09.00-17.00 WIB
081334130336
081334130336
081334130336
D18C1A4D
Menu

Inilah 5 tanda keterlambatan bicara pada anak usia balita

KategoriPrilaku
Di lihat2395 kali
Harga Rp (Hubungi CS)
Beli Sekarang

cara mengetahui keterlambatan bicara pada balita

Apakah ayah bunda merasa si kecil megalami keterlambatan bicara (Speech delay)? Tapi apakah si kecil benar-benar mengalami kondisi tersebut atau hanya dugaan ayah bunda saja? Kemudian bagaimana seharusnya kemampuan bicara anak usia 3-5 tahun?

Baca juga: 7 jenis makanan super untuk si kecil

Jika memang si kecil mengalami keterlambatan bicara, bunda tak perlu terlalu risau, secara umum anak balita yang mengalami kondisi tersebut dapat mengejar kemampuan bicara mereka dengan sedikit dorongan dari orangtua, interaksi sosial, dan jika masih belum bisa, mereka dapat mengikuti terapi bicara. Berikut adalah lima tanda umum yang nampak pada balita dengan kondisi keterlambatan bicara:

1. Keterbatasan kosakata. Normalnya si kecil dengan usia 3 tahun rata-rata menguasai 500 jenis kosakata. Mereka yang jumlah penguasaan kosakatanya jauh dibawah angka tersebut berpeluang besar mengalami keterlambatan bicara. Untuk mengetahui jumlah kosakata yang sudah dikuasai si buah hati, bunda dapat meluangkan waktu untuk menghitungnya.

2. Kesulitan membuat kalimat. Sikecil dengan usia 2-3 tahun umumnya sudah bisa menggunakan dua kalimat sederhana, bisa bertanya, serta mampu mengikuti bagian lirik lagu sederhana. Mereka juga umumnya sudah bisa menyebutkan setidaknya tiga bagian tubuh. Jika di usia tiga tahun atau lebih si kecil masih belum mempunyai kemampuan diatas, ada baiknya bunda sedikit waspada.

Baca juga: Tips sederhana agar si kecil tak mabuk perjalanan

3. Kesulitan mengucap huruf tertentu. Bagian utama dari perkembangan kemampuan bicara adalah belajar menggerakan mulut dan lidah untuk memproduksi suara huruf. Si kecil yang mengalami keterlambatan bicara biasanya akan sedikit kesulitan mengucap beberapa huruf tertentu. Kesulitan dalam mengucap huruf tertentu dapat mengakibatkan si kecil salah dalam mengucap kata.

4. Sulit untuk difahami. Terkadang si kecil menyampaikan maksud dan keinginanya menggunakan kata yang kurang jelas namun karena sering berinteraksi ayah bunda masih dapat memahaminya. Untuk mendeteksi gejala keterlambatan bicara, terkadang harus meminta bantuan orang diluar keluarga untuk mengeceknya, apakah mereka memahami saat si kecil bicara.

5. Lebih banyak menggunakan bahasa tubuh. Anak usia balita yang mengalami keterlambatan bicara biasanya lebih banyak menggunakan bahasa isyarat daripada bicara langsung. Misanya saat dia menginginkan satu barang dia hanya menunjuk-nunjuk barang tersebut tanpa disertai bicara, atau banyak menggunakan bahasa isyarat dengan disertai ucapan yang tidak jelas.

Baca juga: Tips menurunkan demam pada balita tanpa obat kimia

Tindakan lanjut

Saat bunda mendapati tanda-tanda diatas ada pada si kecil, bunda tidak perlu panik. Segera temui dokter anak untuk mengecek sistem pendengaran mereka, serta diagnosa lebih lanjut. Sekali lagi keterlambatan bicara dapat diatasi melalui dorongan dari ayah bunda, interaksi sosial, dan terapi bicara. Jadi saat di usia tiga tahun si kecil masih belum lancar bicara, jangan khawatir Bunda, karena Einstein si jago Fisika ternyata baru bisa bicara di usia 4 tahun lho 🙂

Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
New
Sarung Bantal Ibu Hamil

10%

Rp 135.000 150.000
New
Bantal Guling Ibu Hamil (maternity pillow)

6%

Rp 375.000 400.000
New
Bedong Bayi Instant Animal

23%

Rp 58.000 75.000

Produk Terbaru