09.00-17.00 WIB
081334130336
081334130336
081334130336
D18C1A4D
Menu

Inilah 4 jenis makanan memicu kolik pada bayi

KategoriBayi
Di lihat4898 kali
Harga Rp (Hubungi CS)
Beli Sekarang

apa saja jenis makanan dan minuman yang bunda konsumsi dandiduga menyebabkan kolik pada bayi

Gejala bayi kolik sering ditemukan pada bayi yang baru lahir, mereka bisa menagis dengan suara yang keras hingga berjam-jam. Jika si mungil yang berusia 2-3 pekan, ia menangis panjang sampai 3 jam, dan terjadi setidaknya 3 hari dalam sepekan, kemungkinan besar si buah hati mengalami kolik.

Sampai saat ini para ahli belum menemukan secara pasti apa penyebab kolik pada bayi, meski demikian mereka menduga ada beberapa hal yang dapat memicu kondisi ini seperti perut yang terlalu penuh dengan ASI dan gas, pola makan ibu, asupan nikotin dan kafein dari ibu, serta sistem pencernaan si kecil yang belum sempurna.

Baca juga: Tips agar si kecil tak suka mengigit

Kolik dan pola makan ibu menyusui

Salah satu dugaan penyebab kolik yang cukup populer adalah pola makan ibu menyusui. Jenis makanan yang dikonsumsi ibu akan secara langsung mempengaruhi cita rasa air susu. Para ahli menduga, beberapa jenis makanan mengandung komponen yang jika masuk kedalam tubuh si mungil melalui ASI, dapat membut mereka merasa tidak nyaman dan akhirnya memicu munculnya gejala kolik pada bayi.

Dugaan kolik akibat pola makan ibu menyusui akan semakin besar jika nampak ada korelasi antara konsumsi jenis makanan tertentu dengan waktu munculnya gejala kolik yang sekitar 2-24 jam setelah konsumsi makanan tersebut. Jika kondisi ini berulang saat bunda mengkonsumsi jenis makanan yang sama, maka besar kemungkinan kolik si kecil dipicu jenis makanan tersebut.

Makanan pemicu kolik pada bayi

Berikut adalah beberapa jenis makanan yang sering dilaporkan menjadi pemicu munculnya gejala kolik pada si buah hati. Perlu diingat bahwa dampak yang muncul akibat konsumsi makanan ini dapat berbeda antasa satu dengan yang lainya.

Baca juga: Tips agar si kecil lebih penurut

1. Produk susu dan turunannya. Diduga komponen dari produk susu dan turunanya seperti keju dan yogurt yang dikonsumsi ibu menyusui, masuk kedalam tubuh bayi lewat ASI dan berperan sebagai alergen atau pemicu timbulnya reaksi alergi dalam tubuh bayi, menyebabkan ketidaknyamanan si kecil.

2. Makanan dan minuman ber-kafein. Termasuk kedalam kelompok tersebut adalah kopi, teh, coklat, dan beberapa jenis minuman berenergi. Kafein juga bisa ditemui dalam beberapa jenis obat pilek. Kafein yang dikonsumsi ibu akan berpindah ke tubuh si kecil lewat ASI dan jika si mungil sensitif terhadap kafein, mereka bisa merasa tidak nyaman.

3. Makanan pedas atau berempah. Sebagian komponen yang terkandung dalam makanan pedas atau mengandung bawang putih yang dikonsumsi ibu hamil dapat terlarut dalam air susu ibu. Beberapa bayi yang sensitif, dapat merasa terganggu dengan keberadaan komponen makanan tersebut.

4. Makanan pemicu produksi gas. Meski belum banyak penelitian yang mendukungnya, beberapa jenis makanan yang diketahui dapat menyebabkan produksi gas berlebih dalam perut seperti kembang kol, bawang merah, brokoli, serta kol yang dikonsumsi ibu menyusui berpotensi menimbulkan ketidaknyamanan pada bayi.

Identifikasi lanjut

Baca juga: Alat bantu pertumbuhan gigi si kecil

Untuk memastikan adanya pengaruh dari jenis makanan yang dikonsumsi bunda dengan munculnya gejala kolik pada bayi, ibu menyusui dapat membuat daftar makanan harian kemudian amati dampaknya pada si kecil.

Sebagaimana disebutkan sebelumnya, jika makanan tertentu menyebabkan ketidak nyamanan pada si bayi, gejala tersebut bisa muncul antara 2-24 jam, dan akan berulang saat ibu menyusui mengkonsumsi makanan yang sama.

Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
New
Sarung Bantal Ibu Hamil

10%

Rp 135.000 150.000
New
Bantal Guling Ibu Hamil (maternity pillow)

6%

Rp 375.000 400.000
New
Bedong Bayi Instant Animal

23%

Rp 58.000 75.000

Produk Terbaru