09.00-17.00 WIB
081334130336
081334130336
081334130336
D18C1A4D
Menu

Fakta sebenarnya seputar asthma pada anak balita

KategoriKesehatan
Di lihat872 kali
Harga Rp (Hubungi CS)
Beli Sekarang

4 Tips menghindari serangan asma si kecil dirumah

Para ahli mendeskripsikan asma sebagai peradangan yang menyerang organ pernafasan khsususnya saluran udara yang mengarah ke paru-paru. Sampai detik ini belum diketahui secara pasti kenapa serangan asma begitu mudah terjadi pada beberapa anak. Beberapa teori seputar penyebab asma berkembang termasuk dugaan adanya peningkatan kadar polusi udara.

Teori lain menyebutkan bahwa sebagian anak dibesarkan dalam kondisi over proteksi sehingga daya tahan tubuhnya tidak berkembang sebagaimana mestinya sehingga rentan serangan penyakit termasuk asma. Dalam Banyak kasus nampak adanya hubungan antara kondisi asma dengan alergi. Penelitian lain mengungkap bahwa kelompok anak yang mengidap obesitas memiliki resiko tinggi terkena asma dibandingkan kelompok anak dengan berat badan normal.

Baca juga: Tips jitu mengatasi anak susah makan

Berikut adalah beberapa faktor resiko atau hal-hal yang menyebabkan seorang anak beresiko tinggi terserang asma

1. Polusi udara. Menurut sebuah penelitian yang dilakukan di University of Southern California, Amerika Serikat, si kecil beresiko tinggi mengidap gangguan pernafasan termasuk asma jika sering terpapar polusi udara seperti partikel asap kendaraan bermotor, partikel debu, dan partikulat lainya di udara. Selain polusi udara, ada dugaan yang cukup kuat bahwa kandungan klorin dikolam renang yang cukup tinggi juga dapat memicu asma.

2. Over protektif. Ada hal yang cukup menarik dari hasil sebuah penelitian yang diakukan oleh para peneliti di University of Virginia Schoole of Medicine, diketahui anak yang sedari kecil berinteraksi dengan teman sebayanya di playgroup cenderung lebih tahan terhadap serangan asma. Penelitian lain mengungkap anak yang lahir dari keluarga yang memelihara kucing atau anjing cenderung lebih resisten terhadap serangan asma. Para peneliti menduga lingkungan bermain dan hewan peliharaan ‘mengenalkan’ beragam mikroorganisme yang secara tidak langsung melatih sistem kekebalan tubuh si kecil sehingga lebih resisten terhadap serangan penyakit.

Baca juga: 3 Cara mengatasi sembelit pada balita

3. Alergi. Banyak pengidap asma akan mengalami serangan saat mengalami kontak dengan benda yang memicu gejala asma. Masing-masing kasus dapat beda namun mumumnya sesak nafas akibat asthma bisa dipicu oleh hawa dingin, kutu debu, infeksi virus tertentu khususnya yang berdampak pada saluran pernafasan, asap rokok, dan beragam jenis makanan.

4 Tips menghindari serangan asma si kecil dirumah

Umumnya asma pada anak disebabkan oleh reaksi alergi, ada banyak hal yang dapat orang tua lakukan untuk meminimalisir terjadinya serangan asma yaitu dengan menghindarkan si kecil dari alergen atau penyebab terjadinya alergi. Berikut adalah empat cara utama menghindarkan si kecil dari serangan asma.

1. Hindari asap rokok. Asap rokok adalah pemicu utama dari serangan asma. Sebagian orang beranggapan jika merkok diruangan yang berbeda dapat melindungi si kecil, faktanya asap rokok dapat berpindah jauh karena hembusan angina. Asap rokok dapat menempel pada baju, rambut, dinding, gordeng, sofa dan yang lainya. satu-satunya cara untuk melindungi si kecild aria sap rokok adalah cengan cara berhenti merokok.

2. hati-hati dengan debu. Pastikan sekitar wilayah rumah bebas debu. Si kecil rata-rata menghabiskan waktu 8-10 jam di rumah sehingga memastikan bagian rumah bebas debu akan sangan membantu melindungi mereka dari penyebab serangan asma.

Baca juga: Si kecil suka memasukan tanah ke mulut?

3. Basmi kecoa. Keberadaan kecoa juga bisa menjadi penyebab asma si kecil. Tutup tempat sampah dengan rapat dan pastikan tidak ada celah yang dapat menjadi tempat masuk kecoa dari luar. Jika diperlukan dapat menggunakan obat anti serangga.

4. Kenali makanan penyebab alergi. Ada banyak jenis makanan yang dapat memicu alergi pada si kecil, beberapa yang umum diantaranya ikan, telur, kacang, jagung, dan udang. Jika ayah bunda sudah mengetahui trigger alergi si kecil, pastikan agar mereka tidak mengkonsumsi jenis makanan tersebut.

Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
New
Sarung Bantal Ibu Hamil

10%

Rp 135.000 150.000
New
Bantal Guling Ibu Hamil (maternity pillow)

6%

Rp 375.000 400.000
New
Bedong Bayi Instant Animal

23%

Rp 58.000 75.000

Produk Terbaru