09.00-17.00 WIB
081334130336
081334130336
081334130336
D18C1A4D
Menu

Kenapa si kecil mimisan dan bagaimana cara menanganinya?

KategoriKesehatan
Di lihat606 kali
Harga Rp (Hubungi CS)
Beli Sekarang

Cara mencegah mimisan pada balita

Beberapa anak balita cenderung lebih mudah mengalami mimisan atau keluarnya darah dari rongga hidung, dibanding anak lainya. Para ahli mengidentifikasi ada beberapa hal yang menyebabkan hidung si buah hati mengeluarkan daran, mayoritas diantaranya berupa gangguan ringan yang tidak perlu dikhawatirkan ayah bunda, meski beberapa kasus lainya memerlukan penanganan medis khusus.

Apa penyebab mimisan pada anak balita?

Umumnya mimisan pada anak balita terjadi  karena pecahnya pembuluh darah halus yang ada di dalam rongga hidung, penyebabnya beragam dari mulai flu, allergi, infeksi sinus, dan udara kering. Penyebab lainya yang patut dikhawatirkan adalah karena terjadi trauma dibagian rongga hidung entah disebabkan  masuknya benda padat kedalam rongga hidung, kebiasaan sikecil mengorek hidungnya, atau terkena benturan yang cukup kuat dibagian hidung serta bagian kepala lainya.

Baca juga: 7 Jenis makanan super untuk si kecil

Mimisan juga dapat dipicu oleh kelainan anatomi bagian hidung, misalnya saat ada pertumbuhan abnormal di dalam rongga hidung si buah hati. Penggunaan obat-obat tertentu juga dipercaya dapat memicu reaksi pecahnya pembuluh darah didalam rongga hidung.

Cara menangani si kecil yang sedang mimisan

Langkah pertama saat si kecil mimisan adalah menenangkannya. Mayoritas anak akan menangis atau bahkan histeris saat melihat darah keluar dari hidungnya. Kemudian minta dia meludah untuk membuang darah yang mungkin masuk ke mulut lewat saluran tenggorokan.

Dudukan dia dipangkuan bunda dengan posisi membelakangi bunda dan tubuh agak condong kedepan, kemudian gunakan kertas tissue atau kain lembut untuk memijit dengan cara mencubit pelan bagian lunak hidung sikecil. Lakukan selama kurang lebih sepuluh menit. Selama ayah bunda memijit hidung si kecil, arahkan agar si buah hati bernafas lewat mulut.

Setelah sepuluh menit buka dan amati apakah aliran darahnya sudah berhenti, jika belum lanjutkan memijit bagian hidung si kecil untuk sepuluh menit berikutnya. Jika setelahnya aliran darah masih belum berhenti, segera bawa si kecil untuk menemui dokter.

Baca juga: Demam tinggi Vs. Kerusakan otak balita

Jangan memposisikan si kecil berbaring saat mimisan. Aliran darah dari hidung dapat masuk ke saluran mulut dan dapat memicu muntah saat si kecil merasakan darah di tenggorokanya. Menghentikan aliran darah dengan cara menyumbatkan kain kedalam rongga hidung juga tidak direkomendasikan karena pendarahan dapat kembali terjadi saat kain di tarik keluar dan mengganggu proses pembekuan darah yang telah terjadi.

Kapan harus menemui dokter?

Sebagaimana disampaikan sebelumnya bahwa mayoritas mimisan bukan merupakan kondisi medis yang perlu dikhawatirkan. Akan tetapi beberapa kasus khusus memerlukan kesigapan ayah bunda untuk segera membawa si kecil ke dokter termasuk pada saat:

  • Si kecil mengalami hidung berdarah setelah mengalami benturan cukup keras dibagian hidung atau kepala.
  • Saat ayah bunda menduga si kecil kehilangan cukup banyak darah. Mimisan biasanya nampak lebih mengerikan dari yang sebenarnya, namun jika dirasa penting, bawa si kecil untuk mendapatkan diagnosa lanjut dokter.
  • Si kecil mengalami mimisan sesaat setelah mengkonsumsi obat-obatan tertentu.
  • Si kecil sering mengalami mimisan disertai dengan hidung buntu.
  • Si kecil mengalami mimisan disertai dengan pendarahan di beberapa tempat lain seperti bagian gusi, atau saat mimisan di sertai mudah memar.

Baca juga: Tips turunkan demam balita tanpa obat kimia

Cara mencegah mimisan pada balita

Hindari bermain dibawah terik matahari dalam waktu yang lama, selalu awasi si kecil jika memiliki kecenderungan memasukan benda-benda keras kedalam hidungnya. Potong kuku si kecil jika memiliki kebiasaan mengorek rongga hidung.

Jika ayah bunda menduga si kecil mimisan akibat alergi, temui dokter untuk berkonsultasi. Untuk melembabkan rongga hidungnya, ayah bunda dapat memberikan si kecil larutan saline untuk diteteskan kebagia rongga hidungnya. Larutan saline adalah larutan garam steril dengan konsenstrasi mendekati konsentrasi garam dalam tubuh manusia, dan dapat diperoleh di apotek terdekat.

Image source: repeatcrafterme

Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
New
Sarung Bantal Ibu Hamil

10%

Rp 135.000 150.000
New
Bantal Guling Ibu Hamil (maternity pillow)

6%

Rp 375.000 400.000
New
Bedong Bayi Instant Animal

23%

Rp 58.000 75.000

Produk Terbaru