09.00-17.00 WIB
081334130336
081334130336
081334130336
D18C1A4D
Menu

Mulai kapan si kecil boleh diberi makan ikan?

KategoriNutrisi
Di lihat2592 kali
Harga Rp (Hubungi CS)
Beli Sekarang

Tips mengenalkan ikan pada si kecil

Ikan adalah salah satu sumber makanan yang kaya akan kandungan protein dan lemak sehat yang diperlukan si kecil selama masa pertumbuhannya. Daging ikan juga mengandung asam lemak seperti DHA dan EPA yang tidak dimiliki oleh makanan sumber protein lainya. Komponen asam lemak tersebut sangat diperlukan untuk pertumbuhan optimal otak dan mata. Hal inilah yang menjadi salah satu alasan kenapa ikan sangat direkomendasikan untuk dikonsumsi setidaknya 2 kali dalam sepekan oleh si kecil termasuk orang dewasa.

Baca juga: Waspadai serangan cacing pada si kecil

Meski demikian para ahli menggolongkan ikan sebagai satu diantara delapan makanan yang paling sering menyebabkan alergi. Mereka yang mengalami alergi ikan akan menunjukan gejala-gejala reaksi alergi yang umumnya berupa pembengkakan di bagian muka, bibir, dan lidah, muntah, diare, munculnya kemerahan disertai gatal pada kulit, dan sakit perut.

Usia tepat untuk memberikan ikan

Awalnya para ahli merekomendasikan si kecil untuk mengkonsumsi ikan setelah mereka melewati ulang tanun pertama dengan tujuan untuk memperkecil resiko terkena alergi ikan, namun kemudian para peneliti menemukan tidak adanya hubungan antara menunda makan ikan dengan munculnya serangan alergi. Yang terbaru, para ahli merekomendasikan si kecil untuk mulai mengenal rasa ikan saat usia mereka menginjak 6 bulan sebagai makanan pendamping ASI.

Baca juga: 5 Jenis makanan untuk kesehatan gigi balita

Jika keluarga si kecil termasuk ayah bunda punya riwayat alergi (tidak harus alergi ikan) atau asma, berikan sedikit ikan saat si kecil makan untuk pertamakalinya. Jika tidak yakin, ayah bunda dapat berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter anak.

Tips mengenalkan ikan pada si kecil

1. Saat si kecil mulai dikenalkan dengan jenis makanan semi padat atau padat, kenalkan mereka dengan sebanyak-banyaknya jenis makanan termasuk ikan, agar saat mereka bertambah usia, lidahnya sudah terbiasa dengan beragam jenis makanan dan tidak pilih-pilih makanan. Saat memberikan jenis makanan yang berbeda, para ahli merekomendasikan untuk membuat selang per 3 hari sebelum berlanjut ke jenis makanan berikutnya.

2. Pastikan untuk memproses ikan sampai betul-betul matang untuk menghindari serangan bakteri atau virus yang mungkin ada pada daging ikan. Saat pemberian untuk pertama kali, tawarkan daging ikan dengan porsi kecil terlebih dahulu, sambil mengamati apakah muncul tanda-tanda alergi atau tidak.

Baca juga: 5 Tanda keterlambatan bicara pada balita

3. Hindari pemberian ikan olahan dalam kaleng, pilih ikan segar yang bunda masak sendiri agar kualitas dan kesegaranya terjaga. Ikan olahan dalam kaleng umumnya sudah mengalami penambahan beragam pengawet dan pewarna makanan yang tidak bagus diberikan pada si kecil.

4. Berikan satu jenis ikan dalam satu waktu agar mereka mengenali rasa, aroma, dan teksturnya dengan baik. Ikan dengan daging bertekstur lembut seperti salmon, tuna, dan trout adalah beberapa pilihan tepat bagi si kecil. Selain ikan laut, ikan air tawar juga bagus dikonsumsi si kecil sejak dini.

Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
New
Sarung Bantal Ibu Hamil

10%

Rp 135.000 150.000
New
Bantal Guling Ibu Hamil (maternity pillow)

6%

Rp 375.000 400.000
New
Bedong Bayi Instant Animal

23%

Rp 58.000 75.000

Produk Terbaru