09.00-17.00 WIB
081334130336
081334130336
081334130336
D18C1A4D
Menu

Cara tepat menyimpan ASI untuk si buah hati

KategoriBayi
Di lihat2344 kali
Harga Rp (Hubungi CS)
Beli Sekarang

cara yang benar dalam menyimpan asi

Semua ahli pertumbuhan anak bersepakat bahwa ASI adalah makanan terbaik bagi bayi bunda sebelum mereka mengkonsumsi makanan padat. Memberikan ASI tidak hanya memenuhi kebutuhan gizi harian si buah hati, namun juga dapat melindungi si kecil dari berbagai penyakit di masa depan, serta mengokohkan hubungan emosional antara bunda dan si bayi.

Baca juga: Bolehkah si kecil diberi susu kedelai?

Kelebihan air susu ibu

1. Memperkuat imunitas bayi. ASI mengandung perpaduan unik antara asam lemak, antibodi, dan zat-zat lain yang melindungi si kecil dari penyakit dan infeksi serta mendukung perkembangan otak si kecil. Selain itu, ASI adalah makanan paling sesuai dengan sistem pencernaan bayi sehingga mudah dicerna.

2. Lebih praktis. ASI lebih murah dan praktis dari pada susu formula karena untuk memberikannya kita tidak perlu membawa botol susu kemana-mana, mensterilkan peralatan tiap kali akan digunakan, dan sebagainya.

3. Higienis. ASI sangat higienis karena bakteri-bakteri jahat tidak bisa masuk ke dalamnya, kecuali jika bunda memeras ASI untuk disimpan dan penangananya kurang higienis. Saat bunda akan menyimpan ASI untuk diberikan dilain waktu, pastikan untuk selalu mensterilkan botol atau tempat penampung ASI untuk menjaga makanan si kecil tidak tercemar sumber penyakit.

4. Paling cocok untuk bayi. Salah satu keajaiban ASI adalah ia dapat barubah sesuai dengan pertumbuhan bayi sehingga tetap memenuhi kebutuhan gizinya hingga usia 6 bulan. Bahkan setelah usia 6 bulan setelah si kecil mulai mengasup makanan semi padat, ASI masih sesuai untuk diberikan. Ketika bayi berusia 12 bulan ASI dapat memenuhi setengah kebutuhan nutrisinya, dan ketika ia berusia 24 bulan ASI masih dapat memenuhi sepertiganya.

3 Cara memeras ASI

1. Menggunakan tangan. ASI dapat diperas menggunakan tangan yang bersih dengan memberikan tekanan pada kelenjar susu di belakang puting susu. Susu yang diperas bisa langsung dialirkan ke dalam botol susu yang telah disterilisasi. Kita tidak memerlukan peralatan khusus, namun ini mungkin sedikit sulit dilakukan bula bunda belum terbiasa.

Baca juga: Apakah sabun memicu infeksi saluran kencing si kecil?

2. Menggunakan pompa manual. Pompa manual agak mirip dengan botol susu yang dilengkapi dengan bagian penyedot dan tuas. Letakkan bagian penyedot disekitar puting, kemudian pompa dengan menggunakan tuas dan susu akan terkumpul pada botol. Ketika selesai, lepaskan bagian penyedot, kemudian pasang penutup atau dot pada botol.

3. Menggunakan pompa elektrik. Pompa elektrik hampir sama dengan pompa manual, namun proses pemompaannya dilakukan oleh tenaga motor. Kekurangan pompa elektrik mungkin dari segi harganya yang agak mahal. Jadi, kita sebaiknya pastikan bunda mencari informasi dari berbagai media sebelum membeli pompa ASI elektrik untuk melihat apakah ia cocok dan cukup efektif untuk digunakan.

Tips seputar penyimpanan ASI

1. Tempat yang bersih dan aman. ASI yang sudah diperas harus disimpan di wadah yang steril yang dilengkapi dengan penutup atau di tas penyimpanan khusus. bunda dapat membeli botol atau kantung plastik khusus ASI yang dapat diperoleh di apotik terdekat.

2. Simpan ASI di lemari es. ASI bisa tahan hingga 5 hari di dalam lemari es. Pastikan kita mnyimpannya di bagian belakang lemari es dimana suhunya paling dingin, jangan disimpan di pintu lemari es.

Baca juga: 6 Permainan sederhana untuk mengasah otak si kecil

3. Menyimpan ASI di Bila bunda menggunakan lemari es biasa dengan freezer dibagian atas lemari es, ASI dapat bertahan dalam freezer tersebut kurang dari 2 minggu, namun jika bunda menggunakan freezer khusus (biasanya digunakan untuk membekukan daging), ASI bisa bertahan hingga3 bulan.

4. Mencairkan ASI yang beku. Untuk mencairkan ASI yang beku setelah disimpan di freezer, bunda dapat merendam wadah ASI di air hangat. Jangan mencairkannya di dalam microwave. Bila ASI dalam wadah tersisa setelah diberikan pada bayi, pastikan bunda untuk membuangnya.

Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
New
Sarung Bantal Ibu Hamil

10%

Rp 135.000 150.000
New
Bantal Guling Ibu Hamil (maternity pillow)

6%

Rp 375.000 400.000
New
Bedong Bayi Instant Animal

23%

Rp 58.000 75.000

Produk Terbaru