09.00-17.00 WIB
081334130336
081334130336
081334130336
D18C1A4D
Menu

Informasi seputar tekanan darah tinggi saat hamil

KategoriKehamilan
Di lihat1501 kali
Harga Rp (Hubungi CS)
Beli Sekarang

bagaimana mengatasi tekanan darah tinggi saat hamil?

Tekanan darah tinggi pada masa kehamilan dikelompokan sebagai kondisi serius dan membutuhkan perawatan khusus dari tenaga medis. Ibu hamil yang memiliki kondisi ini tidak perlu terlalu khawatir, dengan penanganan yang tepat tekanan darah tinggi dapat dikendalikan dan tidak akan membahayakan bunda maupun janin.

Baca juga: Tips membiasakan si kecil tidur siang

Jenis tekanan darah tinggi saat hamil

  • Hipertensi gestational. Umumnya hipertensi gestational muncul setelah minggu ke-20 masa kehamilan. Tidak terdapat protein dalam urin wanita yang mengidap gangguan ini dan tidak ada tanda-tanda kerusakan organ. Terkadang, hipertensi gestational berkembang menjadi preeclampsia.
  • Hipertensi kronis. Hipertensi kronis adalah tekanan darah tinggi yang terjadi sebelum minggu ke-20 kehamilan. Karena gangguan ini biasanya tidak menunjukkan gejala khusus, mengenali awal penyakit ini menjadi tidak mudah.
  • Hipertensi kronis disertai preeclampsia. Gangguan ini terjadi pada penderita hipertensi kronis yang tekanan darah tingginya memburuk, disertai komplikasi lain, seperti adanya protein dalam urin.
  • Preeclampsia. Kondisi ini kadang terjadi pada penderita hipertensi kronis atau hipertensi gestational. Gangguan ini ditunjukkan dengan gejala tingginya tekanan darah dan adanya tanda-tanda kerusakan organ penting. Preeclampsia biasanya terjadi setelah masa kehamilan memasuki minggu ke-20. Bila dibiarkan tanpa penanganan, preeclampsia dapat menyebabkan komplikasi serius dan bisa membahayakan bunda dan janin.

Bahaya tekanan darah tinggi saat hamil

Tekanan darah tinggi selama kehamilan memiliki beberapa resiko, antara lain:

  • Mengurangi aliran darah ke plasenta.
  • Menjadi salah satu penyebab terkelupasnya plasenta dari dinding rahim.
  • Menjadi salah satu penyebab kelahiran prematur.
  • Menimbulkan resiko gangguan kardiovaskuler di masa depan.

Baca juga: 6 Langkah agar si kecil suka makan sayur

Apakah obat penurun tekanan darah aman bagi ibu hamil?

Beberapa obat-obatan penurun tekanan darah aman digunakan ketika hamil, dan beberapa sebaiknya dihindari. Karena itu, cara paling aman adalah berkonsultasi dengan dokter dan jangan meminum obat-obatan tersebut tanpa rekomendasi ahli. Dokter akan meresepkan jenis dan dosis obat-obatan penurun tekanan darah yang paling aman untuk dikonsumsi selama hamil. Ikuti anjuran dokter dalam meminum obat-obatan tersebut dan jangan mengubah-ubah sendiri dosis obat yang dikonsumsi.

Tips hamil bagi bunda dengan tekanan darah tinggi

Bila bunda mengalami tekanan darah tinggi, konsultasi kesehatan sebelum merencanakan kehamilan sangatlah penting. Dokter akan mengevaluasi cara kita dalam menangani tekanan darah tinggi dan merekomendasikan beberapa perubahan dalam penanganan tekanan darah tinggi yang selama ini telah dilakukan, bila perlu. Bila kita mengalami kelebihan berat badan, besar kemungkinan dokter akan menyarankan untuk mengurangi berat badan sebelum merencanakan kehamilan.

Kunjungan rutin ke dokter selama masa kehamilan juga wajib dilakukan. Berat badan dan tekanan darah kita akan terus dimonitor oleh dokter, dan mungkin akan dilakukan beberapa kali tes urin dan pemeriksaan darah. Dokter juga akan memonitor kondisi dan perkembangan janin, misalnya dengan USG, monitoring detak jantung janin, dan monitoring pergerakan janin setiap harinya.

Tips mengurangi resiko komplikasi selama kehamilan

  • Lakukan check up rutin ke dokter selama masa kehamilan.
  • Minumlah obat-obatan penurun tekanan darah secara teratur sesuai petunjuk dokter. Jangan menambah atau mengurangi dosis obat-obatan sendiri tanpa rekomendasi ahli.
  • Tetaplah berkegiatan dengan aktif. Ikuti pula petunjuk dokter berkaitan dengan aktivitas fisik selama masa kehamilan.
  • Makan makanan bernutrisi seimbang dan kurangi konsumsi sodium.
  • Hindari merokok, minuman beralkohol, dan obat-obatan terlarang. Selalu berkonsultasilah dengan tenaga kesehatan profesional sebelum mengkonsumsi obat-obatan tertentu.

Persalinan dan menyusui pada wanita dengan tekanan darah tinggi

Dokter mungkin merekomendasikan persalinan terinduksi beberapa hari sebelum waktu kelahiran pada wanita yang menderita tekanan darah tinggi. Bila terdapar gangguan preeclampsia atau komplikasi lain, persalinan terinduksi bahkan bisa dilakukan lebih awal. Pada penderita preeclampsia yang parah, dokter biasanya akan memberikan obat-obatan khusus. Pada beberapa kasus, dokter akan merekomendasikan kelahiran melalui operasi cesar.

Baca juga: Tips agar si kecil cepat bisa jalan

Para ahli merekomendasikan kepada wanita penderita tekanan darah tinggi untuk menyusui bayinya, meskipun sedang mengkonsumsi obat-obatan. Konsultasikan penyesuaian penggunaan obat-obatan tersebut kepada tenaga ahli supaya lebih aman dikonsumsi selama masa menyusui kerena terkadang ada obat-obtan tertentu yang perlu diganti. Dokter mungkin akan menganjurkan bunda tidak langsung menyusui sesaat setelah mengkonsumsi obat-obatan tersebut.

Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
New
Sarung Bantal Ibu Hamil

10%

Rp 135.000 150.000
New
Bantal Guling Ibu Hamil (maternity pillow)

6%

Rp 375.000 400.000
New
Bedong Bayi Instant Animal

23%

Rp 58.000 75.000

Produk Terbaru