09.00-17.00 WIB
081334130336
081334130336
081334130336
D18C1A4D
Menu

8 Cara jitu menyiasati masalah susah makan pada anak balita

KategoriPrilaku
Di lihat1273 kali
Harga Rp (Hubungi CS)
Beli Sekarang

Trik menyiasati agar si kecil mau makan

Salah satu tantangan yang sering muncul saat mendampingi perkembangan anak usia balita adalah susah makan. Memberikan si kecil makan setiap hari terkadang diperlukan kesabaran saat ayah bunda harus adu argumentasi dengan si kecil yang terkadang menutup rapat mulutnya saat disuapi bunda.

Tentu masalah ini menghawatirkan bunda karena jika si kecil susah makan, bagai mana dengan perkembangan tubuhnya? Takutnya mereka jadi gampang sakit atau berat badan dibawah angka standar. Adakah cara yang bisa dilakukan agar si kecil makan lahap tanpa harus bersusah payah mengejar si kecil yang melarikan didi saat sendok makanan diarahkan kemulutnya?

Sebenarnya dengan cera dan tehnik tertentu ayah bunda dapat mengatasi masalah si kecil yang susah makan tersebut. Berikut adalah beberapa solusi yang bisa bunda coba.

(Baca juga: 4 Tanda saat bunda memberikan terlalu banyak makan pada si kecil)

Trik menyiasati agar si kecil mau makan

1. Ketahui porsi idealnya. Ukuran porsi makan si kecil tidak bisa disamakan dengan porsi orang dewasa. Menurut seorang dokter anak dari Kansas, Amerika Serikat, Sarah Hampl, MD., porsi makan ideal si kecil bisa ditakar berdasarkan ukuran tangan mereka. Berikan sumber protein seperti daging ayam, atau sapi seukuran telapak tangan mereka dan sumber karbohidrat beserta sayur dan buah masing-masing sebesar kepalan tangan mereka per sekali makan. Khusus cemilan, berikan seukuran genggaman tangan si kecil.

2. Jadwal makan yang teratur. Buatlah jadwal makan yang teraur 3 kali makanan utama dan 2 kali makanan cemilan sehat setiap harinya. Berusahalah untuk selalu agar ritme makan si kecil tetap, jika saatnya makan siang ya bunda harus segera memberikan mereka makan siang.

3. Kenalkan variasi makanan sejak dini. Mulai si kecil berusia 6 bulan, sebaiknya bunda mulai memberikan makanan halus dari berbagai jenis makanan dari kelompok sayur, buah, berbagai jenis sumber protein, dan berbagai jenis sumber karbohidrat dalam menu makanan mereka.

(Baca juga: Manfaat ajaib zat fitokimia pada sayur bagi si kecil)

4. Kenalkan makanan padat diusia tepat. Berikan secara bertahap dari mulai makanan semi padat dan bertekstur hingga makanan padat agar pencernaan mereka mulai belajar mengenali dan mencerna jenis makanan tersebut.

5. Berikan makanan bervariasi. Sajikan berbagai jenis makanan dengan bervariasi untuk menghindari kebosanan. Mengkombinasikan beberapa jenis makanan dapat dilakukan untuk membuat menu dercitarasa baru.

6. Sajikan dengan menarik. Penampilan makanan yang berwarna-warni atau dibentuk seperti karakter kesukaan si kecil dapat juga dilakukan untuk menarik minat makan si kecil. Gunakan pula alat makan yang menarik agar mereka mau terlibat secara aktif dalam acara makan mereka.

7. Suasana makan yang menyenangkan. Makan bersama keluarga yang hangat dan menyenangkan sedikit banyak dapat mengkondisikan si kecil agar mau menerima makanan yang sudah disiapkan. Jika diperlukan, beri makan si kecil sambil bermain disekitar rumah.

(Baca juga: Resep jus brokoli untuk optimalkan pertumbuhan si kecil)

8. Sediakan cemilan sehat. Makanan selingan atau cemilan dengan kandungan nutrisi berimbang dan porsi yang tepat dapat memenuhi kebutuhan nutrisi harian mereka. Buah, roti, keju, agar-agar, atau jeli adalah beberapa jenis makanan yang dapat dijadikan cemilan bagi si kecil.

Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
New
Sarung Bantal Ibu Hamil

10%

Rp 135.000 150.000
New
Bantal Guling Ibu Hamil (maternity pillow)

6%

Rp 375.000 400.000
New
Bedong Bayi Instant Animal

23%

Rp 58.000 75.000

Produk Terbaru