09.00-17.00 WIB
081334130336
081334130336
081334130336
D18C1A4D
Menu

Info seputar infeksi saluran kencing pada ibu hamil

KategoriKehamilan
Di lihat1611 kali
Harga Rp (Hubungi CS)
Beli Sekarang

informasi sepurat infeksi saluran kencing pada ibu hamil

Infeksi saluran kencing sering kali diasosiasikan dengan infeksi kadung kemih yang memiliki gejala berupa air seni nampak keruh, desakan untuk buang air terus, serta sensasi sakit seperti terbakar saat buang air kecil. Infeksi kandung kemih sangat umum ditemui pada wanita produktif berusia 20 sampai 50 tahun. Perlu diketahui bahwa infeksi kandung kemih adalah salah satu jenis dari infeksi saluran kencing.

Baca juga: Manfaat omega-3 bagi bunda hamil

Seseorang yang mengalami infeksi saluran kencing dapat mengalami infeksi dibagian ginjal, tempat dimana air seni dihasilkan, ureter, yaitu saluran yang menghubungkan ginjal dengan kandung kemih, kandung kemih, tempat dimana air seni ditampung sebelum dikeluarkan, dan uretra, yaitu saluran yang berperan mengalirkan air seni keluar tubuh.

Penyebab infeksi saluran kencing pada ibu hamil

Infeksi yang menyerang saluran kencing disebabkan oleh jenis bakteri yang biasanya bersumber dari kulit, organ kewanitaan, dan anus. Bakteri tersebut masuk melalui uretra menuju kandung kemih dan berkembang biak disana. Setelah berkembang biak, bakteri dapat menimbulkan peradangan dan memicu gejala-gejala sebagaimana disebutkan diatas.

Selain berkembang di kandung kemih, bakteri tersebut dapat mencapai ginjal melalui saluran ureter. Para ahli mengkategorikan infeksi ginjal sebagai kondisi serius dan harus segera ditangani secara medis. Jika dibiarkan, infeksi dapat masuk kedalam sistem peredaran darah dan dapat mengancam keselamatan ibu hamil.

Baca juga: Jumlah vitamin D yang diperlukan ibu hamil

Dampak negatif infeksi saluran kencing

Infeksi saluran kencing yang sudah mengenai ginjal ibu hamil juga dapat berdampak pada si janin. Kondisi ini dapat meningkatkan resiko kelahiran prematur dan bayi lahir dengan berat dibawah angka normal. Secara umum infeksi ini telah dihubungkan dengan naiknya angka kematian janin. Hal inilah yang menjadi dasar perlunya dilakukanya pemeriksaan rutin pada air seni ibu hamil.

Gejala infeksi kandung kemih pada ibu hamil

Tanda-tanda infeksi kandung kemih dapat berbeda antara satu wanita dengan yang lainya, namun secara umum penyakit ini dapat diidentifikasi dengan munculnya:

  • Rasa sakit dan tidak nyaman atau merasa panas saat buang air kecil atau saat melakukan hubungan badan
  • Merasa tidak nyaman didaerah panggul atau merasa sakit dibagian perut bawah
  • Sering merasa ingin buang air kecil namun saat buang air kecil merasa tidak tuntas.
  • Air seni nampak keruh dan berbau tidak seperti biasanya. Dalam kondisi tertentu, terdapat darah dalam air seni.

Karena selama masa kehamilan bunda menjadi lebing sering buang air kecil, dan ini bukan disebabkan

oleh infeksi, biasanya agak sulit untuk mengidentifikasi adanya infeksi di kandung kemih terutama saat gejala yang nampak samar-samar. Jika bunda menduga terkena infeksi kandung kemih atau infeksi saluran kencing lainya, bunda dapat mendatangi dokter untuk melakukan tes urin.

Baca juga: Probiotik dan alergi pada bayi

Gejala infeksi ginjal

Sebagaimana disebutkan diatas, infeksi ginjal dikategorikan sebagai kondisi yang berbahaya terutama bagi ibu hamil. Jika ibu hamil mengalami satu atau kondisi dibawah ini, segera temui dokter.

  • Demam tinggi terutama yang disertai dengan mengigil atau berkeringat
  • Rasa sakit dibagian pinggang atau tepat dibawah tulang rusuk bagian belakang
  • Mengalami mual dan muntah
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
New
Sarung Bantal Ibu Hamil

10%

Rp 135.000 150.000
New
Bantal Guling Ibu Hamil (maternity pillow)

6%

Rp 375.000 400.000
New
Bedong Bayi Instant Animal

23%

Rp 58.000 75.000

Produk Terbaru