09.00-17.00 WIB
081334130336
081334130336
081334130336
D18C1A4D
Menu

Hasil penelitian: Anak laki-laki lebih rentan mengalami autisme

KategoriParenting
Di lihat1112 kali
Harga Rp (Hubungi CS)
Beli Sekarang

Kenapa anak laki-laki lebh rentan autis daripada anak perempuan?

Menurut sebuah penelitian yang baru-baru ini dipublikasikan dalam the American Journal of Human Genetics, anak laki-laki cenderung lebih rentan mengalami gangguan perkembangan sistem syaraf termasuk autis dibandingkan anak perempuan. Penelitian tersebut mengungkap lebih jauh, diperlukan mutasi genetik yang lebih ekstrim untuk dapat memicu autisme pada anak perempuan.

“Salah satu misteri terbesar dalam dunia tumbuh kembang anak adalah kenapa anak laki-laki lebih banyak mengalami kelainan pertumbuhan dibandingkan dengan anak perempuan.” Kata Andrew Whitehouse, seorang pakar autisme dari Telethon Institute for Child Health Research, Australia.

Baca juga: Apakah demam tinggi menyebabkan kerusakan otak?

Anak laki-laki cenderung lebih mudah mengalami Kelainan Spektrum Autisme (Autism Spectrum Disorders). Secara statistik diketahui bahwa anak laki-laki empat kali lebih rentan terhadap autisme dibanding anak perempuan.

Seorang anggota tim peneliti yang bernama Sébastien Jacquemont dari the University Hospital of Lausanne dan Evan Eichler dari the University of Washington School of Medicine, menyatakan bahwa penyebab kerentanan terhadap gangguan perkembangan sistem syaraf pada anak laki-laki dan perempuan ada pada gen (gen adalah urutan DNA yang mempunyai fungsi tertentu).

Dalam penelitian tersebut, para ahli meganalisis sampel DNA dari sekitar 16.000 anak yang mengalami kelainan perkembanyan sistem syaraf dan sampel DNA dari 800 keluarga yang mengidap Kelainan Spektrum Autisme, kemudian mereka mengamati variasi jumlah gen-gen tertentu.

Baca juga: 8 Tips agar si kecil mau berolahraga

Hasil dari analisis yang mereka lakukan menunjukan bahwa perempuan memerlukan mutasi (perubahan) gen lebih banyak, khususnya gen yang berperan pada pertumbuhan otak, untuk memicu kelainan sistem syaraf seperti autis. Secara sederhana dapat dikatakan anak perempuan lebih tahan terhadap autis dibandingkan anak laki-lagi.

Meski demikian para peneliti mengatakan diperlukan penelitian lebih lanjut untuk mengungkap apa yang menyebabkan anak laki-laki lebih rentan mengalami kelainan akibat mutasi gen dibandingkan anak perempuan.

Sekilas tentang autisme

Menurut situs Wikipedia, Autis adalah kelainan perkembangan sistem syaraf yang dialami baik sejak lahir maupun saat masa perkembangan mereka. Beberapa gejala autis diantaranya adalah kesulitan dalam membina hubungan sosial dengan orang sekitar, kesulitan berkomunikasi secara normal, dan kesulitan dalam memahami emosi serta perasaan orang lain.

Para ahli menyatakan bahwa autis bukanlah penyakit kejiwaan melainkan gangguan yang terjadi pada perkembangan otak sehingga tidak dapat melaksanakan fungsi normalnya. Diperkirakan pada tahun 2013 di Indonesia terdapat lebih dari 112.000 anak yang mengalami autis.

Baca juga: 6 Tips mendorong perkembangan motorik balita

Sekilas tentang mutasi gen

Mutasi adalah perubahan yang terjadi pada bahan genetik pada DNA. Mutasi dapat terjadi karena dipicu oleh beberapa hal seperti zat penyebab mutasi termasuk asap rokok dan zat pewarna makanan berbahaya, radiasi sinar ultraviolet, dan bahan radiokatif.

Jika mutasi terjadi pada gen, yaitu urutan DNA yang memiliki fungsi tertentu, maka dapat memicu timbulnya kelainan genetik termasuk diantaranya adalah autis. Untuk mendapatkan informasi lebih jauh tentang Mutasi, silahkan berkunjung ke halaman Wikipedia berikut ini.

Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
New
Sarung Bantal Ibu Hamil

10%

Rp 135.000 150.000
New
Bantal Guling Ibu Hamil (maternity pillow)

6%

Rp 375.000 400.000
New
Bedong Bayi Instant Animal

23%

Rp 58.000 75.000

Produk Terbaru