09.00-17.00 WIB
081334130336
081334130336
081334130336
D18C1A4D
Menu

Langkah mudah menghindari ruam pada kulit bayi

KategoriKesehatan
Di lihat1044 kali
Harga Rp (Hubungi CS)
Beli Sekarang

Cara mengatasi kulit merah pada bayi

Si kecil mengalami ruam di beberapa bagian tubuh seperti bokong, pinggang, dan daerah sensitif? Boleh jadi kondisi tersebut secara tidak langsung disebabkan oleh popok atau produk perawatan bayi  yang dia pakai. Para ahli kesehatan anak mengelompokan ruam pada kulit bayi kedalam beberapa kategori termasuk yang paling umum adalah karena iritasi.

Ruam sejenis dapat pula diakibatkan oleh infeksi bakteri. Pada kondisi yang lebih parah dan tidak ditangani segera, ruam tersebut dapat berubah menjadi eksim. Sebagai tambahan informasi buat Ayah Bunda, bakteri yang sering menyerang kulit sikecil adalah jenis Staphylococcus. Sikecil yang mengidap kondisi ini biasanya akan memerlukan penanganan medis segera.

Penyebab lain yang mungkin dapat menimbulkan ruam pada daerah bokong, pinggang dan bagian sensitif diantaranya adalah kontak berkepanjangan dengan urine dan feses sikecil. Resiko pembentukan ruam jenis ini akan semakin meningkat jika Ayah Bunda tidak segera menganti popok yang penuh dengan yang baru.

Menurut mayoclinic.com, pembentukan ruam secara tidak langsung dapat dipicu dengan perubahan jenis makanan yang dikonsumsi. Pada saat bayi mulai makan makanan padat, hal tersebut berpengaruh terhadap kondisi fesesnya, dan dapan meningkatkan kecenderungan feses untuk mengiritasi kulit. Dalam beberapa kasus pada bayi yang masih menyusui, jenis makanan yang dikonsumsi Bunda dapat berpengaruh terhadap kondisi feses si bayi dan mungkin bisa menjadi pemicu ruam pada si buah hati.

Bagaimana menangani ruam pada kulit bayi?

Langkah paling efektif untuk menangani ruam pada kulit bayi adalah selalu menjaga kondisi kulit sikecil dalam keadaan kering dan bersih. Jika popok yang dipakai sudah penuh, ganti segera dengan yang baru. Jika ruam tiba-tiba muncul setelah Bunda menggunakan produk perawatan bayi seperti lotion, bedak, atau sabun, hentikan pemakaiannya sementara dan amati perkembanganya. Jika ruam hilang, mungkin penyebabnya adalah iritasi kulit karena produk tersebut.

Jika ruam membandel atau bahkan memburuk, segera temui dokter anak untuk mendapatkan diagnosa dan penanganan secara medis. Dalam beberapa kasus,  dokter mungkin akan memberikan resep krim anti jamur, krim hidrokortisone, atau bahkan antibiotik, jika ruam disebabkan oleh infeksi bakteri. Umumnya ruam ringan pada bayi akan sembuh dalam beberapa hari setelah pemicunya dihentikan. Konsultasi dengan dokter kulit mungkin direkomendasikan dokter anak untuk kasus-kasus yang lebih parah.

Langkah mudah menghindari ruam pada kulit bayi

1. Pastikan Ayah Bunda mengganti popok si kecil jika sudah penuh. Periksa secara rutin kondisi popoknya untuk memeriksa kapan harus diganti. Rata-rata popok harus diganti setidaknya 8 kali dalam waktu 24 jam, tentu jumlah ini disesuaikan dengan kondisi sebenarnya.

2. Basuh bokong bayi menggunakan air dengan bantuan kapas sebelum menggunakan popok baru. Hindari mengunakan tisu basah yang mengandung alkohol atau pewangi. Pastikan kulit bayi kering sebelum mengenakan popok baru.

3. Pilih produk-produk perawatan bayi denga label ‘hypoallergenic’. Produk-produk dengan label tersebut di klaim menggunakan seminimal mungkin bahan yang bisa menimbulkan resiko reaksi allergi. Meski demikian tidak ada jaminan bahwa produk tersebut tidak akan menimbulkan iritasi pada kulit si kecil.

Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
New
Sarung Bantal Ibu Hamil

10%

Rp 135.000 150.000
New
Bantal Guling Ibu Hamil (maternity pillow)

6%

Rp 375.000 400.000
New
Bedong Bayi Instant Animal

23%

Rp 58.000 75.000

Produk Terbaru