09.00-17.00 WIB
081334130336
081334130336
081334130336
D18C1A4D
Menu

7 Tips untuk bunda bila si kecil teramat “pemalu”

KategoriParenting
Di lihat569 kali
Harga Rp (Hubungi CS)
Beli Sekarang

bagaimana cara mengatasi anak balita yang pemalu?

Anak-anak memiliki karakter yang berbeda-beda. Ada anak-anak yang tampak antusias bermain dengan teman-teman sebayanya dan bisa menyampaikan setiap yang dipikirkan dan dirasakannya dengan penuh percaya diri. Akan tetapi, beberapa anak bersikap lebih hati-hati. Mereka mungkin tidak lekas bisa menikmati suasana di tempat baru, berdiri di tepi ruangan dan hanya menonton teman-temannya bermain, dan tidak segera menjawab ketika diajak bicara oleh orang asing. Anak-anak dengan karakter hati-hati biasa disebut anak yang “pemalu”.

Baca juga: Tips menangani luka memar pada anak

Sebenarnya, tidak ada ukuran benar dan salah yang pasti mengenai cara si kecil merespon suasana di tempat baru. Setiap anak memiliki caranya sendiri sesuai kepribadiannya masing-masing. Menjadi anak dengan kepribadian hati-hati juga memiliki keuntungan tersendiri. Mereka cenderung suka mengamati suatu lingkungan baru dahulu sebelum terlibat di dalamnya. Mereka akan melibatkan diri setelah menilai dan memperoleh gambaran dan pengetahuan mengenai lingkungan baru tersebut.

Daripada melabeli anak-anak sebagai anak yang “pemalu”, mungkin lebih baik kita berfikir bahwa mereka adalah pribadi yang cenderung hati-hati. Anak-anak tidak segera berbaur dengan lingkungan karena mereka membutuhkan waktu lebih banyak untuk merasa nyaman dengan suasana di sekitarnya.  Penelitian juga membuktikan bahwa melabeli anak dengan sebutan negatif akan mempengaruhi kepribadiannya. Anak yang pemalu tidak selalu tumbuh menjadi pribadi yang kurang percaya diri, dan peran orang tua sangat penting untuk membantu si kecil menjadi lebih baik.

Tips menangani anak “pemalu”

Ada beberapa hal yang bisa dilakukan para orang tua untuk membantu si kecil merasa nyaman dengan lingkungan dan orang-orang baru, misalnya:

Baca juga: Mengatasi sembelit si kecil tanpa obat kimia

1. Beri si kecil kesempatan untuk pergi ke tempat baru dan bertemu orang-orang baru. Ajaklah si kecil bermain di taman, berkunjung ke rumah rekan yang memiliki anak, atau sesekali pergi berekreasi bersama keluarga lain yang memiliki anak yang masih kecil.

2. Beri si kecil waktu untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan baru. Jangan memaksa si kecil berbaur dengan sekitar bila ia tampaknya merasa sangat tidak nyaman. Biarkan si kecil duduk di pangkuan bunda sejenak dan mengamati lingkungan baru, bila itu membuatnya merasa lebih baik.

3. Usahakan menjadi contoh dengan menunjukkan cara yang baik untuk berbaur dengan lingkungan. Misalnya, tunjukkan kepada anak cara memperkenalkan diri di tempat baru dengan ramah dan jangan lupa kenalkan juga si kecil.

4. Katakan kepada si kecil hal-hal yang menyenangkan yang bisa ditemui di tempat baru.

5. Beritahukan kepada si kecil cara berinteraksi dengan orang baru dan bahwa kita juga kadang merasa sulit untuk melakukannya.

Baca juga: 6 Langkah agar si kecil gak gampang sakit

6. Undanglah rekan yang memiliki anak kecil ke rumah. Si kecil bisa belajar berinteraksi dengan orang baru di lingkungan yang sudah ia kenal.

7. Hargai setiap karakter khusus si buah hati, walaupun kepribadian kita sangat berbeda dengannya. Selain itu, selalu percayalah pada kemampuan si kecil untuk belajar lebih percaya diri, karena apa yang kita pikirkan akan mempengaruhi si kecil.

Yang terpenting, selalu ingat bahwa setiap anak memiliki karakter dan potensi yang berbeda-beda. Fokuslah pada potensi si kecil. Kepribadian si kecil yang berhati-hati tidak harus membuatnya berhenti belajar dan berkembang.

Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
New
Sarung Bantal Ibu Hamil

10%

Rp 135.000 150.000
New
Bantal Guling Ibu Hamil (maternity pillow)

6%

Rp 375.000 400.000
New
Bedong Bayi Instant Animal

23%

Rp 58.000 75.000

Produk Terbaru