09.00-17.00 WIB
081334130336
081334130336
081334130336
D18C1A4D
Menu

ASI melindungi bayi dari resiko alergi dan obesitas

KategoriMenyusui
Di lihat836 kali
Harga Rp (Hubungi CS)
Beli Sekarang

bagaimana menyusui bisa menurunkan resiko kegemukan pada anak?

Pada ahli dari berbagai kalangan sepakat, tidak ada sumber nutrisi yang paling baik bagi bayi yang baru lahir kecuali air susu ibu. Di saat-saat pertama setelah kelahiran si kecil, tubuh bunda mengeluarkan colostrum, yaitu air susu yang keluar untuk pertama kalinya dan diketahui mengandung zat kekebalan tubuh bagi si buah hati.

Baca juga: Kapan bayi mulai bisa merangkak?

ASI menurunkan resiko alergi pada bayi

Dibandingkan dengan bayi yang mendapat asupan ASI ekslusif, bayi yang mendapat asupan susu formula cenderung lebih rentan mengalami alergi makanan. Para ilmuwan berpendapat bahwa kandungan zat antibodi yang berupa molekul immunoglobulin A (IgA) dalam air susu ibu, berperan menurunkan resiko alergi pada tubuh si mungil.

Tanpa perlindungan dari molekul-moekul IgA, peradangan bisa terjadi pada dinding usus besar si kecil, menyebabkan ‘bocornya’ bagian pelindung usus. Kondisi ini dapat mengakibatkan beberapa jenis protein dari makanan yang tidak dicerna secara sempurna ‘merembes’ dan memicu reaksi alergi serta gangguan kesehatan lainya.

Si kecil yang mimum susu formula, tidak memiliki proteksi dari molekul-molekul immunoglobulin A, sehingga mereka lebih rentan terhadap pendarahan, reaksi alergi, dan beberapa gangguan kesehatan lainya.

Baca juga: Tips seputar merawat bayi yang baru lahir

ASI menurunkan resiko obesitas pada anak

Pemberian air susu ibu direkomendasikan sebagai salah satu upaya dalam menurunkan resiko obesitas atau kegemukan berlebih pada anak. Analisis terhadap 17 penelitian yang diterbitkan dalam the American Journal of Epidemiology, menunjukan bahwa menyusui dapat menurunkan resiko kegemukan saat anak menginjak usia remaja.

Para ilmuwan menduga adanya beberapa hal yang mengaitkan ASI dengan berat badan anak, diantaranya adalah:

  1. Air susu ibu mengandung lebih sedikit insulin daripada susu formula. Di dalam tubuh, salah satu peran insulin adalah menstimulasi pembentukan lemak.
  2. Bayi yang mengkonsumsi susu formula umumnya mengalami kenaikan berat badan yang cukup sihnifikan dalam beberapa pekan setelah kelahiran. Laju kenaikan berat badan yang cukup tinggi pada bayi seringkali dikaitkan dengan obesitas pada anak remaja.
  3. Bayi yang mengkonsumsi air susu ibu diketahui memiliki kadar leptin dalam tubuh yang lebih tinggi dibanding mereka yang mengkonsumsi susu formula. Leptin adalah jenis hormon yang dipercaya berperan dalam pengaturan nafsu makan dan lemak.
  4. Bayi yang minum susu ibu cenderung memiliki kontrol yang lebih baik saat mereka minum ASI sampai mereka kenyang. Hal ini dipercaya berpengaruh terhadap pola makan sehat saat mereka beranjak remaja.

Baca juga: 7 Tips seputar menyiapkan makanan bayi

Menyusui dapat menurunkan resiko terkena kangker

Manfaat menyusui ternyata tidak hanya dirasakan oleh si kecil, ada beberapa penelitian yang mengungkap bahwa wanita yang menyusui bayinya memiliki resiko yang lebih kecil untuk terkena serangan beberapa jenis kangker termasuk kangker payudara dan kangker ovarium. Menyusui bayi setidaknya selama satu tahun dinilai mampu menurunkan resiko kangker payudara secara signifikan.

Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
New
Sarung Bantal Ibu Hamil

10%

Rp 135.000 150.000
New
Bantal Guling Ibu Hamil (maternity pillow)

6%

Rp 375.000 400.000
New
Bedong Bayi Instant Animal

23%

Rp 58.000 75.000

Produk Terbaru