09.00-17.00 WIB
081334130336
081334130336
081334130336
D18C1A4D
Menu

Info penting: Susu formula sebagai suplemen bagi ASI

KategoriMenyusui
Di lihat3095 kali
Harga Rp (Hubungi CS)
Beli Sekarang

tips pemberian susu formula sebagai suplemen bagi air susu ibu

ASI adalah makanan terbaik bagi bayi. Ia mengandung berbagai nutrisi penting serta antibodi yang mampu menjaga pertumbuhan dan perkembangan si kecil tetap baik. Selain itu, menyusui juga memiliki manfaat yang besar bagi para ibu. Akan tetapi, kadangkala dokter menganjurkan bunda mendampingi ASI yang diberikan kepada si kecil dengan susu formula. Alasannya bisa bermacam-macam, berikut diantaranya:

Baca juga: Kapan sebaiknya bayi dimandikan?

  • Bayi lahir sangat prematur, yaitu sebelum minggu ke 32 kehamilan.
  • Bayi memiliki berat lahir yang sangat rendah, yaitu di bawah 1550 gm.
  • Bila kondisi kesehatan bayi sangat buruk.
  • Bila bayi tidak mencapai kenaikan berat badan yang ideal.

Selain kondisi-kondisi di atas, susu formula bisa diberikan pada bayi sebagai suplemen bagi ASI bila kita memiliki gangguan kesehatan tertentu yang menyebabkan kita tidak bisa menyusui dengan baik.

Resiko pemberian susu formula

Akan tetapi, memberikan susu formula bersama ASI kepada si kecil bukan tidak memiliki resiko. Ibu yang memberikan susu formula bersama ASI kepada bayinya, biasanya menemui kesulitan ketika akan menyusui secara penuh kembali. Hal ini dikarenakan suplai ASI bergantung pada seberapa banyak ASI yang dikeluarkan. Ketika memberikan susu formula bersama ASI, tentunya ASI yang kita keluarkan menjadi lebih sedikit.

Akibatnya, produksi ASI pun menurun. Oleh karena itu, pastikan bunda menghubungi bidan atau dokter sebelum melakukannya. Konsultasikan seberapa banyak susu formula yang perlu diberikan, berapa kali sehari, dan untuk berapa lama susu formula perlu diberikan pada si kecil.

Baca juga: Cara mengatasi demam pada bayi

Selain berkurangnya suplai ASI, bunda mungkin juga akan menemukan beberapa hal di bawah ini ketika memberikan susu formula sebagai suplemen bagi ASI:

  • Payudara bunda terlalu penuh sehingga akan timbul rasa nyeri. Hal ini juga bisa merangsang payudara untuk berhenti memproduksi ASI.
  • Menghisap susu dari botol susu dengan menghisap ASI dari puting payudara tidaklah sama. Memberikan susu formula bersama ASI bisa membuat bayi bingung kesulitan menghisap ASI. Karena itu, ia mungkin akan lebih suka minum susu formula dari botol daripada ASI.
  • Kotoran bayi bergantung dari makanan yang masuk ke dalam perutnya. Karena itu, memberikan susu formula mungkin menyebabkan berubahnya warna, bau, dan kepekatan kotoran yang ia keluarkan.

Tips menyusui kembali setelah pemberian susu formula

Setelah beberapa waktu, bunda mungkin ingin menyusui secara penuh kembali. Sebelum melakukannya, konsultasikan dengan bidan, konsultan laktasi, atau dokter terlebih dahulu. Waktu penyesuaian yang kita butuhkan untuk mengurangi pemberian susu formula pada si kecil dan kembali menyusui bergantung pada beberapa hal, di antaranya:

Baca juga: Hati-hati, bahaya mengintai dibalik bedak bayi!

  • Usia bayi.
  • Alasan yang melatarbelakangi pemberian susu formula bersama ASI.
  • Berapa banyak susu formula yang dikonsumsi bayi.

Bunda bisa mengurangi pemberian susu formula secara bertahap. Misalnya, pada awalnya kurangi susu formula sekitar 30 ml setiap harinya dan ganti dengan menyusui lebih sering. Jumlah tersebut bisa ditambah secara bertahap seiring berjalannya waktu. Pada akhirnya, diharapkan kita bisa menyusui 8 hingga 12 kali dalam sehari bergantung dari kebutuhan bunda dan si kecil.

Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
New
Sarung Bantal Ibu Hamil

10%

Rp 135.000 150.000
New
Bantal Guling Ibu Hamil (maternity pillow)

6%

Rp 375.000 400.000
New
Bedong Bayi Instant Animal

23%

Rp 58.000 75.000

Produk Terbaru