09.00-17.00 WIB
081334130336
081334130336
081334130336
D18C1A4D
Menu

Kenapa bayi menangis?

KategoriParenting
Di lihat716 kali
Harga Rp (Hubungi CS)
Beli Sekarang

7 penyebab bayi menangis

Ayah Bunda yang baru pertamakali mendapatkan momongan biasanya akan melewati masa adaptasi. Mengenal ritme dan kebiasaan si bayi termasuk kebiasaan tidur dan makannya. Pada awalnya mungkin tidak mudah saat si kecil ngajak main jam 2 malam, saat dimana Ayah Bunda biasanya lelap tertidur atau si kecil tiba-tiba menangis keras dan tidak mau berhenti padahal sudah dikasih ASI. Duh, bikin stress deh..

Bayi terlahir tanpa buku manual, Ayah Bunda sebagai orang tua harus belajar memahami bahasa si kecil, apa yang dia mau, apa artinya jika dia menangis. Menurut ahli tumbuh kembang anak, menangis adalah cara si bayi berkomunikasi dengan Ayah Bunda. Ketika dia menginginkan sesuatu atau merasa tidak nyaman maka dia akan menangis. Dibawah adalah beberapa alasan yang menyebabkan si kecil menangis keras.

7 Alasan kenapa sikecil meangis

1. Lapar. Pencernaan si kecil yang baru lahir belum bekerja optimal sehingga lebih cepat lapar. Menangis adalah cara si kecil untuk mengatakan bahwa ia sedang lapar. Bila tiga atau empat jam setelah terakhir menyusui si kecil mulai menangis, besar kemungkinan dia merasa lapar. Berikan ASI segera sampai dia merasa kenyang.

Jika si kecil menagis keras sehingga sulit di untuk diberikan ASI, tenangkan dulu dengan cara mengayun disertai dengan senandung lembut Bunda. Setelah agak tenang, berikan ASI. Jika si kecil lapar biasanya dia akan menyusu dengan lahap. Untuk menghindari si bayi menangis keras karena lapar, berikan ASI secara teratur sesuai dengan jadwal kebiasaan si kecil.

2. Basah. Entah karena BAB atau BAK, popok bayi akan menjadi basah, biasanya kondisi ini akan membuat bayi tidak nyaman dan menangis. Jika si kecil menangis padahal sudah diberikan ASI, periksa popoknya, jika penuh, ganti segera dengan yang baru. Menjaga kulit bayi tetap kering dapat menghindari resiko ruam pada kulit bayi. Terkadang pipis atau pup bayi dapat mengiritasi kulit si kecil yang masih sensitif.

3. Ingin bergerak. Terkadang dengan cara menggendong atau merubah posisi tidur si kecil sudah cukup menenangkan tangisanya. Karena bayi belum bisa bergerak sendiri, posisi dia yang dirasa tidak nyaman dapat menyebabkan si kecil menangis.

4. Ngantuk. Bayi cenderung butuh tidur lebih banyak dibanding orang dewasa. Terkadang bayi yang baru lahir bisa tidur selama 16 jam atau lebih dalam sehari semalam. Jika dia merasa ngantuk dia akan rewel dan menangis, tenangkan dia dengan cara mengayun lembut atau memberikan ASI untuk menidurkan si kecil.

5. Kepanasan. Salah satu yang membuat si kecil tidak nyaman adalah kepanasan, mungkin karena Ayah Bunda memakaikan pakaian yang cukup tebal padahal suhu udara cukup panas. Pastikan si kecil megenakan pakaian tipis yang meyerap keringat disaat kondisi udara cukup panas.

6. Kesepian. Bayi bisa menangis karena merasa kesepian. Sentuhan, aroma,  dan senandung lembut bunda biasanya akan menghentikan tangisanya. Meski bayi belum bisa mengenal orang, secara naluriah dia akan merasa tenang jika tau bunda ada disampingnya.

7. Terganggu suara bising. Kaget karena mendengar suara keras dapat membuat sikecil menangis. Pendengaran sikecil cukup sensitif untuk mendengar suara-suara disekitarnya. Hindari berbicara keras atau berteriak didekat sikecil. Jika sikecil menagis karena kaget, tenangkan dia dengan cara diayun lembut diiringi senandung bunda.

Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
New
Sarung Bantal Ibu Hamil

10%

Rp 135.000 150.000
New
Bantal Guling Ibu Hamil (maternity pillow)

6%

Rp 375.000 400.000
New
Bedong Bayi Instant Animal

23%

Rp 58.000 75.000

Produk Terbaru