09.00-17.00 WIB
081334130336
081334130336
081334130336
D18C1A4D
Menu

Angka Glycemic Index dan perannya bagi kesehatan si kecil

KategoriNutrisi
Di lihat268 kali
Harga Rp (Hubungi CS)
Beli Sekarang

kenapa harus pilih makanan dengan GI rendah?

Saat si kecil (termasuk ayah bunda) mengkonsumsi karbohidrat, sistem pencernaannya akan memecah karbohidrat tersebut menjadi gula. Gula hasil penguraian karbohidrat akan didistribusikan ke seluruh tubuh melalui sistem peredaran darah sampai ke sel-sel. Di sana gula akan menjadi sumber energi bagi tubuh termasuk bagi otot, sistem syaraf, dan otak.

Baca juga: 5 Jenis makanan dengan kadar Omega-3 tinggi

Apa itu Glycemic Index?

GI (Glycemic Index) merupakan suatu skala yang biasa digunakan untuk membandingkan beragam jenis karbohidrat berdasarkan seberapa cepat ia dipecah menjadi gula. Makanan dengan nilai GI tinggi, merupakan jenis makanan yang dipecah menjedi gula dengan cepat.  Makanan-makanan ini menimbulkan lonjakan pada tingkat gula darah untuk waktu yang singkat (sekitar 2 jam). Contoh makanan dengan nilai GI tinggi adalah cake, biskuit, beras berbiji panjang, dan kentang.

Sebaliknya, makanan dengan nilai GI rendah akan dipecah menjadi gula dalam waktu yang lebih lama dan lebih stabil. Hal ini menyebabkan pelepasan gula ke aliran darah lebih lama. Contoh makanan dengan nilai GI rendah adalah roti dari gandum utuh, pasta, susu, buah-buahan, dan kacang lentil.

Baca juga: 7 Cairan terbaik untuk hilangkan haus si kecil

Pengaruh nilai GI bagi pertumbuhan si kecil

Lalu, apakah pengaruh nilai GI pada makanan bagi tubuh anak-anak? Saat si kecil mengkonsumsi makanan dengan nilai GI tinggi, tingkat gula darahnya akan meningkat dengan cepat, kemudian turun kembali dengan cepat pula. Penurunan tingkat gula darah tiba-tiba akan menyebabkan tubuh si kecil menjadi lesu dan mudah lapar, secara lebih lanjut kondisi ini akan memicu mereka untuk semakin banyak ngemil.

Karenanya, makanan dengan nilai GI tinggi sering diasosiasikan sebagai penyebab meningkatnya resiko obesitas atau kegemukan berlebih, yang pada gilirannya akan meningkatkan resiko diabetes serta penyakit jantung. Fluktuasi ekstrim kadar gula darah juga dipercaya sebagai salah satu penyebab rusaknya pembuluh darah.

Makanan bernilai GI rendah akan membuat si kecil kenyang lebih lama sehingga mencegahnya makan dan ngemil terlalu banyak. Pelepasan gula ke dalam aliran darah yang lebih lama juga membuat suplai energi untuk aktivitas fisik dan mental si kecil lebih terjaga.

Tips memilih makanan sehat

Baca juga: Bolehkan si kecil diberi susu kedelai?

Nilai GI bukanlah satu-satunya pertimbangan untuk memilih asupan yang sehat bagi si kecil. Sebagai contoh, buah semangka memiliki nilai GI yang lebih tinggi dibanding keripik dan coklat batangan. Namun, kita semua juga mengetahui segala kebaikan semangka bagi kesehatan bila dibandingkan dengan makanan-makanan seperti keripik dan coklat batangan. Berikut ini beberapa hal yang bisa menjadi panduan sederhana memilih makanan dari suatu golongan makanan tertentu berdasarkan nilai GI-nya.

  • Roti gandum utuh dan oat bran memiliki nilai GI yang lebih rendah dibanding roti putih dan roti gadum tanpa biji.
  • Beras Basmati dan Doongara memiliki nilai GI yang lebih rendah dibanding jenis beras lain.
  • Sereal sarapan yang terbuat dari oat, dan barley memiliki nilai GI yang lebih rendah daripada sereal sarapan dari bahan lain.
  • Apel, pisang, anggur, mangga, peach, pir, plum, dan strawberry adalah buah-buahan yang nilai GI-nya rendah.

Bunda juga bisa menggunakan nilai GI sebagai pertimbangan untuk memilih camilan sehat bagi si kecil. Jenis camilan ini misalnya buah segar, buah-buahan kering, susu rendah lemak, yogurth rendah lemak, dan roti buah.

Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
New
Sarung Bantal Ibu Hamil

10%

Rp 135.000 150.000
New
Bantal Guling Ibu Hamil (maternity pillow)

6%

Rp 375.000 400.000
New
Bedong Bayi Instant Animal

23%

Rp 58.000 75.000

Produk Terbaru