09.00-17.00 WIB
081334130336
081334130336
081334130336
D18C1A4D
Menu

6 Langkah agar produksi air susu ibu tetap melimpah

KategoriMenyusui
Di lihat1586 kali
Harga Rp (Hubungi CS)
Beli Sekarang

inilah 6 cara yang bisa dilakukan oleh ibu menyusui agar produksi asinya tetap banyak

Produksi air susu ibu dipengaruhi oleh beragam faktor. Beberapa hal termasuk pengunaan obat-obatan tertentu diduga dapat menyebabkan terganggunya produksi air susu. Tindakan operasi tertentu di bagian payudara, kelahiran bayi prematur, diabetes, menunda waktu menyusui, dan kegemukan berlebih juga berpeluang mengganggu produksi ASI.

Meski sebagian ibu menghawatirkan akan kondisi ASI-nya, kejadian produksi air susu yang kurang, cukup jarang terjadi, malahan mayoritas ibu menusui mampu memproduksi ASI sepertiga lebih banyak dari jumlah yang dibutuhkan si buah hati.

Baca juga: 6 Jenis makanan super untuk bayi

Tips meningkatkan produksi ASI

Berikut adalah beberapa tips yang direkomendasikan para ahli untuk meningkatkan produksi ASI:

1. Segera menyusui setelah persalinan. Terlalu lama menunda menyusui setelah persalinan dapat menyebabkan menurunnya produksi air susu. Minta bantuan kepada tenaga medis agar diberikan kesempatan menyusui segera setelah proses persalinan selesai. Bahkan saat ibu menjalani operasi cesar pun, mereka bisa langsung menyusui setelah kondisi memungkinkan.

2. Jaga frekuensi menyusui. Hindari menunda waktu menyusui terutama di pekan-pekan pertama pasca-persalinan. Ahli laktasi merekomendasikan bunda untuk memberikan air susu setidaknya setiap 2-3 jam sekali agar kebutuhan nutrisi si buah hati terpenuhi. Jarak yang terlalu lama antar menyusui dapat menurunkan produksi ASI.

Baca juga: 3 Makanan terlarang untuk bayi

3. Hindari penggunaan empeng. Memberikan empeng pada si kecil terutama dipekan-pekan pertama setelah persalinan dipercaya dapat mengganggu jadwal minum ASI si kecil, secara lebih lanjut hal ini berpotensi menurunkan produksi air susu ibu. Jika ayah bunda berencana memberikan empeng pada si kecil, para ahli merekomendasikan bunda untuk menundanya hingga usia si kecil mencapai 6 minggu.

4. Waspada dengan gangguan menyusui. Upayakan untuk memberikan ASI dari kedua payudara secara bergantian. Jika si kecil dibiasakan minum susu hanya dari satu payudara saja, kondisi ini berpotensi menurunkan produksi ASI. Jika si kecil sudah cukup kenyang minum dari satu payudara, bunda dapat memompa yang satunya untuk menjaga produksi air susu tetap lancar.

5. Berhati-hati dengan konsumsi obat. Beberapa jenis obat, termasuk obat yang mengandung pseudoephedrine, terbukti dapat mengganggu produksi air susu. Sebaiknya ibu menyusui selalu berkonsultasi dengan dokter saat akan mengkonsumsi obat-obatan tertentu, serta pastikan untuk membaca petunjuk penggunaan dalam kemasan.

Baca juga: Tips menyusui bayi prematur

6. Hindari asap rokok. Asap rokok, baik yang didapat saat ibu menyusui merokok atau berasal dari anggota keluarga lain yang merokok dapat menganggu produksi air susu. Para ahli sangat menyarankan agar para ibu menyusui sepenuhnya terbebas dari asap rokok agar tidak mengganggu proses produski ASI.

Memastikan air susu ibu selalu terjaga ketersediaanya sangat penting bagi pertumbuhan si buah hati. Jika ibu menyusui mengalami penurunan produksi ASI, segera temui dokter atau ahli laktasi untuk mendapatkan saran professional.

Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
New
Sarung Bantal Ibu Hamil

10%

Rp 135.000 150.000
New
Bantal Guling Ibu Hamil (maternity pillow)

6%

Rp 375.000 400.000
New
Bedong Bayi Instant Animal

23%

Rp 58.000 75.000

Produk Terbaru