09.00-17.00 WIB
081334130336
081334130336
081334130336
D18C1A4D
Menu

6 Tips melindungi kulit balita dari bahaya sinar UV

KategoriParenting
Di lihat410 kali
Harga Rp (Hubungi CS)
Beli Sekarang

waspada dampak sinar uv matahari bagi kulit balita

Untuk kesehatan tubuhnya, anak-anak membutuhkan kontak dengan sinar matahari. Karenanya si kecil sebaiknya berjemur selama 15 hingga 30 menit sehari, terutama sebelum pukul 08.00 dan setelah puku 10.00. Namun, kulit balita masih sensitif bila dibanding kulit ayah bunda terutama saat mereka menerima paparan UV dari sinar matahari diatas jam 12 siang. Karena itu, menjaga dan melindungi kulit mereka selama mereka beraktivitas di luar menjadi penting.

Baca juga: 7 Jenis makanan berserat tinggi untuk balita

Pelindung dari sinar matahari

1. Memilih waktu yang tepat. Sebisa mungkin, pilih waktu yang aman untuk bermain bersama si kecil di luar rumah, yaitu diwaktu pagi dan sore hari.

2. Tempat teduh. Berlindung di tempat teduh dapat menghindarkan kulit dari sengatan sinar matahari. Namun, kulit si kecil masih bisa terbakar oleh pantulan sinar matahari. Bila ayah bunda sedang berada di tempat yang teduh bersama si kecil, lindungi ia dengan pakaian yang tertutup untuk menghindari kulitnya terbakar.

3. Payung atau kerai. Bila tidak dapat menemukan tempat yang teduh, gunakan payung sebagai pelindung. Pastikan payung yang digunakan membentuk bayangan hitam yang mampu melindungi dari sinar matahari. Bila bepergian dengan mobil, jangan lupa pasang kerai untuk melindungi si kecil dari sengatan sinar matahari.

4. Pakaian tepat. Pastikan pakaian si kecil terbuat dari kain yang ditenun rapat untuk melindunginya dari sinar matahari. Cara mengetahuinya, dekatkan pakaian ke lampu untuk mengetahui seberapa banyak cahaya yang berhasil menerobos melewati kain. Pakaian dari katun yang berlengan panjang dan legging katun menawarkan perlindungan yang cukup, tanpa membuat si buah hati kepanasan.

Baca juga: Tips merangsang minat baca si kecil

5. Topi. Aksesoris pakaian ini dapat melindungi si kecil dari sengatan sinar matahari khususnya di bagian kepala dan wajah. Pilih jenis topi yang nyaman dipakai dan memungkinkan si kecil berbaring dengan nyaman ketika mengenakannya.

6. Tabir surya. Tabir surya, bila dipadukan dengan tempat yang teduh dan pakaian yang aman , adalah perlindungan terbaik dari sinar UV. Gunakan tabir surya yang mengandung SPF 30++ pada setiap bagian kulit yang tidak tertutup pakaian. Lebih baik lagi bila tabir surya dibubuhkan 20 menit sebelum pergi keluar rumah dan dioleskan kembali setiap 2 jam. Ayah bunda dapat membeli jenis tabir surya yang khusus dibuat untuk anak-anak.

Beberapa mitos terkait sinar matahari

1. Beberapa orang percaya bahwa sinar matahari dapat mengatasi ruam popok. Memang benar, udara segar dah hangat mentari pagi dapat meringankan ruam popok. Akan tetapi, membiarkan si kecil terkena sengatan sinar matahari secara langsung bisa membuat kulitnya terbakar.

Baca juga: Hati-hati serangan cacing pada balita

2. Sinar matahari dipercaya sebagai sumber vitamin D bagi si kecil. Namun, di negara-negara tropis, dimana intensitas sinar matahari begitu tinggi, ayah dan bunda perlu lebih berhati-hati. Jangan membiarkan si kecil terpapar sinar matahari secara berlebihan, terutama saat cuaca terik atau kulit si kecil akan terbakar.

3. Beberapa penelitian membuktikan bahwa penggunaan tabir surya tidak dianjurkan bagi bayi berusia di bawah 1 tahun. Hal ini karena dikhawatirkan kulit bayi yang masih begitu tipis dapat menyerap tabir surya dan bahan kimia di dalamnya bisa membahayakan kesehatan.

img source: http://livelovesimple.com/camping-with-toddlers/

Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
New
Sarung Bantal Ibu Hamil

10%

Rp 135.000 150.000
New
Bantal Guling Ibu Hamil (maternity pillow)

6%

Rp 375.000 400.000
New
Bedong Bayi Instant Animal

23%

Rp 58.000 75.000

Produk Terbaru