09.00-17.00 WIB
081334130336
081334130336
081334130336
D18C1A4D
Menu

Inilah bahaya asap rokok bagi bayi dan balita

KategoriKesehatan
Di lihat3279 kali
Harga Rp (Hubungi CS)
Beli Sekarang

berikut adalah bahaya asap rokok bagi anak bayi dan balita

Dalam sebatang rokok terkandung berbagai zat yang membahayakan kesehatan, seperti nikotin, tar, arsenik, dan sebagainya. Berbagai zat berbahaya tersebut dapat menimbulkan gangguan kesehatan serius mulai gangguan pernafasan, penyakit jantung, hingga kanker yang bisa merenggut nyawa.

Bagi bayi dan balita, zat-zat tersebut bahkan bisa lebih berbahaya lagi. Saluran pernafasan bayi dan balita memiliki ukuran yang kecil sehingga mereka bernafas lebih capat daripada orang dewasa. Hal ini membuat mereka menghirup lebih banyak asap rokok dibanding yang dihirup orang dewasa pada durasi waktu yang sama. Selain itu, sistem imun anak-anak yang masih lemah membuat mereka lebih rentan terkena gangguan kesehatan akibat zat kimia berbahaya dalam rokok.

Baca juga: 6 Tips mengatasi anak susah makan

Bahaya asap rokok bagi bayi dan balita

Anak-anak seringkali menghirup asap rokok yang dihisap oleh orang dewasa atau biasa disebut perokok pasif. Akibatnya, mereka terancam terkena berbagai gangguan kesehatan. Bayi dan balita yang terus menerus menghirup asap rokok lebih rentan terhadap penebalan, iritasi, dan inflamasi di saluran pernafasan. Mereka juga beresiko menderita berbagai gangguan kesehatan lain, seperti leukimia, infeksi telinga, meningitis, gangguan penciuman, pneumonia, dan tonsilitis. Bahkan, asap rokok disebut-sebut sebagai salah satu penyebab gangguan perilaku dan kesulitan belajar bagi anak-anak.

Baca juga: 5 Langkah agar si kecil gak ngompol lagi

Menghindarkan anak-anak dari asap rokok

Beberapa orang dewasa yang menyadari betapa berbahayanya asap rokok memilih untuk tidak merokok di depan anak-anak. Celakanya, asap rokok bisa bertahan hingga 5 jam di udara dan menempel pada karpet, perabot, atau pakaian. Zat kimia dari sisa asap rokok ini sangat mungkin terhirup oleh anak-anak sekalipun si perokok sendiri sudah pergi. Jadi, tidak merokok di sekitar anak-anak bukan merupakan solusi paling efektif.

Cara paling baik melindungi anak-anak dari asap rokok adalah dengan berhenti merokok. Hal ini juga membantu orang tua untuk memberi contoh yang baik kepada si kecil supaya ia tidak merokok di masa depan. Akan tetapi, kebiasaan merokok terkadang sulit hilang, terutama bagi pecandu rokok. Bila kita merasa belum siap untuk berhenti merokok, solusi paling baik adalah tidak merokok di depan anak-anak atau di area yang dekat dengan anak-anak. Sebisa mungkin, sarankan juga kepada anggota keluarga yang lain, teman, dan orang-orang di sekitar kita untuk tidak merokok di dekat anak-anak.

Baca juga: Tips agar si kakak dan si adik tak bertengkar terus

Di Indonesia, kesadaran untuk melindungi anak-anak dari asap rokok masih tergolong rendah bila dibandingkan dengan di negara-negara maju. Karenanya, peran aktif kita sebagai orang tua sangat diperlukan untuk menjaga si buah hati dari bahaya asap rokok. Ingatkan orang-orang di sekitar kita mengenai bahaya rokok, terutama dampaknya bila terhirup anak-anak. Bila merasa terganggu dengan asap rokok di tempat umum ketika sedang bersama si buah hati, jangan ragu untuk mengingatkan si perokok dengan halus. Tindakan-tindakan tersebut sangat penting untuk memastikan anak-anak kita menghirup udara yang bersih dan sehat.

Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
New
Sarung Bantal Ibu Hamil

10%

Rp 135.000 150.000
New
Bantal Guling Ibu Hamil (maternity pillow)

6%

Rp 375.000 400.000
New
Bedong Bayi Instant Animal

23%

Rp 58.000 75.000

Produk Terbaru