09.00-17.00 WIB
081334130336
081334130336
081334130336
D18C1A4D
Menu

Manfaat hebat daging bagi pertumbuhan bayi bunda

KategoriBayi
Di lihat5702 kali
Harga Rp (Hubungi CS)
Beli Sekarang

manfaat makan daging bagi bayi

Menurut panduan dari para ahli, 6 bulan adalah usia dimana ayah dan bunda bisa mulai memberikan makanan semi padat sebagai pendamping ASI bagi si kecil. Selain asupan nutrisi dari makanan-makanan sederhana seperti bubur, sayuran, dan jus buah, bayi juga mulai membutuhkan zat besi dan zinc yang terkandung dalam daging. Pasalnya, cadangan zat besi dalam tubuh si kecil yang baru lahir mulai habis pada usia tersebut.

Jumlah daging yang diberikan tidak perlu banyak, namun harus cukup untuk memenuhi kebutuhan zat besi dan unsur zinc bagi tubuh mereka. Zat besi sangat diperlukan si buah hati terutama dalam proses pembentuka sel-sel darah merah, sedangkan zinc diperlukan untuk daya tahan tubuh mereka.

Baca juga: 4 Jenis aktivitas bermain yang pasti disukai si kecil

Makanan padat dapat diberikan sedikit demi sedikit hingga selera makan bayi meningkat. Daging adalah salah satu asupan yang perlu diutamakan karena kaya akan zat besi yang baik bagi perkembangan otak, pertumbuhan, serta sumber energi. Daging bisa mulai diberikan pada si kecil setelah ia mulai terbiasa dengan makanan padat yang diperkenalkan oleh ayah dan bunda, atau ketika bayi telah berusia sekitar 7 bulan.

Berapa banyak asupan daging yang sebaiknya diberikan?

Baca juga: ASI menjadikan si kecil lebih cerdas?

Kebutuhan zat besi setiap bayi mungkin berbeda-beda. Namun, terdapat panduan sederhana bagi ayah dan bunda yang ingin mulai memberikan daging untuk memenuhi kebutuhan zat besi bagi si kecil. Pada bayi berusia 7  hingga 12 bulan, berikan 20–30 gram daging setiap harinya. Jumlah ini setara dengan sekitar 4–6 sendok teh. Selanjutnya, pada saat bayi berusia 1 hingga 2 tahun, 65 gram daging setiap harinya bisa diberikan untuk mencukupi kebutuhan tubuh si kecil.

Jenis daging apakah yang bisa mulai diberikan bagi si kecil?

Daging sapi mungkin akan sedikit sulit diberikan bagi si kecil karena teksturnya yang ulet. Karenanya, untuk pertama kali berikan jenis daging dengan rasa dan tekstur yang lebih halus seperti ayam atau kalkun. Setelah si kecil lebih siap, ayah dan bunda bisa mulai memberikan jenis daging lain yang sesuai dengan budget. Jangan lupa untuk memotong-motong daging dalam irisan halus atau gunakan blender supaya si kecil lebih mudah mengunyahnya. Bahkan, ayah dan bunda bisa mulai memperkenalkan daging sapi yang telah dihaluskan atau dicincang.

Baca juga: 4 Tips pencegahan gigi berlubang pada si kecil

Sumber protein lain bagi bayi

Daging sapi, daging ayam, dan ikan merupakan sumber protein terbaik bagi bayi. Akan tetapi, ayah dan bunda juga dapat memberikan asupan protein dari makanan yang berasal bagi tumbuhan yang juga dikenal sebagai protein nabati, terutama bila keluarga ayah bunda ‘menganut’ vegetarian. Untuk itu, kita dapat memberikan kacang-kacangan, tahu, tempe, dan jamur sebagai pengganti daging. Selalu ingat bahwa makanan jenis ini mengandung lebih sedikit zat besi yang dibutuhkan si kecil. Maka, berikan makanan terbut dalam porsi yang lebih besar.

Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
New
Sarung Bantal Ibu Hamil

10%

Rp 135.000 150.000
New
Bantal Guling Ibu Hamil (maternity pillow)

6%

Rp 375.000 400.000
New
Bedong Bayi Instant Animal

23%

Rp 58.000 75.000

Produk Terbaru