09.00-17.00 WIB
081334130336
081334130336
081334130336
D18C1A4D
Menu

Bahaya kekurangan zat besi pada balita dan cara mengatasinya

KategoriNutrisi
Di lihat1650 kali
Harga Rp (Hubungi CS)
Beli Sekarang

fakta seputar kekurangan zat besi pada sikecil

Zat besi digolongkan sebagai nutrisi esensial bagi tumbuh kembang balita Bunda. Zat besi diperlukan tubuh untuk memindahkan oksigen dari paru-paru ke seluruh tubuh dan membantu otot agar dapat meyimpan dan menggunakan oksigen. Kekurangan asupan zat besi dapat menyebabkan terganggunya proses-proses biologis dalam tubuh termasuk pada kondisi yang lebih parah dapat menimbulkan anemia.

Didalam tubuh, zat besi akan bergabung dengan protein khusus membentuk. Hemoglobin yang terdapat dalam sel darah merah ini bertanggung jawab dalam mengikat oksigen yang kita hirup di paru-paru dan mendistribusikanya keseluruh tubuh. Oksigen kemudian akan digunakan untuk proses metabolisme yang menghasilkan energi. Para ilmuwan menemukan bahwa kekurangan zat besi pada akak-anak dapat memicu gangguan pertumbuhan fisik dan mental sikecil.

Berapa banyak zat besi yang dibutuhkan sikecil?

Bayi yang baru lahir sudah memiliki zat besi didalam tubuhnya, namun asupan zat besi dari ASI sangat diperlukan. Kebutuhan zat besi pada bayi dibawah usia 6 bulan sudah terpenuhi dari ASI. Sikecil yang berusia 7 sampai 12 bulan rata-rata memerlukan asupan zat besi sebanyak 11 miligram perhari, sedangkan balita dengan usia 1 sampai 3 tahun memerlukan lebih sedikit zat besi yaitu 7 milligram per hari. Anak dengan usia 4 sampai 8 tahun memerlukan 10 milligram zat besi per hari.

Sikecil yang berisiko kekurangan zat besi

1. Bayi yang terlahir prematur dan memiliki berat badan dibawah angka normal biasanya membawa zat besi lebih sedikit dalam tubuhnya sehingga berpotensi mengalami kekurangan zat besi jika tidak mendapatkan asupan yang cukup melalui ASI dan susu formula khusus bayi prematur.

2. Bayi yang minum susu sapi sebelum usia satu tahun dan bayi diatas 6 bulan yang tidak mengkonsumsi makanan tambahan juga berisiko mengalami kekurangan zat besi. Diatas usia 6 bulan kebutuhan bayi akan zat besi akan semakin banyak sehingga asupan zat besi dari makanan pendamping sangat diperlukan.

3. Bayi yang mengkonsumsi susu formula yang tidak mengandung zat besi serta sikecil yang mengidap penyakit kronis seperti infeksi atau mempunyai pantangan makanan juga berisiko mengalami kekurangan zat besi.

Tanda-tanda sikecil kekurangan zat besi

Sikecil yang mengalami kekurangan zat besi biasanya akan menunjukan tanda-tanda seperti:

  • Lemah dan gampang cape
  • Pucat
  • Tidak nafsu makan
  • Bernafas dengan pendek dan cepat
  • Terdapat peradangan pada lidah
  • Detak jantung tak beraturan
  • Meningkatnya resiko terkena infeksi

Cara mencegah kekurangan zat besi pada bayi dan balita

1. Khusus bayi dibawah 6 bulan pastikan mereka mendapatkan ASI yang cukup. Jika sikecil tidaak minum ASI atau sedikit minum ASI, lengkapi asupan nutrisi sikecil dengan susu formula yang mengandung zat besi. Memberkan ASI sampai usia anak setidaknya 1 tahun sangat direkomendasikan, Jangan berikan susu sapi sebagai pelengkap apalagi pengganti ASI pada anak usia dibawah 1 tahun.

2. Berikan sikecil dengan usia diatas 6 bulan makanan pendamping dengan gizi yang seimbang dan kantungan zat besi yang cukup. Makanan yang kaya akan zat besi diantaranya adalah kuning telur, ayam, ikan, kacamg-kacangan, dan sayuran berdaun hijau gelap. Batasi atau kalau bisa hindari makanan yang tinggi kalori tapi miskin vitamin dan mineral seperti keripik kentang dan soda.

3. Berikan makanan yang mengandung vitamin C seperti jeruk manis, melon, apricot, dan tomat. Vitamin C diketahui dapat mengoptimalkan penyerapan zat besi oleh tubuh.

Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
New
Sarung Bantal Ibu Hamil

10%

Rp 135.000 150.000
New
Bantal Guling Ibu Hamil (maternity pillow)

6%

Rp 375.000 400.000
New
Bedong Bayi Instant Animal

23%

Rp 58.000 75.000

Produk Terbaru