09.00-17.00 WIB
081334130336
081334130336
081334130336
D18C1A4D
Menu

Fakta-fakta seputar kondisi gawat pada janin

KategoriKehamilan
Di lihat478 kali
Harga Rp (Hubungi CS)
Beli Sekarang

inilah fakta seputar kondisi bahaya pada janin

Istilah gawat janin biasanya digunakan untuk mendefinisikan suatu kondisi dimana bayi tidak mendapat cukup oksigen selama kehamilan atau pada proses persalinan. Kondisi ini biasanya dideteksi melalui detak jantung janin yang tidak normal. Sayangnya, gawat janin belum dapat didefinisikan secara tepat. Padahal, kesalahan diagnosa mengenai kondisi janin dapat menyebabkan kesalahan dalam hal penanganannya.

Baca juga: 7 Tips memaksimalkan kekebalan tubuh anak

Kondisi gawat janin sering disalah artikan sebagai asphyxia kelahiran. Asphyxia kelahiran sendiri adalah istilah untuk mendefinikan kondisi dimana janin tidak mendapat cukup oksigen sebelum, selama, dan setelah proses kelahiran. Asphyxia kelahiran bisa disebabkan oleh rendahnya kadar oksigen dalam darah ibu dan berkurangnya aliran darah berisi oksigen pada plasenta.

Kondisi gawat janin bisa terjadi pada siapa saja, bukan hanya pada kehamilan yang beresiko tinggi. Karena itu, pemeriksaan kehamilan yang baik dan teratur oleh tenaga profesional di bidang kesehatan sangatlah diperlukan.

Diagnosa kondisi gawat janin

Sangatlah penting bagi tenaga kesehatan untuk terus memantau kondisi janin selama masa kehamilan. Hal ini diperlukan untuk mendeteksi kemungkinan terjadinya komplikasi pada janin. Salah satu cara yang biasa digunakan untuk memantau kondisi janin adalah monitoring FHR (Fetal Heart Rate) atau laju detak jantung si janin.

Tujuan aktivitas memonitoring detak jantung si janin, antara lain untuk:

  • Mendeteksi hipoksia (kondisi dimana jaringan tubuh janin kekurangna oksigen).
  • Memantau kontraksi rahim bunda.
  • Memonitor respon janin terhadap kondisi hipoksia.

Baca juga: Cara mengatasi biduran pada anak

Akan tetapi, monitoring FHR juga memiliki resiko, yaitu meningkatkan potensi kelahiran caesar akibat salah dalam menerjemahkan hasil monitoring FHR.

Kondisi yang menyebabkan kondisi gawat janin

  • Anemia (merupakan penyebab utama kondisi gawat janin)
  • Oligohydraminos (kondisi dimana cairan ketuban lebih sedikit daripada seharusnya)
  • Pregnancy Induce Hypertension (PIH), tekanan darah tinggi saat kehamilan
  • Kehamilan yang lebih lama daripada normal (42 minggu atau lebih)
  • Cairan ketuban yang bercampur meconium (kotoran pertama bayi) sehingga menyumbat jalan udara bayi

Tindakan untuk kondisi gawat janin

Resusitasi intrauterin adalah tindakan utama terhadap kondisi gawat janin. Tindakan ini meliputi:

  • Memastikan ibu cukup air
  • Memastikan ibu cukup oksigen
  • Amnioinfusion (memasukkan cairan ke dalam kantong ketuban untuk mengurangi tekanan pada tali pusar)
  • Tocolysis (menunda kelahiran prematur dengan menghentikan kontraksi sementara)
  • Dekstrosa hipertonik intravena

Baca juga: 5 Jenis makanan untuk kekuatan gigi si kecil

Terdapat kasus-kasus tertentu dimana diperlukan tindakan operasi caesar. Namun, karena adanya peluang kesalahan dalam menerjemahkan kondisi detak jantung janin, maka dibutuhkan tindakan lebih lanjut yaitu membandingkan hasil diagnosa dengan studi berdasarkan asam darah janin. Hal ini menunjukkan petingnya perawatan dan pemantauan intensif oleh tenaga profesional terhadap ibu hamil dan janin selama masa kehamilan.

Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
New
Sarung Bantal Ibu Hamil

10%

Rp 135.000 150.000
New
Bantal Guling Ibu Hamil (maternity pillow)

6%

Rp 375.000 400.000
New
Bedong Bayi Instant Animal

23%

Rp 58.000 75.000

Produk Terbaru