09.00-17.00 WIB
081334130336
081334130336
081334130336
D18C1A4D
Menu

Hormon penting yang berperan pada masa kehamilan

KategoriKehamilan
Di lihat1696 kali
Harga Rp (Hubungi CS)
Beli Sekarang

hormon apa saja yang terlibat saat seorang wanita hamil?

Wanita yang sedang hamil pasti merasakan berbagai perubahan dalam dirinya, mulai dari perubahan fisik, seperti mual, sesak nafas, wasir, dan sebagainya, hingga letupan emosi yang seringkali muncul. Ternyata, berbagai perubahan pada masa kehamilan, baik maupun buruk, tak lepas dari perubahan hormon selama masa kehamilan. Hormon-hormon berikut sering dikaitkan dengan berbagai perubahan fisik dan emosional tersebut.

Baca juga: 6 Jenis buah agar si kecil selalu sehat

Follicle Stimulating Hormone (FSH) dan Luteinizing Hormone (LH)

Meskipun kedua hormon ini tidak aktif selama masa kehamilan, kehamilan itu sendiri terjadi tak lepas dari peran kedua hormon ini. FSH dan LH dihasilkan oleh kelenjar pituitari di otak. Keduanya berperan pada masa awal kehidupan manusia untuk mematangkan ovarium, serta berperan dalam berlangsungnya siklus menstruasi.

Pada awal siklus menstruasi, FSH merangsang pemasakan salah satu folikel (bantalan yang meliputi sel telur) dalam ovarium sehingga menghasilkan hormon esterogen. Esterogen mempengaruhi uterus untuk membentuk lapisan uterus, kemudian sekresi FSH pun dihentikan. Pada waktu yang bersamaan esterogen juga merangsang sekresi LH yang berperan dalam proses pecahnya folikel untuk mengeluarkan sel telur.

Folikel yang sudah tidak berisi telur tersebut akan menjadi corpus luteum yang kemudian menghasilkan hormon progesteron dan menghambat sekresi LH. Sel telur sendiri akan mencari jalan melewati tuba falopi untuk menunggu terjadinya pembuahan. Bila pembuahan terjadi, maka proses akan berlanjut ke kehamilan. Bila, tidak, sel telur akan turun dan keluar dari tubuh melalui peristiwa menstruasi.

Baca juga: Khasiat zat fitokimia dalam sayur untuk anak

Human Chorionic Gonadotropin (HCG)

Hormon ini akan mengalir dalam darah dan urin pada masa kehamilan, dan tidak dihasilkan diluar masa kehamilan. Hormon ini dihasilkan oleh sel-sel plasenta yang baru terbentuk dan merangsang corpus luteum untuk menghasilkan lebih banyak hormon esterogen dan progesteron. Kedua hormon ini berperan dalam perubahan-perubahan yang terjadi pada uterus sehingga ia siap menjalankan fungsinya selama masa kehamilan. Namun, kadar progesteron yang tinggi bisa menimbulkan gangguan, misalnya sesak nafas selama kehamilan.

Kadar HCG akan meningkat pada beberapa bulan awal masa kehamilan, dan levelnya akan lebih tinggi pada ibu yang mengandung anak kembar. Dokter kandungan biasanya memonitor kadar HCG dalam tubuh wanita hamil untuk mengetahui perkembangan janin.

Baca juga: Bahaya konsumsi gula berlebih pada anak

HCG juga sering dikaitkan dengan terjadinya morning sickness. Tingginya kadar HCG menimbulkan rasa mual pada trimester pertama kehamilan. Gejala morning sickness biasanya mereda pada trimester kedua ketika kadar HCG dalam tubuh menurun. Kadar HCG yang tinggi juga membuat wanita hamil lebih sering ke belakang. Akan tetapi, kadar HCG yang tinggi memiliki manfaat yang besar karena menurunkan kinerja sistem imun pada masa kehamilan. Mengapa bermanfaat? Tanpa peran HCG yang melemahkan sistem imun, tubuh akan menganggap janin sebagai benda asing dan hal ini sangatlah berbahaya.

Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
New
Sarung Bantal Ibu Hamil

10%

Rp 135.000 150.000
New
Bantal Guling Ibu Hamil (maternity pillow)

6%

Rp 375.000 400.000
New
Bedong Bayi Instant Animal

23%

Rp 58.000 75.000

Produk Terbaru