09.00-17.00 WIB
081334130336
081334130336
081334130336
D18C1A4D
Menu

Fakta yang perlu diketahui bunda tentang sembelit pada balita

KategoriKesehatan
Di lihat1246 kali
Harga Rp (Hubungi CS)
Beli Sekarang

Cara mudah agar si buah hati terhindar dari sembelit

Gangguan pencernaan yang sering menimpa si kecil salah satunya adalah sembelit atau konstipasi. Umumnya kasus sembelit pada anak  tidak dikategorikan sebagai gangguan berbahaya, meski demikian dalam beberapa kasus ayah bunda perlu memberikan penanganan khusus termasuk membawa si kecil ke dokter guna mendapatkan diagnosa dan penanganan medis.

Sembelit dapat terjaadi saat si kecil telat buang air besar (BAB). Dalam kondisi normal, si kecil  umumnya buang air besar 1-2 hari sekali, jika si kecil tidak BAB dalam waktu 2-3 hari, feses atau tinja dalam usus akan mengeras dan cenderung lebih susah untuk dikeluarkan dan menyebabkan otot-otot usus berkontraksi sehingga memicu sensasi sakit perut. Dalam beberapa kasus yang lebih serius, tinja yang keras dapat melukai permukaan usus.

Baca juga: Sumber kalsium terbaik untuk balita

Penyebab sembelit pada anak balita

Mayoritas anak yang mengalami gangguan pencernaan sembelit umumnya disebabkan oleh hal-hal yang cenderung ringan dan tidak mengancam jiwa misalnya saat tubuh si kecil bereaksi terhadap susu sapi yang diberikan untuk pertamakalinya, kurang mendapatkan asupan air, kurang beraktifitas secara fisik, mengkonsumsi susu atau produk olahan susu dalam jumlah yang banyak, sering menahan BAB, serta mangalami stress berkepanjangan .

Selain penyebab diatas, kurang mendapatkan asupan serat juga terbukti dapat memicu munculnya sembelit. Konsumi serat dari buah dan sayuran yang cukup setiap harinya dapat menghindarkan si buah hati dari resiko sembelit.

Gejala umum sembelit pada balita

Hampir sama dengan orang dewasa, gejala-gejala yang dialami si buah hati saat mengalami sembelit diantaranya adalah BAB tidak teratur atau sulit buang air besar, perut terasa lebih kembung dan keras, serta mengeluh sakit perut atau si kecil menjadi lebih rewel dan sering memegangi bagian perutnya. Dalam beberapa kasus, gejala sembelit dapat pula disertai dengan muntah.

Baca juga: Inilah jenis makanan super untuk si kecil

Meski umumnya sembelit tidak terlalu serius, tidak ada salahnya untuk membawa si kecil ke dokter anak saat mereka mengeluhkan sakit perut terutama jika terjadi beberapa kali dalam seminggu. Ayah bunda juga harus curiga saat si kecil jarang BAB.

Langkah mengatasi sembelit pada anak balita

Jika si kecil divonis mengalami sembelit, biasanya dokter hanya akan menyarankan agar sikecil cukup mendapatkan asupan serat dari sayur dan buah-buahan. Cara mudah untuk menentukan porsi buah dan sayuran si kecil adalah dengan membandingkan dengan ukuran kepalan tangan si kecil. Para ahli merekomendasikan si buah hati mendapatkan asupan sayur dan buah sebanyak lima kali ukuran kepalan tangan si kecil per hari.

Dalam beberapa kasus yang dianggap cukup serius, dokter biasanya akan meresepkan obat pencahar khusus anak-abak untuk mempermudah pengeluaran tinja dari saluran pencernaan sibuah hati.

Baca juga: Tanda-tanda balita terkena radang tenggorokan

Cara sederhana agar si buah hati terhindar dari sembelit

1. berikan makanan dengan komponen serat yang cukup. Serat yang diperlukan sikecil banyak terdapat pada sayuran, buah-buahan, kacang-kacangan, dan sereal.

2. Pastikan si kecil mengkonsumsi cairan yang cukup setiap harinya. Hindari minuman yang mengandung soda dan berkadar gula tinggi. Jika si kecil lebih cenderung memilih jus, tambahkan sedikit air putih untuk meningkatkan konsumsi cairan mereka.

3. Libatkan si buah hati dalam aktifitas fisik sesuai dengan usia dan tahapan perkembangan mereka, serta ajarkan untuk tidak menahan buang air besar.

Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
New
Sarung Bantal Ibu Hamil

10%

Rp 135.000 150.000
New
Bantal Guling Ibu Hamil (maternity pillow)

6%

Rp 375.000 400.000
New
Bedong Bayi Instant Animal

23%

Rp 58.000 75.000

Produk Terbaru