09.00-17.00 WIB
081334130336
081334130336
081334130336
D18C1A4D
Menu

Bolehkah ibu hamil mengkonsumsi pemanis buatan?

KategoriKehamilan
Di lihat2617 kali
Harga Rp (Hubungi CS)
Beli Sekarang

ibu hamil, waspada dengan pemanis buatan

Saat seorang ibu hamil, mereka harus betul-betul memperhatikan kualitas dan kuantitas bahan makanan yang dikonsumsi setiap harinya. Nutrisi yang mereka makan harus memenuhi angka kebutuhan minimal untuk dirinya sendiri dan si janin. Salah satu hal yang harus menjadi bahan pertimbangan dalam hal makanan adalah pemanis buatan.

Sekilas tentang pemanis buatan

Baca juga: Bahaya junk food bagi si kecil

Pemanis buatan adalah komponen yang sengaja ditambahkan pada makanan untuk menambah rasa manis . Pemanis buatan umum digunakan dalam berbagai jenis makanan dan minuman seperti permen, soft drink, kue, serta beragam makanan dan minuman dalam kemasan.

Para pakar nutrisi mengelompokan pemanis buatan kedalam dua kelompok yaitu pemanis yang mengandung kalori dan pemanis yang tidak mengandung kalori. Termasuk kedalam kelompok pertama adalah gula pasir, gula palem, sukrosa, dextrose, sirup jagung, fruktosa, dan maltosa. Meski jenis pemanis ini mengandung kalori namun semuanya minim nutrisi. Contoh pemanis buatan yang tidak mengandung kalori misalnya aspartam atau sakarin.

Pemanis buatan dan kehamilan

Penggunaan pemanis berkalori pada ibu hamil masih diperbolehkan selama dalam batas yang direkomendasikan ahli, kecuali jika ibu hamil mengidap gangguan kesehatan khusus seperti diabetes, resistensi insulin, atau diabetes mellitus, mereka perlu membatasi konsumsi pemanis ini.

Karakter dari pemanis buatan yang tidak mengandung kalori umumnya memiliki tingkat kemanisan beberapa kali lipat dari pemanis berkalori sehingga dalam penggunaanyapun tidak diperlukan terlalu banyak. Beberapa jenis pemanis buatan ini sudah mendapatkan persetujuan badan pengawas kesehatan untuk digunakan dalam berbagai jenis produk makanan dipasaran.

Baca juga: 5 Jenis makanan unggul untuk anak

Beberapa penelitian merekomenasikan ibu hamil untuk membatasi konsumsi makanan yang mengandung pemanis non-kalori ini. 2 jenis pemanis buatan non-kalori yang dinyatakan aman dikonsumsi ibu hamil (dalam angka batas tertentu) diantaranya adalah:

1. Aspartam. Banyak dipergunakan sebagai pemanis dalam produk soft drink, permen karet, beragam minuman dalam kemasan, sereal, produk olahan susu, serta sebagai pemanis dalam beberapa jenis obat. Berdasarkan situs WebMD, aspartam boleh dikonsumsi oleh ibu hamil dan menyusui sampai batas tertentu.

2. Sucralose. Jenis pemanis non-nutrisi ini dibuat dari gula pasir dan banyak digunakan dalam produk olahan yang dioven, permen karet, produk jus, teh, dan kopi dalam kemasan, serta sirup. Sucralose dinilai tidak menaikan kadar gula darah sehingga dinyatakan aman dikonsumsi oleh ibu hamil dan menyusui.

Yang ini tidak direkomendasikan bagi ibu hamil

1. Sakarin. Jenis pemanis buatan ini sudah jarang digunakan, namun beberapa belas tahun kebelakang, sakarin banyak digunakan sebagai pemanis produk minuman dan makanan dalam kemasan. Dugaan adanya kaitan antara konsumsi sakarin dengan pembentukan kangker kandung kemih ternyata tidak terbukti, meski demikian, beberapa studi lain menunjukan bahwa sakarin dapat berpindah dari tubuh ibu hamil ke janin melalui plasenta, jadi meski belum ada ditemukan dampak negatifnya, ibu hamil sebaiknya menjauhi konsumsi makanan yang mengandung sakarin.

Baca juga: Pilihan bahan makanan sebagai pendamping ASI

2. Siklamat. Dibeberapa Negara maju termasuk di Amerika Serikat, penggunaan sikramat dalam produk makanan telah dilarang sejak lama karena terbukti dapat memicu kangker. Pemanis sikramat dinyatakan tidak amak dikonsumsi terlebih bagi ibu hamil.

Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
New
Sarung Bantal Ibu Hamil

10%

Rp 135.000 150.000
New
Bantal Guling Ibu Hamil (maternity pillow)

6%

Rp 375.000 400.000
New
Bedong Bayi Instant Animal

23%

Rp 58.000 75.000

Produk Terbaru