secara berlebihan dan malah menimbulkan stres. Sebenarnya, keguguran sering terjadi pada trimester pertama dan resikonya menurun secara signifikan setelah usia kandungan mencapai 12 minggu. Jadi, kemungkinan terjadinya keguguran setelah usia kandungan tersebut sangatlah kecil.

Baca juga: Benarkan menyusui dapat menunda kehamilan?

4. Cacat pada bayi

Sebagian wanita hamil mungkin pernah mengalami kekhawatiran tentang kesehatan bayi yang dikandungnya, mengingat banyaknya tayangan di televisi yang mengangkat topik cacat lahir pada bayi. Sebenarnya, angka cacat lahir pada bayi di dunia tidaklah sebesar yang kita pikirkan. Di Amerika Serikat misalnya, rata-rata angka cacat lahir, baik besar maupun kecil hanyalah sekitar 3% dari total kelahiran setiap tahunnya. Cacat lahir memang mungkin terjadi, namun sebaiknya jangan khawatir berlebihan sebelum melakukan pemeriksaan medis. Kekhawatiran yang berlebihan dapat memicu stres yang malah dapat merugikan kesehatan bunda dan si kecil.

5. Pecahnya kantung ketuban

Pecahnya kantung ketuban memang mungkin terjadi, khususnya pada saat usia kehamilan mencapai 9 bulan atau lebih. Pecahnya kantung ketuban biasanya dipicu oleh kontraksi yang menandakan bahwa si bayi akan segera lahir. Sayangnya, pecahnya kantung ketuban terkadang tidak bisa dipredisksi. Bila hal ini terjadi, yang terpenting adalah tetap memiliki kontak dengan orang lain yang bisa menolong. Karena itu, sebaiknya bunda tidak bepergian tanpa ditemani pasangan atau anggota keluarga lain ketika waktu persalinan semakin dekat.

Baca juga: Tips memompa dan menyimpan ASI

6. Kelahiran prematur

Kelahiran prematur memang terjadi pada beberapa kehamilan. Akan tetapi, bunda tidak perlu khawatir karena sebagian besar kelahiran prematur telah diramalkan oleh dokter, sehingga dokter bisa memberi peringatan kepada ibu hamil yang beresiko mengalami kelahiran prematur. Kelahiran prematur biasanya terjadi bila ada riwayat kelahiran prematur di kehamilan sebelumnya, pada kehamilan kembar, dan ketika uterus ibu tidak terbentuk sempurna. Kelahiran prematur memang bisa terjadi tanpa ada tanda-tanda sebelumnya, namun kemungkinannya sangat kecil. Jadi, tetaplah tenang dan lakukan cek kehamilan secara teratur ke dokter.

Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
New
Sarung Bantal Ibu Hamil

10%

Rp 135.000 150.000
New
Bantal Guling Ibu Hamil (maternity pillow)

6%

Rp 375.000 400.000
New
Bedong Bayi Instant Animal

23%

Rp 58.000 75.000

Produk Terbaru