09.00-17.00 WIB
081334130336
081334130336
081334130336
D18C1A4D
Menu

Inilah 6 tanda yang sering muncul diawal kehamilan

KategoriKehamilan
Di lihat2171 kali
Harga Rp (Hubungi CS)
Beli Sekarang

apa sajakah tanda-tanda awal kehamilan

Saat terjadi pembuahan sel telur oleh sperma, tubuh bunda akan melakukan berbagai penyesuaian dalam rangka mempersiapkan lingkungan yang ideal bagi pertumbuhan janin, salah satunya adalah dengan mulai diproduksinya hormon-hormon kehamilan. Beberapa ibu hamil mulai merasakan ada perubahan pada tubuhnya meski siklus menstruasi mereka belum masuk periodenya.

Baca juga: 5 Jenis makanan terbaik sebagai pendamping ASI

Diantara sekian banyak tanda awal kehamilan, beberapa yang sering dirasakan oleh para bunda adalah adanya perubahan mood, merasa lebih lemas, penciuman menjadi lebih tajam, jadi sering ke toilet, serta beberapa perubahan secara fisik. Berikut adalah informasi lebih detil seputar tanda-tanda awal kehamilan:

Tanda awal kehamilan

1. Merasa lebih letih. Para ahli kandungan menunjuk hormon progesteron yang menjadi penyebab ibu hamil merasa letih meski sedang tidak melakukan pekerjaan berat. Mereka yang tidak terbiasa tidur siang, bisa tiba-tiba tidur siang terutama selama trimester. Umumnya kondisi ibu hamil akan membaik di trimester kedua. Solusi tepat untuk menghadapi kondisi ini adalah beristirahat lebih awal saat malam menjelang, dan sempatkan untuk tidur siang jika memungkinkan.

2. Payudara mengeras. Salah satu yang menjadi tanda awal kehamilan adalah adanya perubahan fisik di bagian payudara yang menjadi lebih keras, lebih berat, dan terkadang diiringi dengan sedikit sakit akibat pembengkakan. Bunda juga mungkin akan mendapati daerah areola, daerah seputar puting, menjadi semakin gelap dan besar. Sama halnya denga keletihan, kondisi ini juga disebabkan meningkatnya produksi hormon progesteron diawal kehamilan.

Baca juga: Tips mencegah cegukan pada bayi

3. Pusing. Sebagian ibu hamil merasakan pusing tanpa penyebab yang jelas diawal kehamilan mereka. Menurut para pakar, kondisi ini dapat disebabkan oleh produksi hormon-hormon kehamilan atau tekanan darah rendah. Bunda dapat menemui dokter untuk mendapatkan pemeriksaan medis lanjut. Jika kadar gula darah bunda cukup rendah, konsumsi makanan dalam porsi kecil tapi lebih sering.

4. Mual dan muntah. Meski umumnya gejala mual dan muntah mulai muncul saat usia kehamilan meginjak 7-9 minggu, beberapa ibu hamil mulai merasakan sensasi mual jauh sebelum itu. Para ahli merekomendasikan ibu hamil untuk mengkonsumsi makanan kaya protein dalam porsi kecil namun sering untuk mengendalikan resiko muntah. Selain itu para ahli juga merekomendasikan ibu hamil untuk minum air yang ditambahkan potongan mentimun atau stroberi, teh jahe, atau jus buah untuk mengurangi rasa mual.

5. Kering ke toilet. Selama kehamilan, ginjal bunda memproses lebih banyak urine, hal ini ditambah dengan pembesaran rahim yang menekan kandung kemih sehingga bunda menjadi lebih sering ke kamar kecil terutama dimalam hari. Meski sedikit merepotkan karena harus bolak-balik ke manar mandi, pastikan bunda tidak mengurangi asupan minum setiap harinya.

Baca juga: Panduan praktis membuat makanan bayi

6. Tidak menyukai jenis makanan tertentu secara tiba-tiba. Beberapa ibu hamil merasa sangat terganggu dengan aroma dan rasa dari jenis makanan tertentu. Penciuman sebagian ibu hamil menjadi lebih sensitif saat mereka mulai mengandung. Jika kondisi ini cukup parah hingga mempengaruhi pola makan, bunda dapat berkonsultasi dengan dokter kandunga. Mereka mungkin akan merekomendasikan jenis makanan alternative dan multivitamin kehamilan untuk menjaga asupan vitamin dan folat yang diperlukan untuk perkembangan si janin.

Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
New
Sarung Bantal Ibu Hamil

10%

Rp 135.000 150.000
New
Bantal Guling Ibu Hamil (maternity pillow)

6%

Rp 375.000 400.000
New
Bedong Bayi Instant Animal

23%

Rp 58.000 75.000

Produk Terbaru