09.00-17.00 WIB
081334130336
081334130336
081334130336
D18C1A4D
Menu

Apakah mata merah pada bayi dan anak balita bersifat menular?

KategoriKesehatan
Di lihat1576 kali
Harga Rp (Hubungi CS)
Beli Sekarang

apakah mata merah pada balita menular

Sering kali ayah bunda khawatir saat mendapati mata si kecil tiba-tiba memerah, apalasi saat disertai dengan belekan. Sebagian orang seringkali segera menyimpulkan bahwa si kecil sedang mengalami sakit mata dan harus diisolasi dari anak yang lainya agar tidak menular. Para pendamping anak di arena day care akan segera merekomendasikan si kecil untuk tidak masuk kelas dulu sebelum benar-benar sembuh.

Dalam dunia medis, kondisi mata merah yang disertai dengan munculnya belekan, dikenal dengan istilah konjungtivitis. Kondisi tersebut umum terjadi saat mata si kecil terserang infeksi virus atau bakteri tertentu, dan betul, kondisi tersebut bersifat menular.

(Baca juga: 3 Penyebab utama ketulian pada anak balita)

Meski demikian, perlu ayah bunda ketahui bahwa penyebab mata merah tidak selalu karena infeksi virus atau bakteri tapi ada faktor lain yang dapat memicunya dan itu tidak bersifat menular.

Penyebab mata merah yang tak menular pada bayi dan balita

1. Alergi. Si kecil yang mengalami alergi, baik alergi makanan atau alergi lainya dapat menunjukan gejala mata merah dan berair. Menurut para ahli gejala mata merah karena alergi menempati posisi paling dominan diantara penyebab lainya. Jelas mata merah karena alergi tidak menular, hanya saja seringkali efek gatal pada mata memicu si kecil megosokkan tangan kemata. Inilah  yang berpotensi menimbulkan infeksi bakteri atau virus baru, khususnya saat tangan si kecil tidak bersih.

2. Iritasi. Mata merah pada bayi dan balita dapat juga terjadi karena iritasi ringan yang dapat disebabkan oleh asap rokok, polusi kendaraan, dan termasuk air kolam renang yang mengandung klorin cukup tinggi, dapat pula menyebabkan iritasi ringan pada mata si buah hati.

(Baca juga: Jika si buah hati digigit binatang)

Mata belekan pada bayi dapat juga disebabkan karena adanya penyumbatan saluran air mata ke daerah hidung. Kondisi ini cukup umum terjadi pada bayi yang baru lahir dan akan hilang dengan sendirinya.

Mengobati mata merah pada bayi dan balita

Mata merah yang dipicu oleh reaksi alergi dan iritasi biasanya akan segera hilang saat zat pemicu alergi atau iritasi juga menghilang. Kondisi gangguan pada mata tersebut sama sekali tidak memerlukan pengobatan khusus.

Begitu pula dengan mata merah yang disebabkan infeksi virus, juga tidak memerlukan pengobatan khusus. Cukup dengan membersihkan secara rutin kotoran mata. Pastikan selalu cuci tangan setelah membersihkan mata si kecil untuk menghindari penularan.

Sakit mata karena virus biasanya akan sembuh dengan sendirinya setelah 2-4 minggu. Meski demikian, ada baiknya ayah bunda memeriksakan kondisi si kecil ke dokter karena ada beberapa jenis virus termasuk diantaranya virus herpes yang dapat menimbulkan kondisi yang cukup parah pada mata si buah hati.

(Baca juga: Bahayakah jika si kecil makan tanah?)

Mata merah karena infeksi bakteri biasanya di tangani dengan cara memberikan antibiotik. Pemberian obat ini harus dibawah dan sepengetahuan dokter ahli.

Referensi

http://www.webmd.com/eye-health/tc/pinkeye-topic-overview

Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
New
Sarung Bantal Ibu Hamil

10%

Rp 135.000 150.000
New
Bantal Guling Ibu Hamil (maternity pillow)

6%

Rp 375.000 400.000
New
Bedong Bayi Instant Animal

23%

Rp 58.000 75.000

Produk Terbaru