09.00-17.00 WIB
081334130336
081334130336
081334130336
D18C1A4D
Menu

Bayi kuning: Gejala dan penanganannya

KategoriBayi
Di lihat1052 kali
Harga Rp (Hubungi CS)
Beli Sekarang

apakah gejala kuning pada bayi dan bagaimana cara penanganannya?

Kondisi kuning atau jaundice adalah penampakan warna kuning pada kulit, mata, dan mulut bayi. Kondisi ini disebabkan oleh kelebihan kandungan bilirubin dalam darah. Normalnya sel darah merah yang telah mati dipecah oleh hati menjadi bilirubin. Zat ini akan dipecah kembali menjadi zat-zat lain yang akan dibuang melalui urin.

Baca juga: 7 Tips agar si kecil semangat belaja membaca

Pada bayi proses pemecahan sel darah merah berlangsung lebih cepat daripada yang terjadi pada tubuh orang dewasa. Namun, hati bayi yang belum benar-benar sempurna dalam bekerja, terkadang kesulitan untuk memecah bilirubin sehingga kandungan bilirubin dalam darah menjadi tinggi. Karena itu, terjadilah kulit si kecil menjadi tampak kuning.

Gejala kuning pada bayi

Kondisi kuning pada bayi umumnya ditandai dengan perubahan warna kulit pada wajah menjadi kekuningan, kemudian menyebar ke bagian tubuh lain. Untuk menguji apakah si kecil mengalami kondisi ini, caranya sangat mudah. Tekan kulit bayi dengan sedikit keras menggunakan jari selama kurang lebih 3 detik, kemudian lepaskan. Bila kulit bayi yang baru saja ditekan berwarna kuning, berarti si kecil menderita kondisi kuning.

Kuning pada bayi biasanya terjadi antara 72 sampai 96 jam setelah kelahiran dan biasanya akan hilang dengan sendirinya pada saat bayi berusia 2 minggu atau 3 minggu. Pada bayi yang lahir prematur atau bila kondisi kuning yang terjadi lebih parah, gejala ini bisa bertahan dalam waktu yang lebih lama.

Supaya kuning tidak semakin parah

Agar kondisi ini tidak bertambah parah, para ahli merekomendasikan bunda agar memastikan si kecil cukup mendapat ASI atau susu formula. Bila si kecil minum ASI, berikan ASI secara teratur sesering mereka mau. Cukupnya asupan ASI akan membuat proses pemecahan bilirubin menjadi lebih cepat serta mencegah bayi dari dehidrasi.

Baca juga: 3 Jenis bakteri penyebabkeracunan makanan

Kuning pada bayi lebih umum terjadi pada bayi yang minum ASI, namun ini bukan alasan untuk berhenti menyusui. Jika kondisi ini tidak membaik atau si kecil tidak meningkat berat badannya, segera konsultasikan dengan  dokter anak. Ada beberapa alasan mengapa hal-hal tersebut dapat terjadi, termasuk apakah cara si kecil menyusu benar dan apakah si kecil minum ASI dalam porsi yang tepat. Pada beberapa kasus khusus, ayah bunda akan disarankan memberi si kecil sedikit susu formula disamping minum ASI untuk menurunkan tingkat bilirubin dalam darah.

Tingkat bilirubin yang terlalu tinggi bisa mempengaruhi kinerja otak si kecil. Karenanya, bila tingkat bilirubin dalam darah sudah terlalu tinggi, biasanya dokter akan menganjurkan tes darah bagi si kecil.

Penanganan penyakit kuning

Bila dokter menganjurkan tes darah dan hasil tes menunjukkan tingkat bilirubin yang tinggi, si kecil membutuhkan fototerapi. Fototerapi dilakukan dengan menyinar tubuh si kecil dengan lampu khusus dengan sinar berwarna biru. Sinar tersebut mengubah bilirubin di kulit menjadi zat lain yang lebih mudah dikeluarkan tubuh. Fototerapi bisa menimbulkan efek samping ringan seperti diare dan ruam ringan.

Memastikan si kecil cukup mendapat ASI atau susu formula bisa mengurangi efek samping fototerapi dan menghindarkan si kecil dari dehidrasi. Selama penanganan terapi, jumlah bilirubin dalam darah, suhu tubuh bayi dan jumlah urin bayi akan diawasi secara ketat. Bila tingkat bilirubin sudah normal, maka terapi akan dihentikan.

Baca juga: Aktivitas yang bagus untuk pertumbuhan fisik si kecil

Terkadang, bayi memerlukan penanganan khusus berupa transfusi darah untuk mengganti darah bayi. Hal ini dilakukan bila tingkat bilirubin yang tinggi sudah membahayakan fungsi otak si kecil. Hal ini biasanya dilakukan bila ternyata ibu dan bayi memiliki golongan darah yang berbeda yang tidak ditemukan selama kehamilan. Namun, kasus seperti ini sangat jarang terjadi.

Yang terpenting, bila ayah dan bunda mendapati kulit si kecil mulai berubah menjadi kuning, segera hubungi dokter. Dan selama penanganan, pastikan si kecil cukup minum ASI.

Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
New
Sarung Bantal Ibu Hamil

10%

Rp 135.000 150.000
New
Bantal Guling Ibu Hamil (maternity pillow)

6%

Rp 375.000 400.000
New
Bedong Bayi Instant Animal

23%

Rp 58.000 75.000

Produk Terbaru