09.00-17.00 WIB
081334130336
081334130336
081334130336
D18C1A4D
Menu

6 Langkah mendorong perkembangan motorik si kecil

KategoriKebugaran
Di lihat306 kali
Harga Rp (Hubungi CS)
Beli Sekarang

Langkah mudah mendorong perkembangan gerak fisik si kecil

Perkembangan gerak si kecil secara aktif dimulai pada saat dia mampu menegakan lehernya ketika masih bayi. Seiring dengan bertambahnya usia, kemampuan gerak si kecil terus bertambah pesat. Dia mulai bisa tengkurap, merangkak, berdiri, kemudian berjalan dan berlari. Pada saat mulai bisa berjalan, si kecil belum sepenuhnya bisa menjaga keseimbangan tubuh sehingga sering limbung dan terjatuh. Dalam beberapa tahun berikutnya si kecil akan sudah lancar berjalan, mondar-mandir di dalam rumah dapat bermain dan berolah raga.

Dalam tahap ini si kecil senang beraktifitas bahkan beberapa anak cenderung tidak bisa diam. Tugas ayah bunda adalah mengarahkan dan menjaga agar energi yang dimiliki si kecil tersalurkan kedalam aktivitas fisik yang aman dan memungkinkanya melatih kemampuan baru sehingga dapat membatu mengoptimalkan perkembangan gerak fisiknya.

Aktifitas fisik si kecil sebagaimana tersebut di atas tidak hanya sekedar membakar energi yang dimilikinya, tapi pada saat yang sama aktifitas tersebut juga melatih koordinasi otak dengan gerak anggota tubuhnya.

Langkah mudah mendorong perkembangan gerak fisik si kecil

1. Jika si kecil sudah mulai berjalan, beri kesempatan kepadanya untuk berjalan tanpa bantuan pegangan. Biarkan dia berjalan berputar-putar disekitar ruangan tapi pastikan ayah bunda tetap mengawasinya. Beberapa ahli tumbuh kembang anak tidak merekomendasikan alat bantu jalan yang dilengkapi dengan roda karena tidak melatih keberanian si kecil untuk mulai berjalan sendiri.

2. Jika si kecil sudah mulai lancar berjalan, latihlah dia untuk berjalan mundur. Gunakan permainan atau lagu yang melibatkan langkah mundur agar si kecil senang.

3. Ajaklah si buah hati ke tempat terbuka, biarkan dia bermain bola atau kejar-kejaran. Jangan batasi aktivitasnya selama ayah bunda dapat memastikan keamanannya.

4. Ajak dia untuk mengikuti gerakan tarian. Putarkan video atau musik untuk memotivasi dia agar mau menari. Gerakan melompat, berputar, dan gerakan kombinasi antara tangan dan kaki dalam gerak tarian akan melatih kemamuan motorik dan keseimbangannya agar menjadi lebih baik.

5. Jika memungkinkan, ajak si kecil ke arena bermain. Biarkan dia bereksplorasi dengan lingkunganya. Jika ada arena memanjat biarkan dia bermain di sana. Pandu dan bimbing jika si kecil belum terbiasa melakukan gerakan memanjat. Aktifitas memanjat dapat melatih otot-otot kaki dan tangan si kecil agar lebih kuat.

6. Latih si kecil untuk jongkok ketika mengambil benda atau latih dia duduk di kursi dengan cara membelakangi kursi. Jika memungkinkan berikan mainan yang dapat merangsang aktifitas fisik seperti bola dan mainan yang didorong atau dikendarai.

Pastikan keselamatan si buah hati

Biasanya anak balita belumĀ  banyak mengenal rasa takut sehingga mereka belum bisa mempertimbangkan resiko atau bahaya dalam beraktifitas. Menjadi tugas ayah dan bunda untuk selalu mengawasi dengan ketat tanpa harus membatasi aktifitas mereka agar keselamatan si kecil terjamin.

Pastikan lantai ruangan agar selalu kering untuk menghindari si kecil terpeleset, lindungi ujung tembok dan meja yang bersiku tajam dengan alat pelindung, gunakan pelindung pintu untuk melindungi agar si kecil tidak kejepit saat bermain pintu, pastikan colokan listrik dan benda berbahaya di rumah jauh dari jangkauan si buah hati.

Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
New
Sarung Bantal Ibu Hamil

10%

Rp 135.000 150.000
New
Bantal Guling Ibu Hamil (maternity pillow)

6%

Rp 375.000 400.000
New
Bedong Bayi Instant Animal

23%

Rp 58.000 75.000

Produk Terbaru