09.00-17.00 WIB
081334130336
081334130336
081334130336
D18C1A4D
Menu

Mual dan muntah saat hamil, apakah berbahaya?

KategoriKehamilan
Di lihat2358 kali
Harga Rp (Hubungi CS)
Beli Sekarang

apakah mual dan muntah dibulan pertama kehamilan berbahaya?

Muntah selama kehamilan adalah salah satu gejala dari morning sickness yang seringkali dikeluhkan para wanita hamil. Morning sickness sendiri terjadi pada 60% hingga 70% kehamilan. Lantas, apakah penyebab dari muntah selama kehamilan dan adakah dampak negatifnya bagi kehamilan? Uraian di bawah ini semoga dapat memberi informasi bagi bunda tentang penyebab, dampak, dan cara mengatasi muntah selama kehamilan.

Baca juga: Tips mengembalikan berat badan setelah kehamilan

Penyebab muntah selama kehamilan

Belum ada yang mengetahui secara pasti penyebab muntah selama kehamilan. Akan tetapi, fluktuasi hormon dalam tubuh sering diasosiasikan dengan gejala ini. Fluktuasi hormon dapat memperlambat proses pencernaan. Inilah yang memicu rasa mulas, terhambatnya pencernaan, dan naiknya asam lambung sehingga menyebabkan muntah.

Apakah muntah selama kehamilan berbahaya?

Mual dan muntah selama kehamilan tidaklah berbahaya, bahkan menandakan bahwa kondisi janin baik dan aman dari resiko keguguran. Akan tetapi, mual dan muntah yang berlebihan, atau biasa disebut hyperemesis gravidarum dapat berbahaya bagi kesehatan bunda dan janin. Hyperemesis gravidarum biasanya ditandai dengan muntah yang terlalu sering (hingga 10 kali dalam sehari) hingga membuat tubuh lemas dan menggganggu aktivitas sehari-hari.

Gangguan ini dapat menyebabkan kekurangan cairan, berat badan menurun, denyut nadi meningkat, tekanan darah menurun, dan menyebabkan terganggunya penyerapan nutrisi sehingga dapat membahayakan bunda dan janin. Morning sickness biasanya terjadi hingga minggu ke 9 kehamilan, namun hyperemesis gravidarum bisa berlangsung sepanjang masa kehamilan.

Baca juga: Cara agar produksi ASI tetap berlimpah

Mengatasi mual dan muntah selama kehamilan

1. Makanlah dalam porsi kecil namun sering. Cara makan ini lebih mudah diterima pencernaan ketika tubuh lemas dan mual.

2. Berilah jeda antara bangun pagi dengan waktu turun dari tempat tidur. Setelah bunda siap, baru turun perlahan-lehan dari tempat tidur. Minum segelas air putih setiap bangun tidur juga dapat mengurangi rasa mual.

3. Pada beberapa wanita hamil makanan atau bau-bauan tertentu dapat memicu rasa mual. Karena itu, dianjurkan bagi mereka untuk menghindari makanan ataupun bau-bauan tertentu. Usahakan makan makanan dalam keadaan dingin, karena pada saat dingin aroma makanan menjadi tidak terlalu tajam.

4. Pastikan perut tetap terisi sekalipun sedang sulit makan karena mual. Solusinya, bunda bisa membawa camilan sehat kemanapun bunda pergi untuk dimakan ketika memungkinkan. Camilan sehat yang dapat dipilih misalnya sayuran dan buah-buahan karean kaya serat dan dapat memperlancar pencernaan.

5. Pilihlah makanan tinggi karbohidrat dan lauk pauk yang kering serta hindari makanan berlemak dan pedas.

6. Usahakan cukup minum air putih karena dehidrasi disebut-sebut sebagai salah satu faktor yang dapat memperparah morning sickness.

Baca juga: Manfaat menyusui bagi bunda

7. Mengkonsumsi vitamin B6 bisa meringankan serangan morning sickness. Berkonsultasilah dengan dokter mengenai dosis vitamin B6 yang tepat.

8. Bila mual dan muntah berlebihan serta tidak normal, bunda bisa berkonsultasi dengan dokter.

 

Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
New
Sarung Bantal Ibu Hamil

10%

Rp 135.000 150.000
New
Bantal Guling Ibu Hamil (maternity pillow)

6%

Rp 375.000 400.000
New
Bedong Bayi Instant Animal

23%

Rp 58.000 75.000

Produk Terbaru