09.00-17.00 WIB
081334130336
081334130336
081334130336
D18C1A4D
Menu

Mitos-mitos seputar persalinan operasi cesar

KategoriPersalinan
Di lihat807 kali
Harga Rp (Hubungi CS)
Beli Sekarang

mintos dan fakta seputar kelahiran melalui operasi cesar

Operasi caesar atau c-section adalah tindakan operasi untuk persalinan melalui dinding abdomen (perut). Operasi caesar dapat dilakukan dengan rekomendasi dokter pada persalinan beresiko tinggi atau dilakukan setelah gagalnya persalinan normal. Terdapat berbagai anggapan berkaitan dengan operasi caesar, baik yang memiliki dasar ilmiah maupun yang hanya merupakan mitos. Berikut adalah beberapa diantaranya yang perlu diketahui.

Baca juga: Dampak negatif empeng bagi si kecil

Ibu yang melakukan operasi caesar tidak akan bisa menyusui bayinya – MITOS

Penelitian menunjukkan bahwa jumlah ibu menyusui yang sebelumnya melakukan operasi caesar lebih sedikit daripada mereka yang mengalami proses persalinan normal. Akan tetapi, hal ini tidak berarti bahwa wanita yang melakukan operasi caesar tidak akan bisa menyusui. Ada tindakan-tindakan tertentu yang bisa dilakukan untuk membuka kemungkinan bagi ibu yang melakukan operasi caesar untuk dapat menyusui. Sebagai contoh, kontak antara kulit bunda dan si kecil yang baru lahir bisa meningkatkan kemungkinan bagi bunda untuk dapat menyusui. Karena itu, bunda bisa berkonsultasi dengan tim dokter yang menangani tindakan c-section pada persalinan bunda untuk melakukannya.

Baca juga: Apa itu gumoh dan bagaimana cara mengatasinya?

Operasi caesar dapat menimbulkan perasaan gagal bagi ibu —  MUNGKIN
Operasi caesar memang terkadang menimbulkan perasaan gagal bagi ibu yang melakukannya, terutama bila pada awalnya mereka merencanakan untuk melahirkan melalui proses normal. Akan tetapi, hal ini bisa berbeda-beda pada setiap ibu. Ibu yang menjalani proses c-section karena persalinannya beresiko tinggi biasanya tidak terganggu dengan kenyataan bahwa ia tidak dapat melahirkan melalui proses normal. Untuk mengatasi perasaan tersebut, ingatlah bahwa yang terpenting adalah keselamatan dan kesehatan bunda serta buah hati. Untuk itulah segala prosedur medis, baik berupa  proses normal maupun c-section dilakukan dalam persalinan.

Ibu yang menjalani c-section tidak bisa melahirkan melalui proses normal di masa selanjutnya — MUNGKIN

Ibu yang menjalani operasi caesar memang memiliki kemungkinan tidak bisa menjalani proses persalinan normal di masa mendatang. Prosedur c-section meningkatkan kemungkinan robeknya dinding rahim pada persalinan selanjutnya. Untuk itu, konsultasikan dahulu dengan dokter kandungan bila bunda ingin tetap melakukan persalinan melalui proses normal setelah menjalani operasi caesar.

Baca juga: Penyebab bayi menangis terus

C-section menimbulkan rasa sakit selama prosedur berlangsung — MITOS

Sebagaimana tindakan operasi lainnya, prosedur c-section mengharuskan ibu yang menjalaninya dibius. Hal ini akan menyebabkan sang ibu tertidur selama operasi sehingga tidak merasa sakit. Akibatnya, bunda mungkin akan merasakan sensasi seperti ditarik-tarik pada bagian perut, namun bukan rasa sakit. Meskipun begitu, anestsi lokal terkadang dilakukan oleh dokter yang menangani kelahiran melalui operasi caesar supaya bunda bisa segera menyusui setelah persalinan selasai. Pasalnya, obat-obatan yang digunakan untuk anestesi total biasanya membuat si bayi mengantuk sehingga proses menyusui tidak bisa langsung dilakukan setelah proses persalinan.

Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
New
Sarung Bantal Ibu Hamil

10%

Rp 135.000 150.000
New
Bantal Guling Ibu Hamil (maternity pillow)

6%

Rp 375.000 400.000
New
Bedong Bayi Instant Animal

23%

Rp 58.000 75.000

Produk Terbaru