09.00-17.00 WIB
081334130336
081334130336
081334130336
D18C1A4D
Menu

6 Tips seputar memompa ASI bagi bunda yang bekerja

KategoriMenyusui
Di lihat3231 kali
Harga Rp (Hubungi CS)
Beli Sekarang

berikut adalah tips seputar memeras asi bagi wanita yang bekerja

Menyusui si buah hati memerlukan komitmen tinggi dari bunda, terutama dalam hal jadwal pemberian ASI. Bagaimana jika bunda bekerja dan tidak memungkinkan membawa si kecil ketempat kerja, apakah bunda masih bisa memberikan ASI? Jawabanya adalah bisa!

Bagi bunda yang bekerja dan meninggalkan bayinya, bunda dapat memompa ASI untuk diberikan pada si kecil selama bunda pergi bekerja. Menyusui atau memeras air susu adalah salah satu upaya untuk menjaga agar produksi air susu tetap lancar. Berikut adalah beberapa tips bagi bunda yang memeras ASI agar berjalan lebih efektif.

Baca juga: 7 Tips agar si kecil semangat belajar membaca

Saran seputar memompa ASI

1. Persering memompa ASI. Semakin sering ASI di peras, semakin banyak air susu yang akan bunda produksi. Jika tempat kerja bunda dan kondisi memungkinkan, bunda dapat memompa ASI setiap beberapa jam selama 15 menit selama jam kerja. Jika tidak memungkinkan, bunda dapat menyiapkan ASI sebelum berangkat kerja. Gunakan pompa ASI yang berkualitas agar proses memeras menjadi lebih efektif.

2. Lakukan dengan rileks. Kondisi stress atau tetekan dapat menurunkan produksi ASI, oleh karenanya, para ahli sangat menyarankan agar bunda selalu menjaga kondisi pikiran agar terhindar dari tekanan. Untuk memeras air susu, pilih tempat yang tertutup dan tenang. Lakukan apa saja yang membuat bunda lebih rileks sebelum memeras ASI.

Baca juga: Porsi ideal makan anak balita

3. Tetap menyusui. Terutama saat bunda tidak bekerja, tetap susui si mungil sesuai kebutuhanya. Para ahli berpendapat, semakin sering bunda menyusui bayi, semakin banyak produski ASI saat diperas. Utamakan waktu menjelang malam, dipagi hari, atau sepanjang hari saat libur kerja. Jika bunda memiliki jadwal yang pasti, bunda dapat memnyampaikan pesan pada pengasuh si kecil untuk tidak memberikan susu saat jam-jam akhir sehingga begitu menjemput si mungil bunda dapat menyusuinya terlebih dahulu.

4. Hindari atau batasi susu formula. Memberikan susu formula sebagai tambahan akan menurunkan frekuensi minum ASI si mungil dan lebih lanjut dapat menurunkan produksi air susu ibu. Saat jadwal menyusui datang, upayakan untuk menyusui si kecil segera, jika bunda pergi bekerja, upayakan untuk memeras ASI saat jam menyusui datang. Hal ini dilakukan untuk memastikan agar produksi air susu tetap terjaga.

5. Minum cukup air. Pastikan bunda memenuhi kebutuhan cairan setiap harinya untuk memastikan kuantitas produski ASI. Air putih, jus, susu, atau sup dapat bunda konsumsi untuk memastikan kebutuhan cairan bunda terpenuhi. Hindari minuman bersoda dan berkafein. Jika tidak bisa menghindari konsumsi kopi, pastikan selama 2 jam berikutnya bunda tidak menyusui.

Baca juga: 7 Tips melatih ketajaman penglihatan si kecil

6. Hindari asap rokok. Menurut situs mayoclinic.org, baik sebagai perokok aktif atau pasif, asap rokok dapat menurunkan produksi air susu ibu. Merokok juga dapat merubah rasa ASI sehingga mungkin akan membut si kecil menolak disusui. Aktivitas merokok sebaiknya mulai dihentikan saat ayah bunda mulai merencanakan kehamilan.

Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
New
Sarung Bantal Ibu Hamil

10%

Rp 135.000 150.000
New
Bantal Guling Ibu Hamil (maternity pillow)

6%

Rp 375.000 400.000
New
Bedong Bayi Instant Animal

23%

Rp 58.000 75.000

Produk Terbaru