09.00-17.00 WIB
081334130336
081334130336
081334130336
D18C1A4D
Menu

6 Tips mengurangi konsumsi gula balita bunda

KategoriNutrisi
Di lihat1426 kali
Harga Rp (Hubungi CS)
Beli Sekarang

alasan kenapa harus mengurangi konsumsi gula berlebih pada anak

Semua balita pasti menyukai panganan-panganan manis, seperti permen, coklat, kukis, dan sebagainya. Sayangnya, makanan manis mengandung banyak gula yang bila dikonsumsi terlalu banyak dapat menyebabkan berbagai masalah.

Dampak negatif konsumsi gula berlebih

Terlalu banyak gula dapat menyebabkan kegemukan, kerusakan gigi, dan gangguan kesehatan tulang. Selain itu, terlalu banyak makanan manis juga dikaitkan dengan berbagai gangguan lain, seperti membuat si kecil kurang berselera makan dan dapat menyebabkan balita menjadi lebih mudah lesu.

Baca juga: Cara memandikan bayi yang baru lahir

Melindungi si kecil dari gula merupakan tantangan tersendiri karena gula tambahan ada pada berbagai jenis makanan yang biasa dikonsumsi anak-anak. Berikut adalah 6 tips mudah dan efektif untuk mengurangi asupan gula pada balita.

Tips mengurangi konsumsi gula si kecil

1. Perbanyak makan buah.

Buah adalah makanan kaya nutrisi yang rasanya manis dan biasanya disukai anak-anak. Walaupun manis, bunda bisa sedikit rileks dan membiarkan si kecil memakannya, asal dalam ukuran yang proporsional. Berikan buah-buahan segar rendah gula, seperti strawberi atau buah ara.

Buah-buahan segar memang lebih baik, namun buah-buahan kering juga bisa diberikan sesekali sebagai alternatif. Buah-buahan kering, seperti kurma, sultana, atau kismis biasanya mengandung lebih banyak gula, karenanya batasi pemberiannya pada si kecil.

2. Hindari softdrink.

Dalam 375 ml softdrink rata-rata terkandung 10 – 11 sendok teh gula. Terbayang kan, banyaknya? Softdrink dikenal sebagai penyebab nomor wahid dari obesitas dan merupakan pemicu kerusakan gigi. Karena itu, jauhkan balita dari softdrink sebelum meminumnya menjadi suatu kebiasaan.

Baca juga: Tips membawa si kecil makan di restoran

3. Hati-hatilah memilih snack.

Berbagai snack manis yang dijual di pasaran banyak mengandung gula, bahkan pemanis buatan yang dapat merugikan kesehatan. Pilih snack yang lebih sehat, misalnya roti gandum dengan olesan alpukat, butter kacang, atau cream cheese dan cheese stick.

4. Telur vs sereal sarapan.

Berbagai produk sereal sarapan kini banyak dijual di pasaran. Selain lezat dan praktis, sereal sarapan dikemas dengan berbagai nutrisi penting yang baik untuk pertumbuhan anak-anak. Akan tetapi, produk sereal sarapan tersebut biasanya mengandung gula tambahan.

Sebagai alternatif lain untuk menu sarapan, bunda bisa sering-sering menyajikan telur. Telur adalah makanan fantastis kaya nutrisi yang rendah kalori. Penyajiannya pun mudah karena ia bisa dipadukan dengan berbagai bahan makanan, seperti tomat, wortel, atau sawi hijau.

5. Susu tanpa perasa lebih baik.

Balita sangat banyak mengkonsumsi susu karena pada usianya ia membutuhkan kalsium yang banyak terkandung di dalamnya. Supaya si kecil tidak mengkonsumsi gula tambahan secara berlebihan, pilih susu atau yogurth yang tidak diberi perasa.

Susu atau yogurth yang diberi perasa (misalnya coklat atau strawberi) biasanya mengandung lebih banyak gula dibanding yang tidak.

Baca juga: Waspada, resiko kecelakaan dirumah berikut ini!

6. Jangan terlalu ketat.

Penelitian membuktikan bahwa bila kita melarang si kecil memakan jenis makanan dengan ketat, ia akan semakin bernafsu memakannya setiap ada kesempatan. Lebih baik, hindari atau kurangi snack manis yang mengandung banyak gula di rumah, dan gantilah dengan snack-snack yang lebih sehat.

Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
New
Sarung Bantal Ibu Hamil

10%

Rp 135.000 150.000
New
Bantal Guling Ibu Hamil (maternity pillow)

6%

Rp 375.000 400.000
New
Bedong Bayi Instant Animal

23%

Rp 58.000 75.000

Produk Terbaru