09.00-17.00 WIB
081334130336
081334130336
081334130336
D18C1A4D
Menu

6 Tips membangun perilaku positif pada anak

KategoriParenting
Di lihat1828 kali
Harga Rp (Hubungi CS)
Beli Sekarang

cara mendidik agar si kecil berprilaku positif

Membangun perilaku positif pada anak-anak memang gampang-gampang susah. Akan tetapi, dengan usaha yang konsisten dan pantang menyerah kita akan berhasil membentuk anak-anak dengan berbagai kepribadian positif yang kita harapkan ada padanya (dan tentu saja diharapkan oleh lingkungan di sekitarnya). Berikut adalah beberapa tips untuk membangun perilaku positif pada anak-anak.

Baca juga: Gejala anemia pada bayi dan balita

Tips membangun prilaku positif si kecil

1. Teladan adalah kunci

Para orang tua adalah role model bagi anak-anak. Mereka mencari tahu apa yang harus dilakukan pada setiasp situasi dengan cara mengamati apa yang biasa dilakukan kedua orang tuanya. Karena itulah, teladan akanjauh lebih berkesan dibanding kata-kata. Biasakan memberi contoh yang baik sebelum menyuruh si kecil melakukan sesuatu, misalnya mengucapkan terima kasih, bersikap santun pada yang lebih tua, tidak berbicara dengan nada tinggi kepada ayah dan bunda, dan sebagainya.

2. Tunjukkan perasaan kita padanya

Salah satu komponen penting dari perilaku positif adalah empati. Membangun empati pada anak-anak bisa dimulai sejak dini dengan mengatakan dengan jujur pengaruh perilaku mereka terhadap perasaan kita. Dengan demikian, mereka dapat memahami segala sesuatu dari sudut pandang orang lain. Misalnya, bila si kakak dan si adik sering bertengkar karena maslah sepele ,bunda bisa mengatakan, “Bunda jadi sedih kalau kakak dan adik bertengkar terus. Sekarang baikan, ya.

Baca juga: Tips imunisasi bagi si buah hati

3. Berikan pujian

Usahakan memberikan 6 pujian positif untuk setiap 1 komentar negatif yang ayah dan bunda lontarkan. Rasio tersebut dapat menjaga keseimbangan emosional anak-anak. Perhatikan apa yang mereka lakukan, dan temukan banyak hal positif untuk dikomentari, daripada hanya memberi perhatian ketika si kecil sedang melakukan kesalahan saja.

4. Turunlah ke level anak-anak

Jangan ragu untuk merendahkan tubuh setinggi tubuh si kecil ketika berbicara padanya. Ini membnatu si kecil merasa lebih dekat dengan ayah dan bunda sehingga ia lebih mudah menangkap maksud dari kata-kata kita. Ini juga membantu kita sebagai orang tua untuk menangkap perasaan dan pikiran anak-anak dengan lebih baik.

5. Selalu jadi pendengar yang baik

Mendengarkan dengan aktif adalah salah satu kunci komunikasi yang baik antara orang tua dan anak. Anak-anak seringkali merasa kesulitan untuk memahami dan menyampaikan perasaannya pada orang lain ketika mereka merasa terganggu.

Baca juga: Pertolongan pertama saat si kecil cedera gigi

Mendengan dengan aktif bisa dilakukan dengan menyampaikan apa yang ayah dan bunda tangkap dari apa yang mereka ceritakan. Hal ini dapat membantu mereka merasa dihargai dan diperhatikan. Bila ternyata kita salah menangkap maksud si kecil, ia sendiri yang akan membetulkannya sehingga kita bisa mengerti perasaannya dengan lebih baik.

6. Patuhi janji

Patuhi setiap perjanjian yang kita lakukan dengan si kecil. Dengan demikian ia akan belajar untuk menghormati dan mempercayai kita. Menepati janji juga membuat si kecil lebih tenang bersama kita karena ia merasa berada pada situasi yang dapat diprediksi.

Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
New
Sarung Bantal Ibu Hamil

10%

Rp 135.000 150.000
New
Bantal Guling Ibu Hamil (maternity pillow)

6%

Rp 375.000 400.000
New
Bedong Bayi Instant Animal

23%

Rp 58.000 75.000

Produk Terbaru